<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325</id><updated>2012-02-16T15:35:28.172+07:00</updated><title type='text'>Seputar Sekolah</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>135</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-939820654176200941</id><published>2009-04-17T21:48:00.001+07:00</published><updated>2009-04-17T21:50:16.453+07:00</updated><title type='text'>SD Juara, Sekolah Bagi Anak Miskin</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Demi mendukung program pendidikan gratis untuk warga kurang mampu, sebuah yayasan berskala nasional mendirikan sekolah dasar (SD) gratis untuk warga miskin. Hebatnya, sekolah gratis ini bukan sekolah ala kadarnya, seperti sekolah swadaya lainnya. Tapi, lengkap dengan fasilitas dan kegiatan yang tidak kalah dengan sekolah lainnya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satunya SD Juara di kawasan Cideng, Jakarta Pusat. Sekolah yang didirikan setahun lalu ini telah menumbuhkan harapan baru bagi warga miskin. Setidaknya anak-anak mereka bisa mengenyam bangku pendidikan tanpa harus mengeluarkan biaya sepeser pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut R Sriharto, Kepala Sekolah SD Juara, meski tidak memungut biaya sedikit pun dari siswa, sekolah tetap mempertahankan mutu pendidikannya. Selain mengikuti kurikulum nasional pada umumnya, berbagai kegiatan ekstrakurikuler juga diadakan. Belum lagi fasilitas pendidikan seperti komputer yang juga tersedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SD Juara adalah salah satu program rumah zakat di bidang pendidikan. Selain di Jakarta, SD Juara juga ada di Bandung, Jawa Barat, dan Pekan Baru, Riau. Kini, dengan adanya sekolah gratis tersebut semangat anak-anak untuk meraih cita-cita dapat bangkit kembali. Sebab, ketidakmampuan ekonomi untuk biaya sekolah sempat membuat mereka patah arang. (liputan6.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-939820654176200941?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/939820654176200941/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/04/sd-juara-sekolah-bagi-anak-miskin.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/939820654176200941'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/939820654176200941'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/04/sd-juara-sekolah-bagi-anak-miskin.html' title='SD Juara, Sekolah Bagi Anak Miskin'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-5523928283890861851</id><published>2009-04-17T21:19:00.000+07:00</published><updated>2009-04-17T21:42:00.529+07:00</updated><title type='text'>Guru Kurang, Sekolah Hanya Dua Kali Seminggu</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Belum semua anak Indonesia bisa menikmati pendidikan sekolah dasar secara normal. Di Bale Rawa, Sanggau, Kalimantan Barat misalnya, kurangnya guru membuat siswa hanya bersekolah dua kali seminggu.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar berkelompok di malam hari merupakan kegiatan tetap siswa SD Bale Rawa. Ini karena materi pembelajaran di sekolah belum sepenuhnya mereka terima. Sekolah yang berlangsung dua kali dalam seminggu membuat siswa dan orangtua harus melengkapi materi pelajaran di luar jam sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarana dan fasilitas ruangan belajar juga memprihatinkan. Lantai kelas yang terbuat dari kayu sudah rusak sehingga berbahaya bagi siswa maupun guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarana transportasi yang sangat sulit menjadikan guru untuk tidak bisa hadir setiap hari. Jarak yang hanya delapan kilometer dari Kecamatan Tayan harus ditempuh selama satu jam dengan kendaraan roda dua. Tempat tinggal para guru yang sudah disiapkan tidak pernah terpakai hingga kondisinya pun rusak parah. liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-5523928283890861851?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/5523928283890861851/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/04/guru-kurang-sekolah-hanya-dua-kali.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5523928283890861851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5523928283890861851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/04/guru-kurang-sekolah-hanya-dua-kali.html' title='Guru Kurang, Sekolah Hanya Dua Kali Seminggu'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-2887359392712895365</id><published>2009-02-09T07:32:00.001+07:00</published><updated>2009-02-09T08:39:23.860+07:00</updated><title type='text'>UI Bangun Perpustakaan Terbesar di Asia</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Universitas Indonesia (UI) Depok berencana membangun perpustakaan terbesar di Asia di lahan seluas 24.000 m2 dengan nama Kristal Knowledge. Rencananya perpustakaan tersebut akan mengoleksi 5 juta judul buku dari pelbagai bidang keilmuan.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rektor Universitas Indonesia Gumilar Rusliwa Soemantri mengatakan, target pembangunan dijadwalkan rampung pada Desember tahun ini. "Kepada saudara yang ingin melanjutkan ke jenjang program S2 dan S3 di UI nanti dapat ikut menikmati fasilitas perpustakaan terbesar di Asia ini," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gumilar mengklaim, Kristal Knowledge baru dapat difungsikan tahun 2010. Perpustakaan ini juga merupakan pengembangan dari perpustakaan yang telah ada sebelumnya. Artinya, dari sisi luas, banyaknya buku, tata letak, dan suasana Kristal Knowledge lebih mumpuni ketimbang UPT Perpustakaan Pusat saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UPT, kata Gumilar, berdiri di lahan seluas 5.926 m2. Yang bangunananya terdiri dari dua bangunan, yaitu Gedung A (1.764 m2) yang berlantai 2, dan Gedung B (4.162 m2) yang berlantai 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasinya berdekatan dengan Gedung Rektorat, Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Ilmu Budaya (dulu Fak Sastra) dan menara air. "Rencana strategis UI pada tahun 1998-2003 adalah menetapkan agar UPT Perpustakaan UI menjadi Perpustakaan Universitas Indonesia yang modern menuju Universitas Riset. Sekarang lebih maju lagi," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, Kepala UPT Perpustakaan Pusat bertanggung jawab secara langsung kepada rektor, melalui wakil rektor I (Bidang Akademik) dan berfungsi sebagai koordinator untuk perpustakaan-perpustakaan fakultas. Sementara perpustakaan fakultas bertanggung jawab kepada dekan fakultas masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh kepala perpustakaan fakultas dan kepala perpustakaan UI mengadakan pertemuan koordinasi secara berkala. "Kedudukan, tugas pokok, dan fungsi Sistem Perpustakaan Universitas Indonesia Terpadu itu dikukuhkan dengan Keputusan Rektor No 230/SK/R/UI/1999, tanggal 16 Agustus 1999," ujar Gumilar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut, kata Gumilar, UI memiliki 12 perpustakaan fakultas, yaitu Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Matematika da Ilmu pengetahuan Alam, Fakultas Tehnik, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Komputer dan Fakultas Ilmu Keperawatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kristal Knowledge dirancang oleh mahasiswa UI. Perpustakaan ini diharap menjadi perpustakan moderen yang mampu memberikan gebrakan baru," ujarnya. okezone.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-2887359392712895365?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/2887359392712895365/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/02/ui-bangun-perpustakaan-terbesar-di-asia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2887359392712895365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2887359392712895365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/02/ui-bangun-perpustakaan-terbesar-di-asia.html' title='UI Bangun Perpustakaan Terbesar di Asia'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-5169878318336875958</id><published>2009-02-05T08:25:00.000+07:00</published><updated>2009-02-05T08:48:50.319+07:00</updated><title type='text'>Sekolah Itu Menjadi Tempat Teraman</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Rani (20), duduk bersimpuh sambil mengelus kepala anaknya, Rizki Bachtiar (8 bulan), Rabu (4/2) siang. Warga Desa Telaga, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah tersebut merupakan satu dari ratusan warga yang mengungsi, karena rumah mereka terkena longsoran. Ia sudah berada di SD tersebut sejak tiga hari lalu.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desa Telaga merupakan satu dari sembilan desa di Kecamatan Bantarkawung, yang mengalami bencana tanah longsor. Berdasarkan data dari Kantor Kecamatan Bantarkawung, delapan desa lainnya meliputi Desa Bangbayang, Banjarsari, Cibentang, Karangpari, Waru, Cinanas, Pengarasan, dan Jipang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikitnya 500 warga yang mengungsi di SD Telaga 02. Secara keseluruhan, jumlah pengungsi di Desa Telaga mencapai sekitar 1.072 jiwa. Selain di SD tersebut, warga juga mengungsi di tenda darurat dan rumah-rumah warga lainnya yang dinilai masih aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rani mengaku tidak pernah menyangka, bencana melanda desanya. Meskipun terletak di wilayah perbukitan, warga tidak siap mengalami kejadian tersebut, karena longsor belum pernah terjadi di sana. "Sampai sebesar ini, belum pernah ada longsor di desa saya," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini, ia tinggal bersama ayahnya, Munasor (52), suaminya, Cipto (25), dan anaknya, Rizki. Saat kejadian, mereka sedang bersantai di dalam rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tiba-tiba, terdengar suara gemuruh dan gemeretak dari lantai serta dinding rumahnya. Saat itu malam har i, hujan deras. Lampu listrik mati dan tetangga-tetangga pada berteriak," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama dengan keluarganya, Rani berlari menyelamatkan diri. Ia tinggal di masjid desa setempat. Namun karena lokasi masjid juga berdekatan dengan daerah yang terkena longsoran, pada Senin siang ia kembali mengungsi ke SD Telaga 02.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rani mengaku sedih dengan kejadian tersebut. Ia takut kembali ke rumahnya, karena kondisi tanah perbukitan masih bergerak secara perlahan. Padahal, anaknya membutuhkan tempat yang amam dan nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam lokasi pengungsian, bayi tersebut hanya tidur beralaskan kasur dan tikar yang digelar di salah satu ruang kelas. Meskipun terbuat dari ubin, lantai sekolah tersebut dingin dan terasa lembab. Saat ini, Rizki juga mulai terserang demam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya Rani yang mengalami kesedihan akibat harus mengungsi. Kosidin (42) juga terpaksa membawa keluarganya menginap di sekolah tersebut, karena rumah mereka rusak terkena longsor. "Tanah di bawah rumah terbelah, sehingga rumah kami sudah tidak layak huni lagi," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal sebagai petani, ia telah bersusah payah mengumpulkan uang untuk bisa membangun rumah tersebut. Selain dirinya, isteri, dan satu anak, rumah bertingkat dari tembok miliknya juga ditempati keluarga mertuanya, Abdulah (60), serta keluarga adiknya, Mu takin (35). Secara keseluruhan, terdapat 10 penghuni di dalam rumah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun sedih, Kosidin tidak memiliki pilihan lain. Saat ini, sekolah tersebut merupakan tempat yang paling aman untuk mengungsi. Ia berharap agar pemerintah merelokasi warga yang rumahnya rusak terkena longsor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala SD Telaga 02, Sutomo mengatakan, lokasi SD memang dinilai paling aman, karena jauh dari perbukitan yang longsor. Meskipun dijadikan sebagai tempat pengungsian, siswa tetap diupayakan mendapat pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan belajar mengajar berlangsung secara bergantian dengan warga yang mengungsi. Namun karena ruang kelas dipenuhi dengan perabotan, seperti kasur, siswa terpaksa belajar secara lesehan dengan menggunakan tikar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pagi hari, warga terpaksa menunggu di luar, karena ruang kelas digunakan untuk sekolah. "Sekarang sudah ada tenda darurat di sekitar sekolah, kemarin kambing dan sapi juga dibawa ke halaman sekolah ini," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekolah duduk di lantai tidak apa-apa, masih bisa menerima pelajaran," tutur Ihad Mustakin, siswa kelas IV SD Telaga 02. Meski masih kecil, bocah tersebut mengaku bisa merasakan kesedihan warga di desanya. Oleh karena itu, ia rela bersekolah dengan berda mpingan bersama pengungsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal senada juga disampaikan Siti Masruroh, siswa kelas VI SD Telaga 02. Karena sekolahnya dinilai paling aman, ia pun tidak keberatan harus sekolah secara lesehan. Gadis kecil tersebut berharap agar bencana yang melanda wilayahnya segera berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Seksi Perlindungan Masyarakat, Kantor Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat Brebes, Mujahidin mengatakan, penggunaan SD sebagai lokasi pengungsian bersifat sementara. Pemerintah akan mengupayakan lokasi lain dengan menggunakan tenda, karena khawatir aktifitas sekolah terganggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, bantuan tenda yang sudah diberikan meliputi 40 tenda besar, dua unit tenda evakuasi, dan 27 tenda dari PMI. Menurut dia, banyak rumah warga yang rusak karena sebagian besar merupakan rumah semi permanen. kompas.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-5169878318336875958?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/5169878318336875958/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/02/sekolah-itu-menjadi-tempat-teraman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5169878318336875958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5169878318336875958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/02/sekolah-itu-menjadi-tempat-teraman.html' title='Sekolah Itu Menjadi Tempat Teraman'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-8478715392075886256</id><published>2009-02-04T08:17:00.000+07:00</published><updated>2009-02-04T09:56:06.787+07:00</updated><title type='text'>Sekolah Terendam, Siswa Meliburkan Diri</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Banjir yang melanda wilayah Kencong ternyata tak hanya menyebabkan ribuan rumah warga terendam. Banjir ternyata juga mengakibatkan mandeknya kegiatan belajar mengajar (KBM) di beberapa sekolah. Di antaranya KBM di SD Paseban 01, 02, dan 03. Sejak banjir menerjang sekolah mereka Sabtu lalu, banyak siswa tak sekolah. Ini lantaran sekolah mereka terendam luapan Sungai Tanggul.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya para guru siap mengajar, namun tak ada siswa yang masuk sekolah. "Sampai saat ini semua kelas masih terendam air luapan dari sungai yang tangkisnya jebol itu," ujar Ninik Simi, kepala SDN Paseban I. Padahal, para guru telah siap mengajar para siswa yang jumlahnya mencapai 133 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengantisipasi adanya siswa yang mau belajar, lanjut dia, tiap hari para guru datang ke posko bersama yang telah disiapkan UPTD Kencong di SD Cakru 02 di Desa Paseban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk SD sampai saat ini masih terendam sebatas dada orang dewasa. Ratusan siswa tidak mungkin bisa belajar," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ninik menambahkan, akibat banjir, banyak buku pelajaran yang rusak terendam banjir hingga hilang terbawa arus. "Banyak pula siswa yang mengungsi ke Lumajang maupun ke rumah saudaranya," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Sugiono, kepala SD Paseban 02, meski tidak ada siswa yang masuk, namun para guru siap di posko yang sudah disediakan. Sehingga, bila sewaktu-waktu tenaga dibutuhkan, para guru siap mengajar. "Jumlah siswa di SD Paseban 02 mencapai 225 siswa," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi serupa terjadi di SD Paseban 03. Sebanyak 107 siswa hingga kemarin belum ada yang masuk karena sekolah terendam banjir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas kenyataan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Drs Achmad Sudiyono MSi mengimbau para siswa tetap masuk sekolah. Lokasi belajar bisa menempati rumah warga yang tidak terendam banjir atau menggunakan posko bencana yang sudah disediakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran bila Heri Suwono, kepala UPTD Kencong, juga telah mengupayakan pembelajaran siswa di rumah-rumah warga yang tidak tergenang air. "Tadi hanya ada 10 anak yang bisa masuk. Itu karena lokasi rumah mereka dekat dengan sekolah. Yang lain, tidak bisa karena air sampai setinggi lutut," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga selasa kemarin, sudah ada tiga posko pendidikan yang dibuka UPTD Kencong. Yakni di SDN Cakru II, SDN Kraton II, dan Kantor UPTD Kencong. "Karena jumlah siswa cukup banyak, masih diperlukan tambahan ruang di rumah-rumah warga," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menambah ruang, pihaknya akan mengajukan tambahan buku pelajaran. Terutama untuk SDN Kencong IV karena banyak buku pelajaran yang hanyut terbawa banjir. Sedangkan untuk SDN Paseban 01 sampai 03, masih beruntung karena dokumen-dokumen penting dan buku-buku sekolah hanya basah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Heri Suwono, tiga sekolah lain yang juga terendam adalah SDN Kencong IV, Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Kraton, dan SMP Trunojoyo Paseban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lokasi berbeda, pasca banjir menerjang Kecamatan Panti hingga mengakibatkan jembatan putus, aktivitas KBM tetap berjalan lancar. Menurut Kepala UPTD Panti Hartini, sampai saat ini suasana pembelajaran masih kondusif, meski KBM tidak dilaksanakan di dalam kelas, karena menunggu perbaikan jembatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jumat jembatan putus, Sabtu pagi sudah bisa sekolah seperti biasa di rumah warga," terangnya. Setidaknya ada 92 siswa yang mengikuti pelajaran di rumah Kades dan di rumah-rumah penduduknya. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-8478715392075886256?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/8478715392075886256/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/02/sekolah-terendam-siswa-meliburkan-diri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/8478715392075886256'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/8478715392075886256'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/02/sekolah-terendam-siswa-meliburkan-diri.html' title='Sekolah Terendam, Siswa Meliburkan Diri'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-7040312576715536209</id><published>2009-02-02T08:35:00.000+07:00</published><updated>2009-02-02T08:36:02.833+07:00</updated><title type='text'>Siswa SLB Di Bogor Diajari Internet</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Bogor - Sekolah Luar Biasa (SLB) C Dharma Wanita Kota Bogor membuka laboratorium komputer berfasilitas layanan jejaring komputer sejagat (Internet).&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala SLB C Dharma Wanita Kota Bogor, Mumuh W. Sumarto, mengatakan bahwa ada 10 unit personal komputer dan tiga unit laptop bantuan dari Direktorat SLB Depdiknas melalui program pembelajaran (e-learning), pada tahun anggaran 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Komputer ini bisa dimanfaatkan oleh para siswa untuk menambah keterampilan dan pengetahuan," kata Mumuh W. Sumarto, di Bogor, Jumat, usai diresmikan penggunaannya oleh Walikota Bogor, Diani Budiarto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan Mumuh, meskipun anak didiknya mengalami keterbelakangan mental, tapi dengan diberikannya pengetahuan komputer dan internet, amak diharapkan dapat memotivasi untuk menambah pengetahuan dan wawasan seperti siswa normal pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui laboratorium komputer, kata dia, menjadi media pembelajaran baik bagi siswa, guru, maupun orang tua siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi, labolatorium tersebut juga bisa dimanfaatkan oleh guru dan orang tua siswa yang ingin belajar komputer, " katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SLB C Dharma Wanita yang berada di Jalan Malabar Kota Bogor, kata dia, sebelumnya telah mengajarkan keterampilan budi daya tanaman hias, kesenian, warung karya, terapi dan olah raga tarung derajat, serta berbagai keterampilan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan dibuka laboratorium komputer ini, maka pengetahuan dan wawasan siswa kami bisa bertambah," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskannya, siswa SLB C Dharma Wanita Kota Bogor saat ini ada sebanyak 90 anak, degan tenaga pendidik 17 guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jumlah siswa setiap tahun terus bertambah. Pada tahun 2007, jumlah siswa kami cuma 60 siswa," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, kurikulum di SLB tidak mengenal tahun ajaran, karena setiap saat siswa bisa berkurang dan bisa bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Peningkatan jumlah siswa, tidak perlu harus disyukuri. Tapi, yang harus disyukuri adalah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya yang bermental terbelakang ke SLB," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walikota Bogor Diani Budiarto mengatakan, pendidikan keterampilan di SLB C Dharma Wanita sudah cukup bervariasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk meningkatkan fasilitas di SLB ini, akan dibahas dalam rapat rutin bersama dinas terkait," katanya menambahkan. antara.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-7040312576715536209?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/7040312576715536209/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/02/siswa-slb-di-bogor-diajari-internet.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/7040312576715536209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/7040312576715536209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/02/siswa-slb-di-bogor-diajari-internet.html' title='Siswa SLB Di Bogor Diajari Internet'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-8255543245057744140</id><published>2009-02-02T08:05:00.000+07:00</published><updated>2009-02-02T08:12:59.617+07:00</updated><title type='text'>Kepala Siswa Luka Dipukul Guru</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Lima siswa Sekolah Menengah Kejuruan Budidaya Tanaman di Cianjur, Jawa Barat dipukul dengan gembok oleh gurunya, baru-baru ini. Kepala salah seorang siswa bocor sehingga tidak bisa sekolah. Kini, kepala siswa bernama Zaenal pun harus diperban.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemukulan dengan gembok diduga karena sang guru kesal terhadap Zaenal dan kawan-kawannya masih berada di kantin sekolah saat sedang diadakan siraman rohani di lapangan. Menurut para murid sang guru memang "killer". Pihak sekolah membenarkan peristiwa tersebut. liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-8255543245057744140?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/8255543245057744140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/02/kepala-siswa-luka-dipukul-guru.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/8255543245057744140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/8255543245057744140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/02/kepala-siswa-luka-dipukul-guru.html' title='Kepala Siswa Luka Dipukul Guru'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-1487678197348631893</id><published>2009-01-31T08:34:00.000+07:00</published><updated>2009-01-31T09:01:28.285+07:00</updated><title type='text'>Tiga Bulan Berjalan, Efektif Ajak Siswa Jujur</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Gagasan membentuk sikap jujur di kalangan siswa SD dari program kantin kejujuran berjalan cukup efektif. Hasilnya, program yang digagas Kejari Kota Malang di SDN Tunjungsekar I ini berjalan lancar selama tiga bulan ini. Para siswa sudah terbiasa berlaku jujur membayar dan mengambil kembalian uang jajan sendiri.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasek SDN Tunjungsekar I Nanik Sulistyowati mengatakan, sejak program ini digulirkan anak-anak tertib dalam membeli aneka makanan yang disediakan di kantin kejujuran. Bahkan, sekolah saat ini menambah dua kios yang disewakan kepada orang lain untuk menambah menu jajanan siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski melibatkan pihak luar, sistem dagangan harus mengadopsi kantin kejujuran. Yakni, menyediakan jajanan sekaligus harganya. Dan, siswa yang membeli memasukkan uangnya ke dalam kaleng tempat penyimpanan uang. Bagi siswa yang uangnya ada kembalian, siswa yang mengambil sendiri. "Jadi penjual, hanya mengawasi dan menjawab pertanyaan anak-anak apabila ada yang tidak mengerti," ujar Nanik, ketika ditemui di kantin kejujuran kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika kantin ditutup, petugas sekolah menghitung jumlah barang dengan uang yang ada di kaleng, hasilnya sama persis. Ini menunjukkan bahwa anak-anak sudah bersikap jujur, meskipun masih perlu ada pengawasan dari jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanik mengatakan, keberhasilan ini terwujud karena setiap guru yang mengajar mata pelajaran (mapel) yang terkait kantin kejujuran setiap hari selalu mengingatkan. Seperti mapel PPKN, Agama, IPS. Jadi, setiap kali mengambil contoh dalam pelajaran itu selalu dikaitkan dengan kantin kejujuran. "Harus diakui, usia mereka masih anak-anak, lebih mudah membentuk sikap jujur. Tapi ini harus ada kesinambungan agar sikap ini terus melekat pada diri anak-anak hingga kelak dewasa," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinggung adanya mulok (muatan lokal) tentang korupsi dari kejari, Nanik mengatakan hingga saat ini belum ada materi terkait korupsi yang sebelumnya memang diwacanakan kejari saat peresmian kantin kejujuran. "Meski belum ada, untuk awalan program ini berjalan efektif. Bahkan setiap bulan, kantin ini selalu untung. Per harinya bekisar Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu," tuturnya. Namun, keuntungan itu bukan yang dicari. Tapi bagaimana dengan membentuk sikap anak mengambil barang dan membayar sesuai dengan harga yang telah diterapkan. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-1487678197348631893?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/1487678197348631893/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/tiga-bulan-berjalan-efektif-ajak-siswa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/1487678197348631893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/1487678197348631893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/tiga-bulan-berjalan-efektif-ajak-siswa.html' title='Tiga Bulan Berjalan, Efektif Ajak Siswa Jujur'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-3278034910737805182</id><published>2009-01-30T11:16:00.000+07:00</published><updated>2009-01-30T11:17:21.103+07:00</updated><title type='text'>Purwantoro 1 Masuk Enam Besar</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Gugus dua Kecamatan Blimbing yang berpusat di SDN Purwantoro 1 masuk enam besar provinsi dalam lomba gugus 2008-2009. Kemarin, sekolah yang berada di Jalan Raya Letjen Sutoyo Kota Malang ini kembali didatangi tim penilai dari Dinas P &amp; K Provinsi Jatim.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tim kembali menilai gugus dua untuk mencari pemenang dari enam besar. Kalau berhasil, maka akan maju ke nasional," ungkap Suwarjana, kasi Kurikulum Dikdas Diknas Kota Malang, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 2 Blimbing M. Anwar mengungkapkan, keunggulan yang ditawarkan dalam gugus dua salah satunya adalah pelajaran keterampilan bernilai ekonomis kepada siswa SD. Kepada lima anggota gugus 2, produk unggulan itu disebarkan. Lima anggota gugus 2 Blimbing adalah SDN Purwantoro 2, SDN Purwantoro 4, SDN Purwantoro 6, SDN Purwantoro 8, dan SD Taman Muda 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua unggulan lainnya adalah pelibatan peran serta masyarakat dalam membina keterampilan siswa. Dan pembuatan buletin Citra Edukasi untuk menampung artikel guru, tulisan, atau puisi siswa dan info-info sekolah. "Untuk tingkat SD, tiga unggulan itu kami pandang sangat positif," kata Anwar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran membuat buah karya yang bernilai ekonomis bisa diberikan guru semenjak seorang anak duduk sebagai siswa sekolah dasar (SD). Dengan begitu, anak terbiasa membuat buah tangan yang bermanfaat bagi dia dan orang lain. Karena dengan karya yang bermanfaat, maka timbul nilai jual. Tidak sekadar membuat buah tangan asal-asalan yang dianggap indah bagi pembuatnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah karya bernilai ekonomis bocah SD, misalnya tempat pensil dari kaleng bekas dengan hiasan belalai gajah, replika menara petronas dari kertas bekas, wadah dari manik-manik, juga topeng Malangan dari bubur kertas. Ada juga brownies tempe dan asesoris dari pita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang-barang yang dibanderol mulai Rp 2.000 hingga Rp 25 ribu tersebut kemarin dipamerkan di SDN Purwantoro 1. Pameran itu dalam rangka penilaian tingkat provinsi lomba gugus yang dipusatkan di Kecamatan Blimbing, Kota Malang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suwarjana menambahkan raihan juara I tingkat nasional lomba gugus kategori SD menjadi penghargaan tiga kali berturut-turut. Sementara, untuk TK baru 2008 berhasil meraih juara I. Tahun 2007, TK Kota Malang yang diwakili TK Taman Harapan hanya mampu bertahan di 10 besar Jatim. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-3278034910737805182?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/3278034910737805182/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/purwantoro-1-masuk-enam-besar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3278034910737805182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3278034910737805182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/purwantoro-1-masuk-enam-besar.html' title='Purwantoro 1 Masuk Enam Besar'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-3979131311132982038</id><published>2009-01-30T10:38:00.000+07:00</published><updated>2009-01-30T10:48:25.435+07:00</updated><title type='text'>T-Rex Untuk Kenalkan Robotika</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Ingin memperkenalkan robotika di sekolah-sekolah yang ada di Bandung, SMA Kriten Trimulya menggelar Trimulya Robotic Exibition (T-Rex). Lebih dari 40 tim akan unjuk kebolehan dalam ajang kompetisi robot mulai 30-31 Januari 2009.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita ingin perkenalkan robotika di tingkat sekolah. Kita ingin robotika bisa diterima dan populer di semua sekolahan," ujar Willy Virga Hidayat ST, pembina OSIS SMAK Trimulya di ruang Multimedia SMAK Trimulya, Jalan Dr Djunjunan No 105.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Willy, sudah 4 tahun kegiatan ekstrakulikuler robotika diadakan di SMAK Trimulya. Dari tahun ke tahun semakin banyak yang ikut ekstrakulikuler robotika tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam ekskul robotika di kita bukan hanya merakit tapi juga programming. Siswa tidak hanya belajar membuat atau membangun robot tapi juga memprogram agar robot tersebut bisa berjalan dengan baik," papar pria yang juga menjabat sebagai ketua pelaksana T-Rex ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antusiasme peserta dalam mengikuti kompetisi ini juga sangat besar. Selain SD, SMP dan SMA Trimulya, sekolah yang lain seperti SD Bais, Science Grup, SD Pribadi, SMPK 1 BPK, SMP Bintang Mulya, SMP Yahya, SMP dan SMA Bina Bakti, SMA Santa Maria, SMA Alloysius Batununggal, serta SMAN 12 Bandung ikut dalam kompetisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kompetisi kita bagi menjadi 3 kelas, yakni kelas SD, SMP dan SMA," pungkasnya. detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-3979131311132982038?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/3979131311132982038/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/t-rex-untuk-kenalkan-robotika.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3979131311132982038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3979131311132982038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/t-rex-untuk-kenalkan-robotika.html' title='T-Rex Untuk Kenalkan Robotika'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-1896797270560803904</id><published>2009-01-29T09:22:00.000+07:00</published><updated>2009-01-29T09:28:25.027+07:00</updated><title type='text'>Mantan Kepsek SMP Divonis 1 Tahun 4 Bulan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Mantan Kepala Sekolah SMP 21 Bandung Deddy Abdul Adha divonis 1 tahun empat bulan penjara, karena terbukti bersalah menggunakan dana block grant APBN 2006-2007 senilai Rp 220 juta yang seharusnya untuk pembangunan empat ruangan kelas.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vonis tersebut dijatuhkan oleh majelis hakim yang dipimpin oleh Imam Syafei di PN Bandung, Jalan LRE Martadinata, Rabu (28/1/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vonis ini lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum J Tanamal yang menuntutnya 2 tahun penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdakwa telah menggunakan uang Rp 220 juta untuk pembangunan empat ruang kelas baru di SMPN 21, tetapi tidak menggunakan aturan juklak dan juknis pembangunan gedung sekolah yang seharusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdakwa tidak meminta bantuan tenaga teknis bahkan terdakwa merangkap sebagai bendahara tanpa melibatkan pihak lain sesuai petunjuk pelaksana bantuan. Parahnya, bangunan empat kelas itu hingga kini belum rampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terdakwa dijerat pasal 3 ayat 1 UU RI No 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi," ujar Imam dalam pembacaan vonis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menvonis penjara 1 tahun 4 bulan, terdakwa juga dikenai denda sebesar Rp 50 juta subsider 2 bulan dan uang pengganti sebesar Rp 147,5 juta dan subsider kurungan 6 bulan. Uang pengganti ini lebih rendah dari tuntutan jaksa yang meminta terdakwa membayar uang pengganti sebesar Rp 220 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika tidak mampu membayar dalam satu bulan aset kekayaan akan dilelang. Kalau tidak mencukupi, maka subsider 6 bulan," ujar majelis hakim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuasa hukum terdakwa, Iqbal Nugraha, mengaku keberatan dengan keputusan hakim tersebut. Pihakanua meminta waktu selama tujuh hari untuk mempertimbangkan banding. Hal sama juga dilakukan JPU. detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-1896797270560803904?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/1896797270560803904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/mantan-kepsek-smp-divonis-1-tahun-4.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/1896797270560803904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/1896797270560803904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/mantan-kepsek-smp-divonis-1-tahun-4.html' title='Mantan Kepsek SMP Divonis 1 Tahun 4 Bulan'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-4338610821012916741</id><published>2009-01-28T08:43:00.000+07:00</published><updated>2009-01-28T09:07:32.694+07:00</updated><title type='text'>Belajar Tanpa Rasa Takut</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Belajar tanpa rasa takut. Itulah inti kampanye sejumlah pelajar sekolah menengah di Jakarta, baru-baru ini. Melalui poster, foto, dan puisi mereka satu suara untuk menghentikan berbagai bentuk bullying atau aksi ancam-mengancam disertai kekerasan yang sering terjadi di sekolah.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Romy, salah satu siswa, mengatakan, biasanya siswa yang pernah mengalami kekerasan selalu sulit tidur, gelisah, dan trauma. Lain lagi dengan Ratu. Ia lebih memilih diam setiap melihat tindakan bullying walaupun merasa kasihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survei yang dilakukan Yayasan Sejiwa terhadap 1.500 siswa di tiga kota besar di Indonesia menemukan 67 persen siswa sekolah menengah pernah mengalami aneka jenis kekerasan fisik dan mental dari rekannya sendiri. Menurut Ratna Juwita, Psikolog dari Universitas Indonesia, sebaiknya setiap anak memiliki rasa percaya diri yang positif serta mau berkomunikasi agar terhindar dari perilaku kekerasan. "Siswa harus mau belajar untuk berkomunikasi dengan baik dan positif," ucap Ratna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara orangtua sebaiknya membekali putra-putrinya dengan rasa percaya diri tinggi. Ini agar sang anak tak mudah menjadi korban bullying. Sedangkan siswa baru harus berlatih untuk tak mudah merasa terintimidasi. Bila belum bisa, siswa sebaiknya sering berada dalam kelompok yang bersahabat. liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-4338610821012916741?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/4338610821012916741/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/belajar-tanpa-rasa-takut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4338610821012916741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4338610821012916741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/belajar-tanpa-rasa-takut.html' title='Belajar Tanpa Rasa Takut'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-4732916788414477190</id><published>2009-01-24T10:50:00.002+07:00</published><updated>2009-01-24T10:50:50.846+07:00</updated><title type='text'>Sekolah Ambruk, Siswa Belajar di Tenda</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Ciamis: Ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Emplak, Kalipucang, Ciamis, Jawa Barat, terpaksa belajar di bawah tenda. Pasalnya tiga ruang kelas yang ambruk sejak Desember silam hingga kini belum diperbaiki. Tiga ruang ambruk karena kondisi bangunan sudah lapuk.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain tiga kelas yang rata dengan tanah, kondisi empat kelas lainnya dan ruang guru sangat memprihatinkan dan membahayakan. Namun masih digunakan untuk kegiatan belajar karena tak ada ruang pengganti. Dinas Pendidikan Ciamis berjanji memperbaiki pada Mei 2009 karena dana baru akan cair sekitar April mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain SDN 1 Emplak, masih ada 1.200 ruang kelas di daerah Ciamis yang rusak berat dan harus segera diperbaiki. "Karena kebetulan robohnya pada akhir tahun anggaran sehingga kami belum bisa segera membangunnya," ucap Wawan Arifin, Kepala Dinas Pendidikan Ciamis. liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-4732916788414477190?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/4732916788414477190/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/ciamis-ratusan-siswa-sekolah-dasar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4732916788414477190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4732916788414477190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/ciamis-ratusan-siswa-sekolah-dasar.html' title='Sekolah Ambruk, Siswa Belajar di Tenda'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-5223542504500043406</id><published>2009-01-24T10:34:00.000+07:00</published><updated>2009-01-24T10:35:18.498+07:00</updated><title type='text'>500 Ruang Kelas SD Rusak</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Sekitar 500 ruang kelas SD dan SDLB di Kabupaten Lamongan dalam kondisi rusak. Bangunan tersebut rata-rata dibangun pada 1975 hingga 1976, tetapi belum tersentuh perbaikan.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bangunan lokal gedung sekolah tersebut diperkirakan akan masuk daftar penghapusan. Ternyata perkiraan itu tidak terealisasi sehingga bangunan tersebut harus diperbaiki,'' kata Kasi Sarana dan Prasarana TK/SD Dinas Pendidikan Lamongan Abdurahman kepada Radar Bojonegoro, kemarin (23/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, ruang kelas yang rusak umumnya masih beratap seng dan sebagian kerangka kayunya lapuk. Dari 500 unit bangunan tersebut, 278 unit di antaranya tahun ini akan diperbaiki dengan dana alokasi khusus (DAK). "Sisanya diusulkan untuk mendapat dana perbaikan pada 2010,'' ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdurahman mengungkapkan, DAK dari APBN 2009 untuk perbaikan 278 lokal SD dan SDLB nilainya sekitar Rp 50 miliar. Itu masih ditambah dengan dana pendampingan dari APBD Lamongan 2009 sebesar 10 persen atau Rp 5,250 miliar. "Sehingga total dananya Rp 55,250 miliar, selain untuk fisik juga untuk pengadaan mebeler,'' ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak seperti DAK 2008 yang nilainya diseragamkan Rp 250 juta per sekolah dengan jumlah 155 sekolah, kata Abdurahman, DAK tahun ini nilai per sekolah tak sama. Tapi, disesuaikan dengan tingkat kebutuhannya. "Besarnya variatif antara Rp 180 juta hingga Rp 500 juta," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjelaskan, yang mendapat Rp 500 juta hanya SDN Kepatihan Lamongan yang merupakan hasil merger SDN Jetis V, VI, dan VII yang sebagian gedungnya dipakai untuk SMPN 1 Lamongan untuk pengembangan SBI (sekolah berstandar internasional). Sehingga perlu dibangun gedung baru untuk sekolah itu,'' jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdurahman menambahkan, hingga kemarin proses perbaikan gedung sekolah itu belum bisa dilakukan karena masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat. "Diperkirakan baru turun Februari sehingga proses perbaikannya diperkirakan dimulai Maret mendatang,'' imbuhnya. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-5223542504500043406?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/5223542504500043406/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/500-ruang-kelas-sd-rusak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5223542504500043406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5223542504500043406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/500-ruang-kelas-sd-rusak.html' title='500 Ruang Kelas SD Rusak'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-235531152097296531</id><published>2009-01-23T09:51:00.000+07:00</published><updated>2009-01-23T09:52:45.170+07:00</updated><title type='text'>Tak Boleh Ujian karena Berambut Pirang</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt; Seorang kepala sekolah di Inggris dikecam murid dan orang tua murid setelah melarang dua murid perempuan berusia 16 tahun masuk karena rambut mereka 'terlalu pirang'.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raegan Booth, 16 tahun, dan Aby Western, 15 tahun, mengaku mereka diancam dikeluarkan dari sekolah oleh kepala sekolah mereka, David Alexander, jika mereka tidak mencat rambut mereka menjadi cokelat. Namun, Raegan berkeras untuk tetap mempertahankan warna rambutnya yang memang asli pirang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka juga mengklaim dipaksa untuk menerapkan kebijakan pakaian yang ketat di Sekolah Rednock di Dursley, Gloucestershire agar bisa mengikuti ujian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Peraturan sekolah juga menjelaskan bahwa warna rambut para murid harus alami," ujar Raegan. "Warna rambut tidak alami adalah biru, jingga, hijau, dan merah terang. Pirang adalah warna alami dan ada berbagai macam." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raegan pun meminta agar dirinya dibolehkan mengikuti ujian. Ayah Raegan, Martin Booth, mengatakan, "Raegan adalah contoh murid yang bekerja keras saat ujian. Hasil-hasil ujiannya selalu bagus. Warna rambutnya memang alami pirang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alexander sendiri membantah tudingan Raegan. Menurut Alexander, ia hanya menyuruh Raegan mencat rambutnya dan setelah itu Raegan boleh ikut ujian. "Kami tidak akan menghalangi murid untuk ujian," ujar Alexander.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alexander juga mengaku dirinya hanya menerapkan peraturan di sekolah dan peraturan tersebut telah ada sejak lama. tempointeraktif.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-235531152097296531?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/235531152097296531/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/tak-boleh-ujian-karena-berambut-pirang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/235531152097296531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/235531152097296531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/tak-boleh-ujian-karena-berambut-pirang.html' title='Tak Boleh Ujian karena Berambut Pirang'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-7439100731025172373</id><published>2009-01-21T08:06:00.000+07:00</published><updated>2009-01-21T08:16:55.875+07:00</updated><title type='text'>Bank Mandiri Datang Merenovasi</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Akibat gempa berkekuatan 7,2 SR dan 7,6 SR yang menggoyang Manokwari, ratusan bangunan di ibu kota Provinsi Papua Barat ini rusak. Salah satunya, kerusakan gedung SMA 2 Manokwari yang menjadi perhatian Bank Mandiri. &lt;span id="fullpost"&gt;Salah satu perusahaan perbankan berpelat merah ini, Selasa (20/1), memberikan bantuan biaya renovasi sebesar Rp 300 juta kepada sekolah itu.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank Mandiri melalui program Peduli Pendidikan merasa terpanggil dengan kejadian ini. Kami sadar bantuan ini masih jauh dari memadai, tetapi diharapkan dengan perbaikan fasilitas dan gedung sekolah maka proses belajar-mengajar dapat kembali normal, ujar Ogi Prastomiyono, Direktur Compliance and Human Capital Bank Mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penandatanganan nota kesepahaman itu dilakukan Bank Mandiri bersama Pemkab Manokwari yang langsung dihadiri Bupati Manokwari Dominggus Mandacan dan Wakil Bupati Dominggus Buiney.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara penandatanganan berlangsung meriah dengan pertunjukan seni musik tradisional dan tarian muda-mudi serta tarian khas Manokwari, tari Tumbuk Tanah. Saking terbawa atmosfir kegembiraan, pejabat Bank Mandiri dan Bupati Manokwari menyempatkan diri melompat-lompat bersama para penari tumbuk tanah yang merupakan siswa-siswi SMA 2 Manokwari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Cabang Manokwari Jindar Sihotang mengungkapkan, pihaknya telah melakukan survei sebelum menyalurkan bantuan. Ia berharap bantuan ini dapat digunakan sebaik-baiknya untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jayapura&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, sehari sbebelumnya, Bank Mandiri memberikan bantuan beasiswa kepada 40 mahasiswa Universitas Cenderawasih di Jayapura, Provinsi Papua. Nilainya mencapai Rp 240 juta yang diberikan selama setahun. Ke-40 mahasiswa S-1 dan D-3 tersebut terpilih sebagai penerima beasiswa karena memiliki usaha yang telah melalui seleksi ketat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian beasiswa diterima Rektor Uncen Prof Dr Baltasar Kambuaya MBA yang bersamaan dengan pemberian bantuan hibah 10 unit komputer atau senilai Rp 60 juta dari Bank Mandiri.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan ini merupakan bagian dari corporate social responsibility (CSR) Bank Mandiri khususnya kepedulian Bank Mandiri terhadap dunia pendidikan, ujar Ogi Prastomiyono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan, pendidikan kewirausahaan merupakan cara tepat untuk mengatasi pengangguran di Indonesia. Penciptaan kerja dan bukan pencari kerja harus dipupuk dalam setiap benak generasi baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian bantuan beasiswa kepada mahasiswa berwirausaha diharapkan dapat membantu dan mengembangkan serta meningkatkan produktivitas usaha yang dapat membawa dampak peningkatan kesejahteraan pada masyarakat setempat. Program ini merupakan rangkaian Program Wirausaha Muda Mandiri (WMM) yang telah berjalan sejak 2007. kompas.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-7439100731025172373?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/7439100731025172373/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/bank-mandiri-datang-merenovasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/7439100731025172373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/7439100731025172373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/bank-mandiri-datang-merenovasi.html' title='Bank Mandiri Datang Merenovasi'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-5029366549812375775</id><published>2009-01-20T09:45:00.001+07:00</published><updated>2009-01-20T09:47:25.029+07:00</updated><title type='text'>3.559 Siswa Putus Sekolah</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Pemkab Boyolali masih memiliki pekerjaan rumah (PR) panjang untuk mengatasi persoalan pendidikan. Pada 2008 saja, tercatat ada 3.559 siswa SD di Boyolali putus sekolah. Angka tersebut mengalami penurunan disbanding 2007, yang mencapai 6.000 lebih siswa putus sekolah diusia sama.&lt;span id="fullpost"&gt; Rata-rata usia mereka berkisar 7 hingga 15 tahun. Berbagai persoalan melilit para siswa, sehingga terpaksa putus sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eko Suharsono, kasubag Penrencanaan Penelitian dan Pelaporan Dispora Boyolali mengatakan, para siswa ini putus sekolah dengan berbagai variasi tingkatan kelas. Ada yang putus setelah naik kelas 2 ke kelas 3. Dan, ada juga yang sudah tinggal merampungkan kelas 6, tapi putus di tengah jalan. "Rata-rata kebanyakan putus kelas saat kelas tiga," jelasnya kemarin (19/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa pemicu anak putus sekolah. Misalnya, orang tua siswa tidak memiliki biaya menyekolahkan anaknya. Kemudian ada juga siswa yang bersangkutan tidak mau sekolah karena malas belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi siswa di daerah pedesaan, para siswa putus sekolah karena jarak antara sekolah dengan rumah sangat jauh. "Semua persoalan itu, kami tampung. Kemudian dicari jalan keluarnya," terang dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siswa putus sekolah ini, menurut Eko, hampir merata di semua desa. Di daerah Boyolali terdapat 267 desa. Antara yang bermukim di pedesaan terpencil, lebih banyak dibanding daerah dataran rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini membutuhkan penangan serius. Diantaranya, meluncurkan bantuan biaya pendidikan kepada keluarga siswa putus sekolah. Dengan bantuan itu, mereka bisa melanjutkan minimal sampai lulus SD. Kemudian, Dispora juga menerapkan kejar paket kepada siswa yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ke depan, kami juga menerapkan home schoolling (sekolah di rumah). Jadi, guru datang di rumah siswa yang berangkutan," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah ini, diprioritaskan di daerah pedesaan tepencil. Biasanya, siswa malas ke sekolah, karena jaraknya jauh. Dari pada siswa tidak mau sekolah, mendingan guru yang dating," tambah dia. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-5029366549812375775?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/5029366549812375775/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/3559-siswa-putus-sekolah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5029366549812375775'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5029366549812375775'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/3559-siswa-putus-sekolah.html' title='3.559 Siswa Putus Sekolah'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-4305593827676154535</id><published>2009-01-20T09:11:00.000+07:00</published><updated>2009-01-20T09:21:57.162+07:00</updated><title type='text'>Bisa UN Mandiri</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Kabar gembira bagi SMA/MA yang memiliki murid minimal 20 orang atau kurang dari 20 orang tetapi status sekolah telah terakreditasi. Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) membolehkan SMA/MA itu untuk menyelenggarakan ujian nasional (UN) mandiri. Mereka tak perlu lagi bergabung dengan sekolah negeri di sekitarnya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketentuan tersebut tercantum dalam Surat BSNP 1544/BSNP/I/2009. Surat yang ditandatangani langsung oleh Ketua BSNP Prof Dr Mungin Eddy Wibowo itu telah dikirimkan ke semua diknas kota/kabupaten mulai kemarin. "Kami dapat surat itu dalam rapat dengan Diknas Jatim," jelas Kabid Dikmenum Diknas Kota Malang Sugiharto, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunti Nursasiati, kasi kurikulum dikmen Diknas Kota Malang menerangkan, sebelumnya SMA/MA yang berhak menyelenggarakan UN mandiri jika telah terakreditasi dan memiliki peserta UN minimal 20 orang. Sehingga SMA yang tidak terakreditasi telah mendaftar untuk bergabung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk SMA/MA yang muridnya kurang dari 20-an, juga mendaftar untuk bergabung dalam UN April-Mei 2009 mendatang. "Dengan adanya ketentuan baru itu, menyebabkan semua SMA/MA di Kota Malang bisa menyelenggarakan UN mandiri," kata Kunti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain melonggarkan aturan penyelenggara, surat tersebut juga menegaskan penambahan jumlah guru pengawas di sekolah. Dari satu guru pengawas kelas menjadi dua guru pengawas kelas. Sedangkan untuk pengawas tingkat sekolah ditempatkan seorang dosen dari perguruan tinggi (PT).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk jenjang SMK, BSNP juga mengeluarkan perubahan. Institusi yang dibentuk untuk menstandarkan pendidikan di Indonesia ini menegaskan ujian kompetensi keahlian (praktik) minimal tujuh. Sedangkan ujian teori kompetensi minimal empat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ujian teori kompetensi minimal empat ini bisa memberatkan siswa. Soalnya kadang siswa senang praktiknya saja. Sedangkan teori, banyak siswa yang menomorduakan," kata Kunti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kondisi itu, Kunti mengatakan diknas khawatir siswa SMK bakal kesulitan dalam ujian teori. Sehingga bisa memperbesar angka ketidaklulusan. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-4305593827676154535?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/4305593827676154535/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/bisa-un-mandiri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4305593827676154535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4305593827676154535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/bisa-un-mandiri.html' title='Bisa UN Mandiri'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-3318340644826638251</id><published>2009-01-19T08:02:00.001+07:00</published><updated>2009-01-19T08:06:07.008+07:00</updated><title type='text'>SD Rawa Badak Selatan Tetap Masuk</title><content type='html'>&lt;span id="fullpost"&gt;Kebakaran besar yang terjadi di Depo Pertamina Plumpang tampaknya tidak mempengaruhi kegiatan belajar mengajar di sekitar lokasi. Terbukti SDN Rawa Badak Selatan yang terletak sekitar 300 meter dari pusat api tidak meliburkan siswanya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan detikcom di sekolah tersebut di, Jl Bundari, Bendungan Melayu, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Senin (19/1/2009) pukul 07.00 WIB, para murid tampak telah berdatangan. Demikian juga para stat pengajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekolah masuk, Mas. Karena ini kan bukan hari libur, jadi ya tetap masuk," ujar salah seorang guru bernama Juari kepada detikcom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski tidak libur, namun belum bisa dipastikan apakah sekolah tersebut akan menggelar kegiatan belajar mengajar seperti biasa. "Ya kita lihat nanti, karena anak muridnya kan tinggal di daerah sini. Kita lihat dulu," imbuh Juari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini api semakin mengecil. Meski belum berhasil dipadamkan, namun sudah ada tanda-tanda api semakin bisa dikendalikan. detik.net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-3318340644826638251?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/3318340644826638251/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/sd-rawa-badak-selatan-tetap-masuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3318340644826638251'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3318340644826638251'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/sd-rawa-badak-selatan-tetap-masuk.html' title='SD Rawa Badak Selatan Tetap Masuk'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-546144371799583728</id><published>2009-01-17T08:17:00.000+07:00</published><updated>2009-01-17T08:18:26.880+07:00</updated><title type='text'>Belum Masuk Sekolah Lagi</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Sebagian siswa SD Sokomoyo II, Jatimulyo, Girimulyo masih melakukan aksi mogok sekolah. Terutama para siswa yang ditempatkan di lokasi baru terlebih dahulu, yakni kelas 1, 2 dan 6. Mereka tetap menginginkan berada di sekolah yang lama. Sementara siswa yang sudah melakukan kegiatan belajar mengajar adalah kelas 3, 4 dan 5 yang berada di lokasi SD Sokomoyo lama.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Dukuh Gunungkelir, Jatimulyo Tukiran mengatakan sampai saat ini pihak orang tua murid membiarkan anak-anaknya untuk tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar disekolahnya. "Tadi saya lihat yang anak kelas I sudah bubar, padahal masih sekitar pukul 8 pagi,"ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tukiran menjelaskan, sebenarnya orang tua murid banyak yang kecewa dengan relokasi ini. Karena sebelumnya saat rencana relokasi ini muncul, para orang tua siswa sudah pernah mengusulkan tempat relokasi yang dianggap lebih aman dan dekat, yakni di depan SMP Girimulyo. Hanya saja, pihak sekolah tidak mengakomodirnya dan permasalahan tersebut hilang begitu saja dari permukaan. Kemudian muncul lagi, setelah pihak sekolah tiba-tiba meminta para siswanya untuk menempati gedung sekolah baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau saja pihak sekolah mempertimbangkan usulan warga dan berkomunikasi secara intens, pastilah kejadian seperti tidak perlu terjadi. Kasihan anak-anak, mereka jadi bingung mesti bagaimana. Ke sekolah jauh, tapi kalau terus membolos akan ketinggalan pelajaran,"terang Tukiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Kepala Bidang TK/SD Arif Prastowo menyatakan segera melakukan pendekatan persuasive kepada para murid dan orang tuanya melalui UPTD di Girimulyo. Agar proses belajar mengajar para murid tidak terhenti. "Semoga saja responnya positif, karena sekarang ini yang terpenting anak-anak dapat belajar lagi,"kata Arif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, rencana relokasi ini merupakan langkah antisipasi dari pihak Dinas Pendidikan sebab lokasi yang sekarang masuk kedalam daerah rawan longsor. Saat ditanya mengenai tidak diakomodirnya usulan warga mengenai lokasi relokasi, Arif menyatakan belum tahu secara detil. Pasalnya, dirinya mengaku baru saja dilantik menjadi Kabid TK/SD selama sepuluh hari ini. Sehingga belum meninjau secara lengkap awal mula munculnya permasalahan ini. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-546144371799583728?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/546144371799583728/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/belum-masuk-sekolah-lagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/546144371799583728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/546144371799583728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/belum-masuk-sekolah-lagi.html' title='Belum Masuk Sekolah Lagi'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-3613737895575414841</id><published>2009-01-17T07:57:00.001+07:00</published><updated>2009-01-17T08:07:46.662+07:00</updated><title type='text'>Siswa SMA ikuti Seminar Antikorupsi</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Pontianak, Kalimantan Barat, mengadakan seminar antikorupsi bagi pelajar sekolah menengah atas di kota tersebut, Jumat (16/1). Acara bertajuk Seminar Sehari Pendidikan Antikorupsi di Bangku Sekolah itu dihadiri Staf Fungsionaris Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)&lt;span id="fullpost"&gt;, Ryan H. Utama. Ratusan pelajar juga turus berpartisipasi sebagai peserta seminar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ryan H. Utama, ada sembilan dasar antikorupsi yang harus dibangun pada generasi penerus, yaitu jujur, disiplin, tanggung jawab, sederhana, kerja keras, mandiri, adil, peduli, dan berani. Kalau dasar antikorupsi sudah diterapkan maka perilaku korupsi dapat ditekan atau dihilangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminar pendidikan antikorupsi disambut positif para siswa yang berasal dari berbagai SMA di Pontianak. Seorang pelajar SMAN 1 Sungai Raya mengaku semakin disadarkan bahwa prilaku menyimpang berpotensi menjadi guru besar praktik korupsi di kemudian hari, di antaranya menyontek. Siswa ini berharap, KPK tidak hanya menangani kasus korupsi di Jakarta. Pasalnya, banyak kasus korupsi di Kalimantan Barat yang merugikan nega. liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-3613737895575414841?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/3613737895575414841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/siswa-sma-ikuti-seminar-antikorupsi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3613737895575414841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3613737895575414841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/siswa-sma-ikuti-seminar-antikorupsi.html' title='Siswa SMA ikuti Seminar Antikorupsi'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-2701171487527767146</id><published>2009-01-16T08:23:00.001+07:00</published><updated>2009-01-16T09:08:58.043+07:00</updated><title type='text'>Siswa Heran Ada Pelajar Ditahan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Sebanyak 115 siswa SMPN 19 Jl Bitung kemarin ramai-ramai mendatangi Mapolresta Malang. Mereka bukan hendak mengadukan kasus kriminalitas, tapi studi lapangan tentang tugas kepolisian.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak pukul 08.30 hingga 10.30 para siswa mengunjungi satu per satu satuan fungsi. Diawali di Satuan Lalu Lintas, Samapta, Reserse dan Narkoba (Reskoba), Reserse dan Kriminal (Reskrim), Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), dan terakhir mengungjungi ruang tahanan (rutan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan kunjungan anak TK atau SD, kunjungan siswa SMP ini terlihat lebih serius. Kalimat yang ditanyakan sudah tidak lagi masalah umum layaknya yang ditanyakan siswa di bawah tingkat mereka. Misalnya, ketika berkunjung ke Satreskrim, mereka bertanya bagaimana seseorang bisa ditahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mengunjungi rutan, mereka sempat keheranan ketika melihat ada penghuni yang masih remaja. ''Itu (tahanan, Red) kok masih muda, apa masih sekolah Pak?'' tanya salah satu siswa kepada polisi penuh keheranan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Benar, dia itu tahanan kasus pencurian helm dan masih berstatus pelajar sebuah SMA di Malang,'' jawab petugas yang memandu kedatangan para siswa. ''Makanya jangan curi helm, nanti dipenjara, lebih baik pinjam saja,'' ujar salah satu dari mereka menasihati sesama temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kunjungan itu, siswa diwajibkan mencatat semua pengamatan yang ia temui. Mulai dari hasil wawancara dengan polisi yang memberikan penjelasan hingga wawancara bersama tahanan yang meringkuk di balik jeruji besi. Sepulang dari kunjungan itu, mereka diwajibkan membuat laporan dan dikumpulkan sebagai tugas wajib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Lalu Lintas Polresta Malang Aiptu M. Husain mengatakan, selain memberikan ulasan seputar tugas dan fungsi masing-masing satuan, polisi yang memberikan penjelasan juga memberikan penyuluhan pada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Misalnya saat berkunjung ke satuan lalu lintas akan diberi arahan supaya tertib ketika berada di jalan raya dan harus mengemudikan kendaraan setelah memperoleh SIM,'' kata Husain. Agar mengetahui bagaimana proses pembuatannya, siswa diajak ke Unit SIM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga saat di Satreskoba, siswa diberi penyuluhan seputar bahaya penggunaan narkoba dan cara penyebarannya. Di Satreskrim dan Unit PPA siswa diperlihatkan proses penyidikan tersangka, saksi, ataupun korban. Terakhir saat kunjungan ke rutan, siswa diberi kesempatan wawancara dengan sejumlah tersangka. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-2701171487527767146?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/2701171487527767146/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/siswa-heran-ada-pelajar-ditahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2701171487527767146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2701171487527767146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/siswa-heran-ada-pelajar-ditahan.html' title='Siswa Heran Ada Pelajar Ditahan'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-5076771269648954352</id><published>2009-01-15T08:16:00.000+07:00</published><updated>2009-01-15T08:17:04.194+07:00</updated><title type='text'>Siswa SMA Terlibat Sindikat</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Daftar penyalahgunaan narkoba yang melibatkan pelajar kian panjang. Ini setelah tim reskoba Polresta Kediri, kemarin, mengamankan MAS, 17, pelajar SMA swasta di Kabupaten Kediri. Remaja asal Desa Cerme, Kecamatan Grogol itu ditangkap di rumahnya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolresta Kediri AKBP Dedi Prasetyo melalui KBO Reskoba Ipda Saiful Alam mengungkapkan selain MAS juga diamankan 3 tersangka lain. Mereka adalah AW, 17, warga Desa Kedungsari, Kecamatan Tarokan, Zainal Arifin, 24, dan M. Kafid, 27, keduanya dari Desa Cerme, Kecamatan Grogol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang dihimpun Radar Kediri menyebut penangkapan empat tersangka ini berawal dari dibekuknya AW di Lebak Tumpang, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto. Pemuda ini diringkus setelah dibekuk oleh petugas yang menyamar sebagai pembeli sekitar pukul 19.30.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari saku AW ditemukan 35 butir dobel L dibungkus 7 plastik kecil. Dalam bungkusan seperti permen itu, masing-masing bungkus terdapat lima butir pil dobel L.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari keterangan AW itulah, petugas memperoleh informasi dia mendapat pasokan dari MAS. Saat itu juga MAS diringkus di rumahnya. Dari MAS, kemudian petugas menangkap Zainal dan Kafid. "Tidak ada perlawanan yang berarti dari empat tersangka itu saat digerebek," ujar Alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya menangkap empat pengedar pil koplo, Alam mengatakan pihaknya juga menyita 850 butir pil dobel L. Barang bukti itu didapat dari tangan Kafid. "Sayang rantai pengedar dobel L ini terputus dari Kafid karena dia tidak mengetahui identitas pemasoknya," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, MAS yang masih duduk di kelas II SMA swasta mengaku sudah lama menggunakan pil dobel L. "Saya lupa sudah berapa kali," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai praktik pengedaran pil koplo, MAS mengaku dirinya baru sekali itu melakukannya. Karena itu soal keuntungan, dia mengaku tidak tahu. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-5076771269648954352?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/5076771269648954352/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/siswa-sma-terlibat-sindikat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5076771269648954352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5076771269648954352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/siswa-sma-terlibat-sindikat.html' title='Siswa SMA Terlibat Sindikat'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-4216467821109959060</id><published>2009-01-15T07:28:00.000+07:00</published><updated>2009-01-15T08:14:28.134+07:00</updated><title type='text'>Bhinneka Gelar Turnamen Antarsekolah</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Janji pengurus Bhinneka untuk tetap menghidupkan dunia basket junior di Solo akan segera dibuktikan. Bhinneka kembali mengelar turnamen antarsekolah dengan tajuk Bhinneka Extionship Competition 2009, 1-7 Februari di GOR Bhinneka.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Turnamen ini kegiatan tahunan dan sengaja digelar untuk menghidupkan olahraga basket junior di Solo," tegas Sekretaris Bhinneka IGN Soekamto kemarin(14/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejuaraan ini selalu menarik animo yang tinggi dari setiap sekolah. "Ini bukti bahwa basket di Solo masih ada meski Bhinneka sudah merger dengan Stadium Jakarta. Memang levelnya junior anak sekolah tapi itu bisa dijadikan modal dalam pembinaan pemain," lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meningkatnya kemampuan atlet junior khususnya dari siswa sekolah layak dilirik pengurus Bhinneka. Menurut rencana mereka juga akan membidik beberapa pemain muda untuk dibina. Pembinaan itu tak lain untuk memberikan wadah bagi siswa sekolah yang ingin terjun menjadi atlet profesional. Dan kesempatan inilah yang direspon pengurus Bhinneka. "Pembinaan pada atlet junior jalan terus supaya bibit muda di solo tetap ada," bebernya. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-4216467821109959060?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/4216467821109959060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/bhinneka-gelar-turnamen-antarsekolah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4216467821109959060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4216467821109959060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/bhinneka-gelar-turnamen-antarsekolah.html' title='Bhinneka Gelar Turnamen Antarsekolah'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-4206104179921840245</id><published>2009-01-14T12:28:00.000+07:00</published><updated>2009-01-14T12:29:24.159+07:00</updated><title type='text'>10 SD Belum Serahkan SPj</title><content type='html'>&lt;span classs="fullpost"&gt;SEMENTARA ITU, Disaat polisi menyita surat pertanggungjawab (SPj) DAK 2007, sedikitnya 10 sekolah dasar (SD) belum menyerahkan surat pertanggungjawaban (SPj) pelaksanaan dana alokasi khusus (DAK) pendidikan 2008. Seperti halnya DAK 2007, kepolisian pun siap mengawal dan mengawasi penggunaan dana senilai Rp 25 miliar tersebut.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditemui di sela-sela penyitaan SPj DAK pendidikan 2007 yang dilakukan Polres kemarin (13/1), Kasubdin TK/SD/SDLB Sri Suranto mengakui belum semua SD penerima DAK mengumpulkan SPj. Dari 100 SD penerima DAK, sedikitnya 10 SD yang belum menyerahkannya. Padahal mereka di-deadline hingga 10 Januari untuk menyerahkan SPj ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K). "Memang sampai hari ini masih ada yang belum mengumpulkan. Tapi jumlahnya tidak banyak kok, sekitar 10 persen dari total sekolah penerima DAK," terang Suranto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, Suranto enggan mengungkapkan nama-nama SD yang belum mengumpulkan SPj tersebut. Dirinya hanya menyebutkan alasan keterlambatan tersebut lantaran masih banyak SD yang belum membayar pajak atas dana yang diterima. Padahal, segala pengeluaran, termasuk untuk pajak harus dicantumkan dalam SPj tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Suranto juga tidak menampik jika ada beberapa kepala sekolah yang lamban bekerja terutama dalam penyusunan SPj itu. "Khusus untuk mereka, tentunya ini menjadi catatan tersendiri. Tapi untuk sekolah yang lain, seperti ada yang terlambat mengumpulkan SPj karena kepala sekolahnya sakit tentu kami memberi dispensasi," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan tersebut dikatakan Suranto akan digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk memberi bantuan lain kepada sekolah yang dimaksud. Pihaknya tidak akan memprioritaskan mereka jika ada anggaran serupa atau dari sumber lain. "Ini bentuk sanksi yang akan kami berikan. Kalau sekarang kami kan tidak bisa memberi sanksi," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanya hasil pengawasan akhir dari tim monitoring di 100 SD penerima DAK tersebut, Suranto mengaku tidak menemukan hal yang janggal. Semua pembangunan dilaksanakan sesuai desain yang diajukan sekolah dalam proposal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpisah, Kasatreskrim AKP Kurnia Hadi mengaku akan memantau pelaksanaan DAK pendidikan 2008 kalau-kalau ada penyimpangan. Apalagi sebagai lembaga independen Polres dipastikan dapat melihat dari sudut pandang yang lebih objektif. "Posisi kami di luar system memudahkan kami untuk memantau kalau ada penyimpangan. Dan kami akan kawal terus," janji Kurnia. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-4206104179921840245?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/4206104179921840245/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/10-sd-belum-serahkan-spj.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4206104179921840245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4206104179921840245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/10-sd-belum-serahkan-spj.html' title='10 SD Belum Serahkan SPj'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-3176975194115963583</id><published>2009-01-14T12:19:00.001+07:00</published><updated>2009-01-14T12:21:34.281+07:00</updated><title type='text'>MAN 5 Bakar Spanduk, MAN 1 Teatrikal</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Makin banyak saja aksi mendukungan terhadap Palestina. Tak terkecuali di kalangan pelajar. Kini giliran pelajar Madrasah Aliyah Megeri (MAN) 5 dan MAN 1 Jombang. Ratusan siswa menggelar beragam aksi di sekolah masing-masing, kemarin (13/1). Mulai dari salat ghaib, doa bersama, orasi, dan aksi teatrikal. &lt;span id="fullpost"&gt;Sebagai bentuk kepedulian, para siswa juga melakukan donor darah. Mereka ingin, darah yang mereka sumbangkan sedikit banyak bisa membantu korban perang di Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di MAN 5, sekitar 60-an siswa mengikuti aksi ini dengan bersemangat. Aksi dibuka dengan gelaran donor darah. Sejumlah siswa dan guru menyumbangkan darahnya, dengan dibantu dua petugas Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Cabang Jombang. Setelah menghasilkan belasan kantong darah, para siswa melakukan salat ghaib berjamaah. Seusai salat, dilanjutkan dengan doa bersama dan pengarahan yang disampaikan Kepala MAN 5, Suryanto. Suryanto berpesan pada anak didiknya, agar ikut mendoakan konflik di jalur Gaza segera berakhir. Sehingga Palestina bisa mendapatkan kembali kemerdekaannya. ''Bagi kalian yang disini, juga harus mempertahankan kemerdekaan negeri kita, dengan terus belajar," cetus Suryanto di hadapan puluhan siswanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pelajar MAN 5 mendadak bersemangat saat mengikuti orasi. Seraya mengusung puluhan poster yang mengecam tindakan tentara Israel, mereka seakan berdemonstrasi di halaman sekolah. Gugus Suryanto, salah satu siswa yang bertindak sebagai orator, berhasil membakar semangat teman-temannya. Gugus menyebut bahwa tindakan Israel sudah di luar batas kemanusiaan. Di tengah kondisi itu, PBB menutup mata. ''Di manakah peranan PBB saat terjadi pembantaian di Palestina," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situasi serupa juga terjadi di MAN 1 Jombang. Kurang lebih seratusan siswa menggelar salat ghaib dan doa bersama, yag dilanjutkan dengan gelaran donor darah massal. Aksi ini dipungkas dengan aksi teatrikal yang dimainkan sekitar 8 siswa. Drama itu menggambarkan kesewenang-wenangan Israel, dan peranan AS sebagai sekutunya. Termasuk penderitaan warga sipil Palestina, yang terjebak di dalam peperangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala MAN 1 Jombang, Achmad Hasan mengatakan, aksi yang dilakukan siswa siswinya merupakan bentuk dukungan terhadap warga Palestina. ''Para pelajar turut prihatin dengan kondisi itu. Mereka juga ingin memberikan dukungan moral," paparnya. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-3176975194115963583?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/3176975194115963583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/man-5-bakar-spanduk-man-1-teatrikal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3176975194115963583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3176975194115963583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/man-5-bakar-spanduk-man-1-teatrikal.html' title='MAN 5 Bakar Spanduk, MAN 1 Teatrikal'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-4535239558637335159</id><published>2009-01-14T11:09:00.000+07:00</published><updated>2009-01-14T12:16:22.920+07:00</updated><title type='text'>100 Sekolah Belum Lapor BOS</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Lebih dari 100 sekolah (SMP dan SMA) se-Kota Malang belum memasukkan laporan penggunaan BOS buku 2008 ke Diknas Kota Malang. Padahal, tahun anggaran 2008 telah lewat 15 hari. Problem itu pun turut menghambat pencairan BOS 2009.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Banyak yang belum masuk. Kami belum terima laporannya dari sekolah," kata Sugiharto, kabid Dikmen Kota Malang, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Sugiharto, besarnya BOS buku itu sekitar Rp 20 ribu per siswa per tahun. Besarnya BOS buku sekolah tergantung pada jumlah siswa. Seperti namanya, BOS buku untuk pengadaan buku ajar bagi siswa. "Kami masih menunggu laporan sekolah. Kami instruksikan pada staf agar menelpon masing-masing sekolah," kata Sugiharto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa langkah diknas? Diknas masih memberikan batas waktu pengumpulan laporan 16 Januari 2009. Sebab, minggu depan, diknas bakal mengirimkan laporan itu ke Diknas Jatim. Laporan itu sebagai syarat pencairan BOS 2009. "Kalau masalah keuangan, laporan pertanggungjawaban dulu baru dapat lagi. Lha ini LPJ-nya belum ada yang masuk," sesal Sugiharto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, BOS buku di 2009 akan langsung digabung dengan BOS tunai. Untuk SMP, di perkotaan dapat Rp 575 ribu per siswa per tahun. Sementara untuk SMA mendapatkan BOMM Rp 90 ribu per orang per tahun. Dengan penggabungan itu, otomatis LPJ BOS buku terkait dengan pencairan BOS 2009. "Makanya, kami sungguh khawatir akan menghambat," kata Sugiharto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain laporan BOS buku, laporan pertanggungjawaban untuk BOS tunai juga belum 100 persen diserahkan oleh sekolah. Pelaporan yang terlambat itu turut menghambat pencairan BOS 2009. Seperti halnya BOS buku, BOS tunai tidak lagi berdiri sendiri. Melainkan digabung menjadi BOS 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami lagi menelpon satu per satu sekolah agar menyerahkan laporan BOS dan BOS buku. Setengah bulan sudah lewat dari berakhirnya tahun anggaran 2008," kata Aminudin, salah seorang staf dikmen yang kemarin sibuk menelpon satu per satu sekolah yang belum mengumpulkan laporan. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-4535239558637335159?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/4535239558637335159/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/100-sekolah-belum-lapor-bos.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4535239558637335159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4535239558637335159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/100-sekolah-belum-lapor-bos.html' title='100 Sekolah Belum Lapor BOS'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-3675660738877371028</id><published>2009-01-10T07:42:00.000+07:00</published><updated>2009-01-10T07:43:05.526+07:00</updated><title type='text'>Relokasi SD Terganjal Pembebasan Lahan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Teka-teki pelaksanaan relokasi SDN Tlekung akhirnya terjawab. Penyebabnya, hingga saat ini belum tersedia lahan untuk pembangunan sekolah yang berdekatan dengan Tempat Pengelolaan Akhir &lt;span id="fullpost"&gt;(TPA) sampah yang dikelola Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Pemkot Batu. Bahkan, pembebasan lahan yang telah dijadwalkan pada tahun sebelumnya juga belum realisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Persoalannya memang karena pembebasan lahan belum bisa dilakukan," kata Kepala Hubungan Masyarakat dan Protokol Kota Batu Eko Suhartono, siang kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eko menyebutkan, pemkot masih mencari lahan tempat yang representatif untuk menggantikan gedung tersebut. Salah satunya mencari tempat yang tidak terlalu jauh dari lingkungan masyarakat sekitar. Sehingga, tidak menyulitkan siswa yang ada di sekolahan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun lalu pemkot menyediakan banyak anggaran untuk pembebasan lahan. Ada sekitar Rp 21 miliar yang dialokasikan pemkot untuk pembebasan lahan. Anggaran itu selain digunakan untuk pembebasan lahan rest area, perkantoran terpadu, juga untuk relokasi sekolah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, hingga akhir tahun anggaran, anggaran yang ada pada Dinas Pertanahan itu belum bisa terserap. "Rencananya akan dilanjutkan pada tahun anggaran ini," sambung mantan kepala bagian pemerintahan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diberitakan, rencana relokasi gedung SDN Tlekung kembali dipertanyakan dewan. Gara-garanya rencana relokasi bangunan gedung sekolah tersebut tak kunjung ada realisasinya. Sementara TPA Tlekung bakal dioperasikan pada tahun anggaran 2009 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinggung soal kemoloran pembebasan lahan tersebut, Eko mengakui ada beberapa mekanisme yang harus ditempuh untuk pembebasan lahan. Bahkan untuk pembebasan lahan itu, pemkot juga sudah membentuk tim pembebasan lahan. "Keputusan relokasi memang sudah bulat, tinggal pelaksanannya," tambah dia.jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-3675660738877371028?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/3675660738877371028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/relokasi-sd-terganjal-pembebasan-lahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3675660738877371028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3675660738877371028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/relokasi-sd-terganjal-pembebasan-lahan.html' title='Relokasi SD Terganjal Pembebasan Lahan'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-3002651088362836522</id><published>2009-01-08T08:40:00.000+07:00</published><updated>2009-01-08T08:41:08.971+07:00</updated><title type='text'>Sekolah Lamban Buat SPj Penerima DAK 2008</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Sekolah Dasar (SD) yang dikucuri dana alokasi khusus (DAK) 2008, hingga kemarin (7/1) belum ada satupun yang menyerahkan surat pertanggungjawaban (SPj). Padahal, Sabtu (10/1) merupakan deadline mereka menyerahkan SPj dan berita acara pelaksanaan kegiatan.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sampai hari ini (kemarin) memang belum ada yang menyerahkan SPj. Tapi deadline -nya kan tanggal 10 (Januari), jadi mereka masih memiliki waktu untuk membuatnya. Lagipula mereka sudah mulai konsultasi untuk menyempurnakan SPj dan berita acara," ungkap Kasubdin TK/SD/SDLB Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas P dan K) Karanganyar Sri Suranto, kepada wartawan, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, Dinas P dan K tidak bersikap tegas jika terjadi keterlambatan penyerahan SPj dan berita acara tersebut. Malahan sekolah mendapat kelonggaran hingga dua hari untuk menyelesaikannya. "Tidak ada sanksinya. Apalagi terkait dana, karena semuanya sudah dicairkan," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui, sebanyak 100 sekolah dasar (SD) di Karanganyar mendapat DAK pendidikan senilai Rp 25 miliar. Masing-masing sekolah mendapat bantuan Rp 250 juta untuk meningkatkan mutu fisik dan nonfisik sekolah. Anggaran tersebut dicairkan melalui rekening setiap sekolah dalam 2 termin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpisah Ketua Monitoring Pelaksanaan DAK Harjono mengatakan hingga sekarang setiap sekolah tinggal mengerjakan finishing . Kendati demikian dari hasil pantuan tim monitoring yang dilakukan akhir tahun lalu, banyak terjadi ketidak sesuaian bestek. "Ada juga yang harus dicat ulang atau usuk dan rengnya harus diperkuat. Sementara sekolah lain ada yang harus memperbaiki plester kamar mandi yang telah dipasang, dan mebelair yang belum datang padahal menurut jadwal sudah harus ada. Tapi saat ini mereka sudah menindaklanjuti catatan dari monitoring kami kok ," ungkap Harjono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harjono optimistis tidak ada lagi persoalan di hasil akhir pembangunan. Pasalnya, saat ini sebanyak 7 tim monitoring kembali diterjunkan untuk mencek kelanjutan pembangunan. Monitoring akhir ini akan dilakukan hingga tanggal 10 Januari. Tim tersebut terdiri dari Dinas P dan K, DPU dan LLAJ, Bawasda, Bappeda, Bagian Pembangunan, Bagian Keuangan, Bagian Hukum serta Dewan Pendidikan Karanganyar. "Kami memiliki 32 personil yang tergabung dalam 7 tim. Setiap tim diterjunkan ke 3 kecamatan untuk memantau SD penerima DAK di kecamatan tersebut. Dalam sehari, minimal mereka harus memantau satu SD," kata Harjono. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-3002651088362836522?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/3002651088362836522/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/sekolah-lamban-buat-spj-penerima-dak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3002651088362836522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3002651088362836522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/sekolah-lamban-buat-spj-penerima-dak.html' title='Sekolah Lamban Buat SPj Penerima DAK 2008'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-7720288073076044614</id><published>2009-01-08T08:29:00.001+07:00</published><updated>2009-01-08T08:29:48.160+07:00</updated><title type='text'>30 Siswa Dilarang Ikut Ujian</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Sebanyak 30 siswa kelas III SMP Dharma Raya Bhakti, Jl LA Sucipto 334, Blimbing, tidak boleh ikut ujian semester ganjil. Larangan dari pihak sekolah ini dikarenakan mereka belum membayar kebutuhan ujian, mulai try out hingga angsuran ujian nasional (UN).&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari total 42 siswa yang terbagi dalam dua kelas, ujian hanya diikuti 12 siswa. Rinciannya, dari 23 siswa kelas IIIA hanya diikuti 9 siswa dan dari 19 siswa kelas IIIB hanya diikuti 3 siswa. Sedangkan ujian itu sendiri berlangsung mulai Senin (5/1) hingga Jumat (9/1) besok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut informasi yang diperoleh Radar, semua peserta ujian diwajibkan melunasi kebutuhan dengan total Rp 500 ribu per peserta. Di antaranya, uang try out Rp 150 ribu, uang tambahan jam pelajaran selama enam bulan sebesar Rp 300 ribu, dan Rp 50 ribu untuk uang angsuran pembayaran UN. Karena sebagian besar siswa tidak mampu membayarnya, akhirnya mereka tidak boleh ikut ujian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu siswi kelas IIIA yang menolak ditulis jati dirinya menjelaskan kalau dirinya tidak bisa ikut ujian karena tidak bisa melunasi tarikan dari sekolah. Dia sendiri kini membantu ibunya berjualan makanan di salah satu tempat wisata di Kecamatan Pakis, Malang. "Saya tadi pagi masuk sekolah, tapi dilarang ikut ujian,'' kata gadis berambut sebahu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjelaskan kalau orang tuanya sangat keberatan jika harus langsung melunasi tagihan sebesar itu. Mengingat kesehariannya orang tuanya hanya bekerja membuka warung nasi dengan hasil pas-pasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga penuturan Harkim, 43, wali murid kelas III A yang ditemui saat mendatangi kepala sekolah guna mengutarakan ketidakmampuanya melunasi pembayaran. "Saya hanya punya uang Rp 200 ribu. Tapi, Alhamdulillah akhirnya diberi nomor peserta ujian dan mengizinkan anak saya ikut ujian,'' kata warga Polowijen ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Radar, Harkim bisa memaklumi kebijakan sekolah karena bagaimanapun juga sekolah harus memperoleh dana untuk kelangsungan proses pendidikan. Karena pemahaman yang berbeda di kalangan wali murid, mengakibatkan sekolah dianggap bertindak semaunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpisah, Kepala SMP Dharma Raya Bhakti Sugianto membenarkan mengenai kebijakan tersebut. Hanya saja sekolah tidak bersikap kaku. "Bagi siswa yang tidak mampu tentu ada pengecualian. Bisa diangsur atau minimal ada perhatian terhadap sekolah," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya, kata dia, selama ini perhatian serta komunikasi antara wali murid dan sekolah banyak yang kurang. Contohnya tentang tagihan pembayaran yang dibebankan kepada siswa kelas III hingga pelaksanaan ujian semesteran, menurutnya, masih sedikit yang membayar. Padahal, proses pembelajaran di sekolah harus terus berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan, jika wali murid mengomunikasikan persoalan yang dihadapi dan belum bisa membayar sekaligus, pihaknya juga memakluminya. "Ada yang membayar separo atau bahkan hanya seperempatnya saja. Meski demikian, mereka kami perbolehkan ikut ujian kok,'' tandas Sugianto. Sugianto mengakui pada hari pertama penerapan kebijakan ini direaksi keras wali murid. Dia menjadi sasaran amarah sejumlah wali murid yang tidak sependapat dengan kebijakan itu. "Memang sulit, namun kebijakan ini harus dilaksanakan. Dengan tujuan peningkatan kualitas pendidikan siswa,'' kata kepala sekolah yang belum genap menjabat dua tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan, sekolah sendiri sudah memberikan banyak kemudahan bagi siswanya yang rata-rata dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. "Salah satunya adalah bebas membayar SPP mulai kelas I hingga kelas II,'' imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kelas I hingga kelas II dia tidak henti-hentinya mengingatkan siswanya agar tetap sekolah meski tidak memiliki biaya. Namun, ketika sudah menginjak kelas III, image gratisan tidak bisa dipegang. "Harus ada tanggung jawab yang dimiliki siswa dalam mengenyam pelajaran di sekolah. Salah satunya adalah membayar uang try out, uang UN, dan uang jam tambahan pelajaran," tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan terkait nasib 30 siswa yang tidak ikut ujian, sedianya Jumat besok diperbolehkan ikut ujian. Dengan syarat harus menunjukkan itikad baik membayar keperluan. "Dibayar sebagian saja pasti akan kami perbolehkan ikut ujian,'' janjinya.jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-7720288073076044614?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/7720288073076044614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/30-siswa-dilarang-ikut-ujian.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/7720288073076044614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/7720288073076044614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/30-siswa-dilarang-ikut-ujian.html' title='30 Siswa Dilarang Ikut Ujian'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-3677617222894621434</id><published>2009-01-08T08:17:00.000+07:00</published><updated>2009-01-08T08:22:22.161+07:00</updated><title type='text'>Sekolah di Manokwari Masih Diliburkan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Sejumlah sekolah di Manokwari, Papua Barat, masih diliburkan pascagempa 7,6 skala Richter pada 4 Januari 2009. Selain masih sering terjadi gempa susulan, banyak gedung sekolah rusak parah akibat gempa.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabu (7/1) pagi, sebagian siswa dan guru mulai berdatangan di sekolah-sekolah. Namun, saat terasa gempa susulan 5,5 SR pukul 07.30, pihak sekolah memilih memulangkan siswa karena tidak mampu menjamin keselamatan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Dinas Pendidikan Dasar dan Prasekolah Kabupaten Manokwari Jaconias Sawaki menuturkan, pemulangan siswa merupakan kebijakan kepala sekolah masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kegiatan belajar-mengajar sebenarnya harus terus berjalan mengingat April ujian akhir. Namun, kami paham karena masih sering ada gempa susulan,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Jaconias, ada lima gedung SD dan dua gedung SMP rusak parah. Ditaksir biaya pembangunan kembali gedung-gedung itu Rp 10 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjabat Kepala Sekolah SD Inpres Kampung Ambon Barcellina Sorontouw menuturkan, seluruh 14 ruang di sekolahnya rusak parah. Dinding dan atap ambrol, hingga pagar roboh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain ruang kelas, rumah para guru di samping sekolah juga rusak berat. Para guru dan keluarga tinggal di tenda yang dipasang di halaman sekolah. kompas.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-3677617222894621434?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/3677617222894621434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/sekolah-di-manokwari-masih-diliburkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3677617222894621434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3677617222894621434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/sekolah-di-manokwari-masih-diliburkan.html' title='Sekolah di Manokwari Masih Diliburkan'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-2808963694795060305</id><published>2009-01-07T08:06:00.000+07:00</published><updated>2009-01-07T08:32:12.730+07:00</updated><title type='text'>Korban di Sekolah PBB Gaza Menjadi 30 Orang</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Serangan militer Israel yang membombardir bangunan sekolah milik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Gaza menewaskan 30 orang. Mayoritas korban adalah anak-anak.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dikutip Associated Press, Rabu (7/1/2009), bangunan tersebut memang dijadikan sebagai tempat penampungan dan persembunyian banyak anak-anak dan wanita di Gaza. Mereka menganggap bangunan tersebut aman dari serangan Israel karena milik PBB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pantauan di lokasi, sejumlah orangtua dari anak-anak tersebut banyak yang meratapi jasad anak-anak mereka yang dijejerkan di halaman rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pejabat Israel membela diri jika serangan yang dilakukan tersebut untuk menyerang para militan Hamas yang bersembunyi di gedung tersebut. Dan gedung itu dianggap sebagai tempat disembunyikannya sejumlah amunisi Hamas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serangan di bangunan sekolah milik PBB itu menjadi serangan yang paling mematikan dari Israel setelah resmi mengumumkan perang melalui jalur darat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Selasa 6 Desember saja, pasukan Israel sudah membunuh 58 warga Palestina dan hanya dua orang yang dikategorikan sebagai anggota militan Hamas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah-sekolah itu dijadikan tempat berlindung bagi ratusan warga Gaza. Operasional kedua sekolah itu berada di bawah binaan UN Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA). okezone.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-2808963694795060305?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/2808963694795060305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/korban-di-sekolah-pbb-gaza-menjadi-30.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2808963694795060305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2808963694795060305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/korban-di-sekolah-pbb-gaza-menjadi-30.html' title='Korban di Sekolah PBB Gaza Menjadi 30 Orang'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-1129501606233435457</id><published>2009-01-06T13:38:00.000+07:00</published><updated>2009-01-06T13:39:49.712+07:00</updated><title type='text'>Per Siswa SD Dapat Rp 5 Ribu</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Pemkot Batu terus menggenjot perhatian terhadap dunia pendidikan. Salah satunya dengan menambah anggaran bantuan. Untuk menunjang pendidikan wajib belajar 12 tahun Dinas Pendidikan Pemkot Batu&lt;span id="fullpost"&gt; menambah alokasi anggaran yang diberikan. Yakni dari sebesar Rp 3,77 miliar pada anggaran tahun sebelumnya menjadi Rp 5 miliar pada tahun anggaran 2009 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah kami anggarkan sekian (Rp 5 M, Red) dan sampai saat ini tidak ada perubahan," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemkot Batu Mistin, siang kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mistin menjelaskan penambahan anggaran itu dilakukan karena beberapa hal. Antara lain adanya penambahan jumlah bantuan pada salah satu lembaga, jumlah penerima bantuan serta pada jumlah bulan bantuan yang diberikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada jumlah bantuan, sebut Mistin, seperti halnya pada jumlah bantuan tingkat Sekolah Dasar (SD). Dari bantuan sebesar Rp 3.500 per siswa menjadi Rp 5.000 per siswa selama sebulan. Meski penambahan bantuan itu kecil, tapi jika dikalikan dengan jumlah siswa dan jumlah bulan yang diberikan akan terlihat besar. "Tapi untuk tingkat SMP dan tingkat SMA tidak ada penambahan," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mistin melanjutkan penambahan bantuan itu juga dikarenakan saat ini bantuan tidak hanya diberikan selama 10 bulan. Tapi diberikan selama 12 bulan dalam satu tahun. Sedangkan untuk penambahan jumlah siswa, Mistin belum bisa menyebutkan berapa keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menambahkan, penambahan anggaran itu juga seiring dengan adanya tambahan bantuan operasional sekolah (BOS). Mistin menyebutkan BOS untuk siswa SD ada kenaikan sebesar Rp 33 ribu dari sebelumnya Rp 21.500. Sedangkan untuk BOS tingkat SMP menjadi Rp 47 ribu dari Rp 29.500. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-1129501606233435457?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/1129501606233435457/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/per-siswa-sd-dapat-rp-5-ribu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/1129501606233435457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/1129501606233435457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/per-siswa-sd-dapat-rp-5-ribu.html' title='Per Siswa SD Dapat Rp 5 Ribu'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-8707163937233874905</id><published>2009-01-06T08:02:00.000+07:00</published><updated>2009-01-06T08:23:16.483+07:00</updated><title type='text'>Ujian Sambil Lesehan...</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Gara-gara gedung sekolah yang ambruk belum diperbaiki, lebih dari 200 siswa SDN Kertonegoro 3 Kecamatan Jenggawah, Jember harus menjalani ujian semester di Balai Desa Kertonegoro. Para siswa ini harus menjalani ujian dengan duduk secara lesehan di atas tikar.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena sekolah belum dibangun kembali, jadi masih menggunakan balai desa," kata Bibit Widayati, Kepala SDN Kertonegoro 3 kepada wartawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratusan siswa mulai dari kelas I hingga kelas V ini mengerjakan soal ujian di balai desa, sedangkan siswa kelas VI di mushola SD itu. Para siswa itu pun harus mengerjakan ujian dengan kondisi seadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya sekitar 20 siswa yang bisa duduk di bangku, lainnya harus duduk lesehan di lantai. Meski kondisi seadanya, para siswa berbaju merah putih itu dengan tekun mengerjakan soal pendidikan Agama Islam dan PPKn, materi ujian di hari pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada yang beralaskan tikar, tetapi ada yang langsung lesehan di lantai," imbuh Bibit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Ahmad Sudiyono sendiri berjanji akan segera membangun sekolah yang ambruk. "Kalau bisa minggu ini, atau pertengahan bulan Januari akan kita bangun dan Maret kita prediksi sudah rampung dan bisa ditempati," ujar Ahmad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pertengahan Desember lalu, bangunan SDN itu ambruk hingga membuat ratusan siswanya 'terusir' dari sekolah. Sekolah ambruk akibat diguyur hujan terus menerus, dan usia bangunan yang sudah tua. Proses belajar mengajar terpaksa dipindahkan di Balai Desa Kertonegoro hingga saat ini. detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-8707163937233874905?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/8707163937233874905/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/ujian-sambil-lesehan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/8707163937233874905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/8707163937233874905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/ujian-sambil-lesehan.html' title='Ujian Sambil Lesehan...'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-4782482089819001959</id><published>2009-01-05T10:01:00.000+07:00</published><updated>2009-01-05T10:03:24.269+07:00</updated><title type='text'>Wajib Gratis, Dana BOS Ditambah</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Anggaran Bantuan Oeparsional Sekolah (BOS) yang diberikan kepada siswa SD/MI dan SMP/MTs terhitung per 1 Januari 2009, bertambah. Nilainya mencapai Rp 13 ribu hingga Rp 18 ribu persiswa perbulan. Untuk jenjang SD mendapat bantuan Rp 397 ribu persiswa pertahun dan jenjang SMP &lt;span id="fullpost"&gt;mendapat biaya Rp 570 ribu persiswa pertahun. ''Dengan penambahan anggaran BOS ini sekolah negeri dilarang memungut beaya dengan dalih apapun,'' tegas Manajer BOS Jombang, Muntholib, kemarin. Menurutnya, penambahan anggaran tersebut dirasakan cukup mampu untuk memenuhi kebutuhan biaya operasional siswa selama setahun. Sebab, telah diperhitungkan secara matang, baik untuk peningkatan mutu maupun kegiatan penunjang pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan Muntholib, nilai penambahan anggaran BOS itu antara Rp 13 ribu sampai Rp 18 ribu persiswa. Jika tingkat SD/MI setiap siswa menerima Rp 397 ribu per tahun, dengan asumsi Rp 33.083 perbulan. Nilai itu bertambah sekitar Rp 13 ribu dari anggaran BOS sebelumnya yang hanya Rp 254 ribu pertahun atau setara Rp 21.500 persiswa per bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga anggaran BOS tingkat SMP/MTs yang bertambah menjadi Rp 570 ribu persiswa per tahun, dengan asumsi Rp 47.500 perbulan. Anggaran ini bertambah sekitar Rp 18 ribu karena BOS sebelumnya hanya Rp 354 ribu pertahun. Dengan perhitungan Rp 29.500 per siswa per bulan. ''Dengan kenaikan kesejahteraan guru PNS dan kenaikan BOS, maka semua sekolah negeri harus membebaskan biaya sekolah,'' tegas Muntholib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senada, Kasi P2P Dinas Pendidikan, Agus Purwanto, menganggap kewajiban membebaskan biaya sekolah itu meliputi dana rutin, insidental maupun bentuk pungutan yang lain. Terkecuali kategori rintisan sekolah berstaraf Internasional (RSBI) dan sekolah bertaraf Internasional (SBI). RSBI jenjang SD diterapkan di SDN Kepanjen II dan RSBI jenjang SMP diterapkan di SMPN II Jombang dan SMPN III Peterongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait kewajiban membebaskan biaya sekolah ini pihaknya juga mencabut segala bentuk ijin pungutan yang dibebankan pada siswa atau orangtua siswa. Dengan bertambahnya anggaran BOS tersebut segala bentuk pungutan yang diterbitkan Dinas Pendidikan dinyatakan tidak berlaku lagi. ''Jika masih ada satuan pendidikan yang memungut biaya, maka akan dikenai sanksi,'' tegas Agus. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-4782482089819001959?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/4782482089819001959/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/wajib-gratis-dana-bos-ditambah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4782482089819001959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4782482089819001959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/wajib-gratis-dana-bos-ditambah.html' title='Wajib Gratis, Dana BOS Ditambah'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-271190888768778162</id><published>2009-01-05T09:36:00.001+07:00</published><updated>2009-01-05T10:00:27.547+07:00</updated><title type='text'>SMAN 3 Malang Menolak Kepala Sekolah??</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Munculnya penolakan siswa dan guru SMAN 3 Kota Malang terhadap kepala sekolah baru Niniek Kristiani tidak mengubah apapun. Diknas Kota Malang menegaskan, tidak ada mutasi kepala sekolah lagi hingga waktu yang tidak ditentukan.&lt;span id="fullpost"&gt; Sekolah negeri sebagai organisasi pemerintah, apapun keputusan wali kota (Peni Suparto), harus dijalankan civitas akademika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadiknas Kota Malang Shofwan ketika dihubungi via ponselnya kemarin mengungkapkan, kekhawatiran tidak berjalannya RSBI (rintisan sekolah berstandar internasional) dinilai tidak krusial. Sebab, sebuah sekolah sekelas SMAN 3 tidak mutlak tergantung pada sosok kepala sekolah. Tapi, sudah mengacu pada sistem yang dibangun. Sehingga siapapun orangnya, maka sistemlah yang dijalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Profesional saja. Sistem RSBI telah terbangun di SMAN 3. Dan Pak Tri yang membuatnya. Kalau ada yang khawatir kaseknya diganti terus RSBI-nya runtuh, itu tidak berdasar," ungkap pejabat yang lolos dari daftar mutasi akhir Desember 2008 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, kepala sekolah yang baru, juga akan mengikuti sistem yang telah ada. Ketika masuk, maka harus berjalan sesuai dengan sistem yang telah ada. Semaksimal mungkin, memberikan sumbangsihnya terhadap kemajuan sistem. Karena itu, bakal ada evaluasi per enam bulan pada kepala sekolah baru yang ditempatkan di SMAN 3. "Kepala sekolah baru kan belum bekerja. Kok langsung ditolak," ungkap Shofwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diberitakan, Jumat (2/1) sekitar 500 siswa SMAN 3 Malang melakukan aksi menolak pindahnya Kasek Tri Suharno ke SMAN 4. Dalam aksi itu, ratusan siswa itu menggalang tanda tangan sebagai bentuk keberatan atas kepindahan Tri. Mereka sangsi kepada kemampuan mantan Kasek SMAN 9 Niniek Kristiani sebagai kasek baru di sekolah paling favorit se-Kota Malang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sebuah sistem, ungkap Shofwan, RSBI melibatkan diknas, Pemkot Malang, perguruan tinggi, guru, siswa, dan kepala sekolah. Apabila ada pergantian kepala sekolah, maka bukan identik dengan hancurnya sistem RSBI. Apalagi, sistem telah tertata dan tinggal dilaksanakan. Apabila semua yang terlibat dalam sistem bekerja sesuai peran dan jalurnya, maka tidak ada alasan pergantian kasek mengganggu kelangsungan RSBI SMAN 3. "Kita kan juga tidak sembarangan mencomot orang untuk jadi kasek. Dicoba dululah," imbaunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa tujuan Tri dimutasi? Menurut Shofwan, Tri mendapatkan tugas membangun SMAN 4 menjadi RSBI. Menyusul SMAN 1 dan SMAN 3. Dengan begitu, maka kompleks sekolah Tugu, semuanya akan menjadi RSBI. Itu adalah salah satu program pemerintah kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Tri, diknas memberikan waktu setahun untuk membenahi SMAN 4 menjadi RSBI. Targetnya, kompleks sekolah Tugu menjadi RSBI 2010. Dengan rencana itu, maka 2010 ada tiga sekolah yang dibangun sistem menjadi RSBI oleh Tri. "Nanti juga begitu, setelah sistem tercipta dan diletakkan oleh Pak Tri, maka bisa berpindah lagi, membangun sekolah lainnya. Itu kan sebuah prestasi bagi Pak Tri," tegas Shofwan.jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-271190888768778162?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/271190888768778162/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/sman-3-malang-menolak-kepala-sekolah.html#comment-form' title='18 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/271190888768778162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/271190888768778162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/sman-3-malang-menolak-kepala-sekolah.html' title='SMAN 3 Malang Menolak Kepala Sekolah??'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>18</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-3414723770802668076</id><published>2009-01-05T08:51:00.001+07:00</published><updated>2009-01-05T09:00:49.333+07:00</updated><title type='text'>Siswa Sekolah Mulai Masuk 06.30 WIB</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Siswa sekolah di Jakarta antusias menyambut jam masuk sekolah pukul 06.30 yang diterapkan Pemprov DKI Jakarta mulai hari ini, 5 Januari 2009. Sebelumnya anak sekolah terbiasa masuk pukul 07.00.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis atau Puskaptis sebelumnya mengungkapkan bahwa sebagian besar warga Jakarta mendukung kebijakan baru ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Eksekutif Puskaptis Husin Yazid mengungkapkan, sebanyak 58,33 persen responden menilai kebijakan tersebut perlu diterapkan. Sementara 23,48 persen menilai belum perlu. Sisanya 18,18 persen menolak berkomentar. "Masyarakat menanggapi positif, namun evaluasi perlu dilakukan agar kebijakan tersebut dapat berjalan dengan baik," ujar Husin beberapa hari lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam survei juga terungkap, beberapa responden menilai kebijakan jam masuk sekolah pukul 06.30 belum perlu diterapkan karena tetap menghasilkan kemacetan di jalan raya. Alasan lain responden menilai anak sekolah masih susah bangun lebih pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain juga terungkap yakni sebesar 7,77 responden menilai penerapan jam masuk sekolah lebih awal belum perlu karena jumlah anak sekolah lebih sedikit dari jumlah pekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari survei yang dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan jumlah 526 responden juga menilai kemacetan bukan dasar untuk memajukan jam masuk sekolah dan akan membuat repot orangtua siswa. kompas.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-3414723770802668076?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/3414723770802668076/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/siswa-sekolah-mulai-masuk-0630-wib.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3414723770802668076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3414723770802668076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2009/01/siswa-sekolah-mulai-masuk-0630-wib.html' title='Siswa Sekolah Mulai Masuk 06.30 WIB'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-1839740210242577831</id><published>2008-12-30T20:25:00.000+07:00</published><updated>2008-12-30T21:47:23.188+07:00</updated><title type='text'>Gelar Out Bond Ala Militer</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Puluhan tenda berjejer rapi di Bumi Perkemahan (Buper) Kepurun, Kecamatan Manisrenggo sejak Sabtu (27/12) lalu. Layaknya perkemahan pramuka, di dalam puluhan tenda tersebut juga terdapat peralatan masak, tas berukuran besar dengan isi bekal peserta.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, beberapa peralatan untuk mencari jejak seperti kompas, tali, pisau juga tertata di sudut tenda. Jangan salah, kegiatan tersebut bukanlah perkemahan pramuka melainkan out bond yang diadakan oleh Kodim 0723 Klaten. Jadi wajar saja peserta tidak tampak mengenakan seragam yang sama. Justru mereka memiliki seragam yang disesuaikan dengan identitas organisasi yang mendelegasikan regu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan out bond tidak hanya diikuti oleh ratusan pelajar tingkat SMA. Dari 45 regu peserta, sebagian juga diikuti perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas). Jadi sepanjang kegiatan berlangsung kegiatan semakin asyik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dandim 0723 Klaten Let Kol Inf Gathot Tridoyo, kegiatan dalam rangka Hari Juang Kartika ke-63 tersebut sebagai upaya untuk membentuk jiwa nasionalisme generasi muda. Sehingga berbagai kegiatan yang berbau perjuangan menjadi bagian utama dalam out bond tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika negara dalam kondisi darurat warga sipil wajib untuk turun membela negaranya. Kami sengaja mengadakan kegiatan ini agar warga semakin peduli terhadap kondisi tanah air,''ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena yang mengadakan organisasi militer, jadi wajar saja kegiatan tersebut diwarnai lomba ala prajurit. Diantaranya pos yang mengharuskan peserta dapat membongkar dan merangkai kembali senjata api laras panjang jenis M 16 dan pistol FN 46.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lomba yang bagi peserta nampak asing menjadi bagian yang diminati. Hal ini terlihat dari antusias peserta yang berebut untuk jadi peserta. Meski baru pertama kali menyentuh senjata api, peserta cukup mahir dalam merangkai bagian senjata yang telah dibongkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu peserta dari SMK Negeri Trucuk Agung Wahyudi mengatakan, cukup menikmati kegiatan yang diadakan Kodim. Karena selain untuk mengisi liburan kegiatan tersebut dapat menambah wawasan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seperti merangkai senjata, yang baru pertama kali saya lakukan. Ternyata cukup mudah tidak sesulit yang saya bayangkan. Sayang tidak boleh untuk menggunakan,'' ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aroma militer semakin terasa di beberapa pos out bond. Mulai dari meniti satu tali, melewati rintangan jaring darat sampai melempar kapak. Dengan dipandu anggota Kodim 0723 kegiatan dipastikan aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menariknya usai mengikuti perjalanan panjang out bond peserta berebut untuk foto dengan menenteng senjata M 16. Mereka pun rela antri dengan peserta lain, karena berbagai pose dipraktekan oleh peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Biar ada kenang-kenangan kalau pernah mengikuti kegiatan militer mas. Memang saya tidak punya cita-cita jadi tentara tapi kalau bergaya suka banget,'' kata Nila siswa Kelas X SMA Karangnanom kemarin. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-1839740210242577831?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/1839740210242577831/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/gelar-out-bond-ala-militer.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/1839740210242577831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/1839740210242577831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/gelar-out-bond-ala-militer.html' title='Gelar Out Bond Ala Militer'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-4416441500424624199</id><published>2008-12-27T08:05:00.000+07:00</published><updated>2008-12-27T08:34:15.409+07:00</updated><title type='text'>Guru Yy Menjadi Tersangka</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Diam-diam, pihak kepolisian mulai bergerak mengusut kasus kekerasan oknum guru SMPN 1 Mojoagung, MAPP alias Yy, yang tersebar lewat rekaman video ponsel beberapa hari lalu. Guru ini mendatangi panggilan penyidik Polsek Mojoagung untuk dimintai keterangan, Jumat (26/12)&lt;span id="fullpost"&gt; sekitar pukul 14.30. Guru mata pelajaran kesenian ini didampingi pengacaranya, Budi Prayitno SH. Selain Yy, ibunda Rangga, Sholikatin juga dimintai keterangan oleh penyidik. ''Ya, hari ini (kemarin, red) kami memeriksa para pihak," ungkap Kapolsek Mojoagung AKP Ibrahim Gani, Jumat (26/12) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara dua orang tersebut, Yy mendapat giliran pemeriksaan paling awal. Mengenakan seragam batik, Yy diperiksa di ruang unit Reskrim Polsek Mojoagung. Didampingi kuasa hukumnya, Yy dicecar sejumlah pertanyaan oleh Kanitreskrim, Ipda Sugeng. Materi pemeriksaan belum bisa diakses pers, karena berlangsung tertutup. Baru sekitar 2 jam kemudian, Yy bersama pengacaranya meninggalkan Mapolsek Mojoagung. Ketika keluar ruangan Reskrim, Yy setengah berlari menghindari kejaran wartawan. Ia juga tidak bersedia memberikan komentar apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat dikonfirmasi, Budi Prayitno mengatakan bahwa kliennya diperiksa seputar kronologis kejadian. Yy juga mengakui telah melakukan tamparan sebanyak empat kali. Namun menurut Budi, kliennya sama sekali tidak bermaksud melakukan penganiayaan. Tamparan itu muncul akibat emosi sesaat. Selain itu, lanjut Budi, ada faktor kenakalan korban yang memunculkan emosi Yy. Karena Rangga sudah beberapa kali tidak mengerjakan PR. ''Saya rasa tamparan itu tidak bermaksud menganiaya, karena masih ada unsur mendidik," ungkap Budi saat dikonfirmasi, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budi meminta penyidik agar kliennya dihukum seringan mungkin. Apalagi, korban dan keluarganya sudah tidak menuntut. Karena kasusnya sendiri sudah diselesaikan secara kekeluargaan oleh pihak sekolah, ditambah uang santunan sebesar Rp 2 juta. Apakah Yy akan dijerat dengan Pasal 352 UU KUHP tentang penganiayaan ringan? Budi tidak bersedia memastikan. ''Itu kewenangan penyidik. Tapi seharusnya memang seperti itu," ujar si pengacara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolsek Mojoagung, AKP Ibrahim Gani mengatakan, Yy telah ditetapkan sebagai tersangka. Karena rekaman video itu sudah bisa menjadi bukti yang dicantumkan dalam laporan polisi. Lalu apakah Yy akan dijerat dengan Pasal 352 KUHP tentang penganiayaan ringan, yang ancaman hukumannya hanya 3 bulan penjara? Gani belum bersedia memastikan. Untuk memutuskan pasal mana yang akan digunakan menjerat Yy, pihaknya masih memerlukan visum terhadap korban. Seandainya bekas tamparan pada wajah korban sudah hilang, Gani menegaskan, Yy tetap akan diproses. Bahkan tidak menutup kemungkinan, Pasal 352 bisa di-juncto kan ke Pasal 80 ayat 1 UU nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Pertimbangannya karena korban masih di bawah umur. ''Untuk Pasal 80 UU PA saja, ancaman hukumannya bisa mencapai 3 tahun 6 bulan" tegas Gani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, polisi belum melakukan penahanan terhadap Yy. Gani beralasan, penyidik memiliki beberapa pertimbangan untuk tidak menahan Yy. Antara lain tidak melarikan diri, tidak mempersulit jalannya penyidikan, atau tidak menghilangkan barang bukti. Selain itu, polisi masih berupaya menggali keterangan dari saksi lain. Seperti siswa di kelas yang menyaksikan langsung penganiayaan tersebut. "Untuk sementara kita belum melakukan penahanan. Karena masih menunggu perkembangan penyidikan," pungkasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Sholikatin, ibunda korban membenarkan bahwa putra sulungnya ditampar karena tidak menyerahkan PR Kesenian. Saat itu, Rangga ditugasi untuk membuat kerajinan dari tanah liat. Sebenarnya, Rangga sudah berusaha membuatnya. Termasuk membakar kerajinan tanah liat berbentuk patung tersebut. Sayangnya, saat dibakar, hasil karya Rangga malah pecah. Sehingga ia tidak mengumpulkan karya itu tepat pada waktunya. "Namun saya tidak menyangka juga jika Rangga sampai ditampar seperti itu," ungkapnya. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-4416441500424624199?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/4416441500424624199/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/guru-yy-menjadi-tersangka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4416441500424624199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4416441500424624199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/guru-yy-menjadi-tersangka.html' title='Guru Yy Menjadi Tersangka'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-3712375966021823882</id><published>2008-12-26T08:30:00.002+07:00</published><updated>2008-12-26T08:30:50.992+07:00</updated><title type='text'>Baru Direnovasi 3 Bulan, Sekolah Ambruk</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Baru tiga bulan direnovasi, Sekolah Dasar Negeri 3 Pamarayan, Kabupaten Serang ambruk akibat kontruksi atap baja yang tak sesuai bestek. Polisi masih menyelidiki ambruknya sekolah yang baru dipugar itu. Akibatnya pembagian rapor dilakukan di luar kelas.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambruknya sekolah terjadi malam. Handayani, Kepala SDN 3 Pamarayan mengaku bangunan tersebut dikerjakan oleh kontraktor yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Serang. Handayani menambahkan, renovasi menghabiskan dana sebesar Rp 176 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah siswa mengaku ketakutan apabila ruang yang lain juga ikut ambruk. Tiga kelas dan satu ruang guru yang hancur kini dipasangi garis polisi. Jajaran Kepolisian Sektor Pamarayan dan Polres Serang tengah meminta keterangan dari pihak kontraktor. liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-3712375966021823882?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/3712375966021823882/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/baru-tiga-bulan-direnovasi-sekolah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3712375966021823882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3712375966021823882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/baru-tiga-bulan-direnovasi-sekolah.html' title='Baru Direnovasi 3 Bulan, Sekolah Ambruk'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-1482547237944074339</id><published>2008-12-26T08:09:00.000+07:00</published><updated>2008-12-26T08:29:38.657+07:00</updated><title type='text'>Tercatut 'SMK Sodomi', Telkom Terusik</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Kasus pelecehan seksual yang terjadi di SMK Telkom Terpadu AKN Marzuki di Pati membuat PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) terusik. Karena dicatut namanya, Telkom buka suara.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munculnya kasus pencatutan nama Telkom tersebut, menurut Vice President Public and Marketing Communication PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Eddy Kurnia sangat mungkin dilakukan karena selama ini nama Telkom belum dipatenkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nama memang Telkomnya belum dipatenkan, tapi nama PT Telekomunikasi Indonesia Tbk itu sudah terdaftar. Kita hanya memberikan pemahaman pada masyarakat bahwa Telkom tidak ada kaitannya dengan SMK tersebut," ujar Eddy kepada wartawan di Rumah Nenek, Jalan Taman Cibeunying, Bandung, Rabu (24/12/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya, tambah Eddy, pihaknya meminta Telkom tidak dikaitkan dengan SMK tersebut. "Kami sangat menyesalkan kejadian tersebut. Namun kami tidak menyalahkan lembaganya (SMK -red). Yang kami sesalkan adalah peristiwanya," kata Eddy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walapun telah dicatut namanya, Eddy mengaku tidak akan melakukan tindakan hukum. "Kita tidak akan menuntut. Namun mengenai pematenan nama Telkom, akan kita pikirkan lagi," kata Eddy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga tahun 2008, Telkom hanya memiliki dua yayasan yang mengelola pendidikan. Yayasan tersebut adalah Yayasan Pendidikan Telkom serta Yayasan Sandhykara Putra Telkom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yayasan Pendidikan Telkom membawahi Institut Manajemen Telkom (IT Telkom), Institut Manajemen Telkom (IM Telkom) serta Politeknik Telkom dan Telkom Profesional Development Center yang semuanya ada di Bandung. Sedangkan Yayasan Sandhykara Putra Telkom mengelola 46 lembaga pendidikan di Bandung, Jakarta, Purwokerto, Malang, Banjarbaru, Medan dan Makasar. detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-1482547237944074339?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/1482547237944074339/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/tercatut-smk-sodomi-telkom-terusik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/1482547237944074339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/1482547237944074339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/tercatut-smk-sodomi-telkom-terusik.html' title='Tercatut &apos;SMK Sodomi&apos;, Telkom Terusik'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-7677063195428776293</id><published>2008-12-24T09:28:00.001+07:00</published><updated>2008-12-24T09:31:17.081+07:00</updated><title type='text'>Kasek-Humas Sabilillah Digembleng Jurnalistik</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Sabilillah Malang terus mangasah kemampuan tenaga akademisnya dengan kemampuan jurnalistik. Kemarin sebanyak 21 orang yang terdiri dari kepala sekolah TK, SD, SMP serta tim humas digembleng latihan menulis dan pembuatan press release.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatihan dilakukan di ruang pertemuan guru SD Sabilillah. Dalam pelatihan yang menghadirkan tim redaksi Radar Malang itu para tenaga akademis dan humas tampak antusias. Mereka tak beranjak sejak acara dibuka Direktur LPI Sabilillah Prof Dr Ibrahim Bafadhol hingga acara usai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof Ibrahim Bafadal di sela-sela membuka acara diklat ini mengatakan, sebagai lembaga pendidikan yang terus berkembang, LPI Sabilillah yang saat ini menaungi TK, SD, dan SMP bekerja keras mengembangkan SDM. Baik SDM guru maupun tenaga teknis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Menulis di media ini menjadi salah satu target pengembangan SDM di lingkungan LPI Sabilillah. Karena itu kami menarget semua guru dan tenaga teknis nanti mampu mengembangkan potensi dirinya lewat menulis di media massa,'' jelas guru besar Universitas Negeri Malang (UM) ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pelatihan yang berlangsung sehari itu, para guru dan humas belajar menulis berita hingga artikel. Selain mendengar paparan dan bedah redaksional koran Radar Malang, mereka juga praktik langsung membuat berita. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-7677063195428776293?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/7677063195428776293/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/kasek-humas-sabilillah-digembleng.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/7677063195428776293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/7677063195428776293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/kasek-humas-sabilillah-digembleng.html' title='Kasek-Humas Sabilillah Digembleng Jurnalistik'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-1152729896191079417</id><published>2008-12-24T09:10:00.000+07:00</published><updated>2008-12-24T09:13:43.987+07:00</updated><title type='text'>Bersepeda ke Sekolah ??</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Di film Laskar Pelangi yang fenomenal, guru-guru dan murid-murid sekolah menjadikan sepeda sebagai alat transportasi utama. Kini ketika isu pemanasan global mengemuka, bersepeda dipilih pelajar di Kota Bandung untuk berpartisipasi mengurangi polusi.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersepeda ke sekolah itu seru, kata Maliqa Rizqi Anindita (15), Ketua OSIS SMA Taruna Bhakti, Bandung. Maliqa tertarik bersepeda ke sekolah setelah ikut menjadi panitia kegiatan Let s Go Bike yang diselenggarakan 25 Oktober lalu. Waktu acara, saya malah tidak ikut bersepeda. Sebab saya sibuk mengurusi acara, kata Maliqa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uniknya lagi, saat itu ia belum punya sepeda. Namun, ia kemudian tertarik menggunakan sepeda setelah melihat antusiasme peserta acara. Saya kemudian membeli sepeda yang biasa dulu, jadi harganya tidak terlalu mahal, kata Maliqa yang tinggal di Awiligar, yakni daerah di Bandung bagian utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat pertama bersepeda ke sekolah, orangtua Maliqa sempat khawatir. Maklum, jarak Awiligar ke SMA Taruna Bhakti yang terletak di Jalan LRE Martadinata cukup jauh untuk ditempuh dengan bersepeda. Padahal, kondisi lalu lintas belum aman bagi para pengendara sepeda. Kekhawatiran orangtua Maliqa juga disebabkan kondisi udara yang sudah tercemar polusi. Namun, saya bilang ke orangtua, kalau memang khawatir polusi harusnya kita juga melakukan sesuatu untuk mengurangi polusi, kata Maliqa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Maliqa, bersepeda menjadi lebih menyenangkan karena ia tidak sendirian. Apalagi, setelah kegiatan, jumlah pengguna sepeda meningkat. Bersepeda jadi seru . "Kami memang belum bersepeda setiap hari. Tetapi dalam satu minggu, pasti ada hari bersepeda," kata Maliqa. Bukannya capek, Maliqa justru mengaku bersepeda membuat badan segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama teman-teman yang sudah bersepeda, Maliqa juga mengajak teman lain yang belum bersepeda. Untuk mengajak teman, kami sampai bela-belain menginap di rumah rumahnya. Dengan menginap, pagi-pagi kami berangkat bersepeda bersama, ujar Maliqa yang kini sering ikut ngumpul dengan komunitas Bike to Work Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun depan, kami berencana membentuk komunitas Bike To School. "Untuk itu, ami minta saran dari komunitas Bike to Work," kata Maliqa. Sebab itu, Maliqa antusias ketika diundang untuk mengikuti Ngagoe5apedah (baca ngagoesapedah), yakni acara bersepeda bersama yang digelar SMAN 5 Bandung, Minggu (21/12) lalu. Kegiatan ini diikuti sekitar 150 pelajar SMAN 5 dan sekolah lain yang diundang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh SMAN 5, kegiatan bersepeda dipilih setelah polling yang melibatkan 700 siswa di sekolah tersebut. Dari 700 siswa, sekitar 500 siswa memilih kegiatan bersepeda. "Selain polling, kami juga terinspirasi oleh kegiatan bersepeda yang sudah lebih dulu dilakukan oleh SMA Taruna Bhakti," kata ketua panitia Ngagoe5apedah, Kinanti Adyawardhani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kinan mengatakan, bersepeda merupakan cara mudah untuk ikut mengurangi dampak perubahan iklim. "Dengan bersepeda, kita ikut mengurangi polusi," kata Kinan. Untuk memperkuat pesan kampanye, mereka mengajak Putri Indonesia Lingkungan 2008 Ayu Diandra Sari dan finalis Putri Indonesia dari Jawa Barat Astri Megatari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua Putri Indonesia tersebut mengaku bersemangat ikut kegiatan. Secara pribadi saya kaget sewaktu mendapat undangan dari mereka. Ternyata dari para pelajar SMA, muncul ide kegiatan untuk ikut berpartisipasi dalam pengurangan pemanasan global. Padahal, selama ini banyak generasi muda yang cuek terhadap isu ini, kata Ayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astri menambahkan, acara itu sangat bagus untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Kota Bandung terkait pengurangan polusi udara. "Kegiatan ini juga bisa mendorong pelajar sekolah lain untuk melakukan hal serupa," kata Astri.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak berhenti di kegiatan seremonial, para pelajar itu juga berniat menyampaikan aspirasi pada Wali Kota Bandung. Kami ingin menagih janji pembuatan jalur khusus sepeda atau bike line yang disampaikan pemerintah kota Bandung saat kegiatan bersepeda bersama yang diselenggarakan SMA Taruna Bhakti, kata panitia Ngagoe5apedah Siti Nuraisyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petisi ini tidak hanya disuarakan oleh SMAN 5 tetapi juga oleh beberapa sekolah lain. "Setelah kegiatan Ngagoe5apedah, kami akan berkeliling ke sekolah lain untuk minta dukungan tanda tangan," lanjut Siti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan bersepeda ke sekolah ini mendapat dukungan penuh dari Ketua Komunitas Bike To Work Bandung, Satiya Adi Wasana yang akrab disapa Tiyo. Apalagi, menurut Tiyo, saat ini masih sulit untuk mengajak anak-anak ke sekolah menggunakan sepeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini terkait gaya dan pandangan hidup. Bagi sebagian besar pelajar, ke sekolah menggunakan sepeda motor atau mobil masih menjadi pilihan," kata Tiyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, saat ini penggunaan sepeda tidak selalu didasari alasan tidak mampu membeli sepeda motor atau mobil. Yang mampu beli sepeda motor atau mobil pun memilih bersepeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebab, bersepeda sudah menjadi gaya hidup untuk lebih ramah lingkungan. Bersepeda itu keren," kata Tiyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ia mengakui, saat ini infrastruktur kota belum ramah sepeda. "Kami berharap adanya jalur khusus sepeda serta tempat parkir khusus sepeda. Saat ini kalau bersepeda kami masih berbagi jalan dengan sepeda motor dan mobil. Saat parkir, kami juga harus mencari pohon atau tiang karena tidak ada tempat khusus,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-1152729896191079417?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/1152729896191079417/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/bersepeda-ke-sekolah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/1152729896191079417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/1152729896191079417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/bersepeda-ke-sekolah.html' title='Bersepeda ke Sekolah ??'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-8272697770090511205</id><published>2008-12-23T11:13:00.001+07:00</published><updated>2008-12-24T09:32:12.935+07:00</updated><title type='text'>Sukabumi Kekurangan Guru</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Jumlah guru untuk mata pelajaran eksakta, seperti matematika, kimia dan fisika di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, masih kurang. Berbeda dengan guru pelajaran bidang sosial jumlahnya melimpah.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perbandingan guru dan murid sudah cukup, tetapi masih kekurangan guru eksakta," kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&amp;K) Kabupaten Sukabumi, Maman Abdurahman, di Sukabumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, kekurangan tenaga guru tersebut terutama untuk mata pelajaran Biologi, IPA, Fisika, Kimia dan Matematika. Namun, kata dia, masalah kekurangan tenaga guru tersebut sedang dicarikan solusinya oleh Dinas P&amp;K Kabupaten Sukabumi, supaya guru eksakta yang ada saat ini tidak lagi kerepotan untuk membagi waktu dengan kelas yang lain. "Kekurangan guru eksakta bisa mencapai sepertiga dari yang seharusnya. Sementara, guru mata pelajaran sosial jumlahnya melebihi dibandingkan yang dibutuhkan," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maman menyebutkan, untuk memindahkan guru mata pelajaran tertentu dan memasukkan yang ahlinya tidak mudah, bahkan membutuhkan waktu yang relatif lama. "Belum lagi, saat ini sejumlah ketentuan dan perundangan mengatur secara ketat langkah perpindahan sehingga kami harus berhati-hati," ucap Maman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, profesi guru saat ini mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Pada tahun 2009 mendatang pemerintah berencana akan menaikkan gaji para guru sekitar 100 persen dari gaji semula. "Bila gaji guru naik, maka anggaran untuk gaji guru dan pegawai di bidang pendidikan bisa mencapai Rp800 miliar. Belum lagi angggaran untuk sertifikasi," tutur Maman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan meningkatnya penghasilan guru, ia berharap para guru dapat meningkatkan kinerjanya dalam mengajar, sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan siswa, yang dapat bersaing dengan pelajar lainnya di daerah lain. mediaindonesia.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-8272697770090511205?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/8272697770090511205/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/jumlah-guru-untuk-mata-pelajaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/8272697770090511205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/8272697770090511205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/jumlah-guru-untuk-mata-pelajaran.html' title='Sukabumi Kekurangan Guru'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-737266212952973824</id><published>2008-12-23T08:26:00.002+07:00</published><updated>2008-12-24T09:33:13.838+07:00</updated><title type='text'>Beroperasi dengan Segala Keterbatasan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;SUARA celoteh anak terdengar bersautan dari sebuah ruang kelas di SDN Ngadirejo II kemarin (22/12) siang. Di ruang kelas inilah, sejak 2005 lalu aktivitas PG ini ndompleng. Untuk aktivitas pendidikan nonformal, tengah ruang kelas ini digelari karpet merah berukuran sekitar 2mx5m.&lt;span id="fullpost"&gt; Karpet ini pun terasa lembab karena lapisan paling atas tegel ruang kelas ini mengelupas dan tak kedap air. Bahkan, di sisi timur laut ruang kelas ini terdapat onggokan tanah yang menutup tebal permukaan tegel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah karpet yang berfungsi sebagai tempat duduk inilah dipasang empat meja berkaki pendek. Ukuran meja ini terlihat njomplang dengan meja guru dan lemari yang berukuran standar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada gambar maupun aksesoris di sekeliling tembok ruang kelas PG ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh dinding dibiarkan mulus. Kalau ada, mungkin gambar tersebut tak bisa dilekatkan di dinding yang sebagian besar kulit temboknya mengelupas. Tak hanya dinding kelasnya. Sejumlah sisi langit-langit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ruang kelas ini juga berlobang karena eternit penutupnya tak bisa lekat dengan kayu konstruksinya yang mulai lapuk di makan usia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau tidak karena perjuangan, mungkin guru PG ini tidak akan mampu bertahan lama. Betapa tidak, uang sekolah PG ini hanya Rp 3.500 per bulan. Dengan anak asuh yang berjumlah 10 anak, uang terkumpul setiap bulan hanya Rp 35 ribu. Itu pun tidak semua anak asuhnya membayar. ''Terkadang, ada yang tidak bayar,'' kata Nur Hayati, 27, guru PG setempat. Dia adalah generasi ke tiga yang mengajar di PG ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain tak bayar, paling sering uang pecahan logam Rp 500 yang dibawa anak asuhnya dari rumah hilang. Jadinya, pembayaran nggak jangkep cuma Rp 3 ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari uang sekolah yang terkumpul tersebut, Rp 30 ribu dipakai untuk gajinya. Sementara Rp 5 ribu untuk uang kas PG. Gaji sebesar itu tentu tak cukup untuk biaya transportasi Nur yang tiap hari harus pulang-balik dengan motor dari rumahnya yang berjarak sekitar 1km. Untuk kesejahteraan guru PG ini, SDN Ngadirejo menyisihkan dana biaya operasional siswa (BOS) untuk sang guru. Tahun ini, misalnya, Nur menerima honor tambahan sebanyak tiga kali yang besarnya masing-masing Rp 50 ribu per bulan. Karena honor dari SDN Ngadirejo yang tak pasti itulah, ibu dua anak ini selalu bilang gaji yang diterima berupa uang yen, yang diasumsikan mata uang Jepang, setiap kali ditanya tentang imbalasan jasa mengajar. ''Padahal, yen dimaksud adalah yen ono (kalau ada, Red),'' kata dia sambil tertawa lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dana yang dimiliki sangat minim, tidak ada makan bersama di PG ini. Juga, rekreasi yang umumnya dihelat setiap tahun ajaran baru pada PG yang memiliki finansial cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kalau ada sedikit rezeki, biasanya saya yang justru membawa masakan dari rumah untuk makan bersama,'' tandas wanita lulusan SMKN 2 Tuban jurusan sekretaris ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarana bermain dan piranti tulis-menulis juga sangat terbatas. Saat membuka lemari di kelas ini, wartawan koran ini hanya menyaksikan tumpukan buku gambar, sekeranjang bola kecil, dan bola basket. Tidak ada alat pewarna seperti crayon, pensil warna, maupun spidol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minimnya sarana tersebut karena nyaris tak ada dana yang bisa mendukung aktivitas PG. Uang kas yang terkumpul Rp 5 ribu per bulan dibelanjakan untuk keperluan anak asuhnya. Seperti rak sepatu dan permainan. Lebih memprihatinkan lagi, sebagian permainan yang dibeli dengan dana kas yang terkumpul tersebut, sebagian hilang karena hanyut saat banjir Desember 2007 lalu. Selain rawan banjir, ayunan yang dimiliki PG ini juga raib karena dicuri orang. Ayunan ini adalah salah satu dari tiga permainan stasioner yang diberikan Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban. Dua permainan lainnya adalah jungkit dan komedi putar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperkuat finansial PG yang dikelolanya, Nur pernah berencana menaikkan uang sekolah menjadi Rp 4 ribu per bulan. ''Orang tua baru dengar uang sekolah naik Rp 500, sudah ada satu anak yang mau keluar,'' kata wanita kelahiran 11 November 1981 ini. Karena khawatir kenaikan itu berakibat buruk terhadap aktivitas sekolahnya, Nur membatalkan kenaikan tersebut. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-737266212952973824?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/737266212952973824/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/pg-ceria-sekolah-kawasan-banjir-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/737266212952973824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/737266212952973824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/pg-ceria-sekolah-kawasan-banjir-yang.html' title='Beroperasi dengan Segala Keterbatasan'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-907361416602586020</id><published>2008-12-23T08:03:00.000+07:00</published><updated>2008-12-23T08:19:32.701+07:00</updated><title type='text'>Sekolah Inklusi Harus Punya Kurikulum Sendiri</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Sekolah yang menerima pelajar inklusi atau berkebutuhan khusus seharusnya mempunyai kurikulum berbeda dan metode khusus. Sebab, para siswa inklusi itu memiliki karakteristik tersendiri. Jika tidak ada pembedaan kurikulum, sangat mungkin tujuan pembelajaran tidak akan tercapai.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan itu disampaikan Direktur PSLB (Pendidikan Sekolah Luar Biasa) Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah Depdiknas Ekodjatmiko Sukarso pada acara sosialisasi penggunaan model pembelajaran lesson study di Sekolah Galuh Handayani kemarin (22/12). ''Siswa yang berkebutuhan khusus kan beda dengan siswa lain. Mereka punya karakteristik tersendiri,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, karakteristik itu yang harus dipahami setiap sekolah. Terutama sekolah-sekolah umum yang ditunjuk untuk menampung siswa berkebutuhan khusus. Kalau tidak mempunyai metode khusus, tujuan pembelajaran tidak akan pernah tercapai. ''Ada yang gaya belajarnya cepat sekali, ada yang lambat sekali. Karena itu, sekolah harus mempunyai kurikulum dan metode khusus,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu metodenya adalah pembelajaran lesson study. Pembelajaran tersebut menggunakan metode pendekatan secara personal. Selain itu, siswa diajari berkreativitas dengan metode pembelajaran interaktif. ''Dengan cara itu, siswa diharapkan tidak akan tertekan ketika berada di sekolah,'' jelas Ekodjatmiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus untuk kurikulum, lanjut dia, sekolah bisa menyesuaikannya dengan masing-masing karakteristik daerah atau wilayah setempat. Contohnya, di wilayah industri, kurikulumnya bisa terkait industri tetapi yang dikhususkan untuk anak berkebutuhan khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menambahkan, anak-anak berkebutuhan khusus yang bersekolah di sekolah umum juga tidak dilarang. Namun, dia berharap mereka mendapatkan fasilitas yang sama seperti di sekolah inklusi. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-907361416602586020?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/907361416602586020/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/sekolah-inklusi-harus-punya-kurikulum.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/907361416602586020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/907361416602586020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/sekolah-inklusi-harus-punya-kurikulum.html' title='Sekolah Inklusi Harus Punya Kurikulum Sendiri'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-8175246501148408442</id><published>2008-12-22T08:09:00.000+07:00</published><updated>2008-12-22T08:46:59.150+07:00</updated><title type='text'>Kelas Rusak 39.861 Siswa Terancam</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Dunia pendidikan di Wonogiri menghadapi masalah serius. Hingga 2008 ini tercatat ribuan ruang kelas di 403 sekolah dasar (SD) rusak parah. Ini menjadi masalah besar bagi 39.861 siswa yang saban hari menimba ilmu di kelas tersebut.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merunut data yang diterima Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Wonogiri dari Dinas Pendidikan 1.496 ruang kelas yang rusak tersebut terdiri dari berbagai kategori. Ke-1.496 ruang kelas rusak itu terdapat di 403 SD negeri dan swasta yang tersebar di 25 kecamatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang kelas rusak itu terdiri dari tiga kategori. Ada 711 kelas yang dilaporkan rusak berat, 450 ruang kelas yang rusak sedang dan 135 ruang kelas yang masuk dalam kategori rusak ringan. Kerusakan dalam skala berat terdapat di 27 SD di Kecamatan Tirtomoyo. Di 27 sekolah itu disebutkan terdapat 64 ruang kelas yang rusak berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang Kecamatan Giriwoyo menduduki tempat kedua. Dari 25 SD, terdapat 58 ruang kelas yang rusak berat. Kecamatan Girimarto berada di urutan ketiga. Dari 16 SD, terdapat 47 ruang kelas yang rusak berat. Wonogiri di tempat keempat dengan 40 ruang kelas rusak berat. Kerusakan itu terjadi di 21 sekolah. Kerusakan dalam skala berat juga terdapat di 21 kecamatan lainnya di Wonogiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecamatan yang paling sedikit mengoleksi jumlah ruang kelas rusak berat adalah Nguntoronadi. Dari 12 sekolah dasar di kecamatan itu, yang dilaporkan mengalami kerusakan dalam skala berat hanya dua ruang kelas saja. "Angka-angka itu berasal dari data yang saya dapat dari Dinas Pendidikan Wonogiri," ujar Ketua FPKS DPRD Wonogiri Hamid Noor Yasin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamid menyatakan pemkab harus memberi perhatian serius atas kerusakan yang terjadi.Dia juga meminta eksekutif mengalokasikan anggaran yang memadai untuk proses rehabilitasi ruang-ruang kelas itu. Pendidikan merupakan hal yang harus diprioritaskan oleh pemerintah. Terutama untuk tingkat pendidikan dasar. "Kalau sarana dan prasarana pendidikan yang ada berkualitas, maka proses belajar dan mengajar akan berjalan dengan baik. Dan itu akan menghasilkan mutu pendidikan yang berkualitas pula," imbuhnya. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-8175246501148408442?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/8175246501148408442/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/kelas-rusak-39861-siswa-terancam.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/8175246501148408442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/8175246501148408442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/kelas-rusak-39861-siswa-terancam.html' title='Kelas Rusak 39.861 Siswa Terancam'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-5299425853661429155</id><published>2008-12-20T08:14:00.000+07:00</published><updated>2008-12-20T08:25:02.042+07:00</updated><title type='text'>Guru SMUN Tendang Rusuk Muridnya</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Kekerasan oknum guru terhadap muridnya kembali terjadi. Kali ini korbannya menimpa Sarah Saud Arafah (16) seorang siswi sebuah SMU Negeri di Kota Banyuwangi. Oknum guru berinisial SG melempar kunci dan menendang tulang rusuk siswi tersebut.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari keterangan korban, dirinya tidak mengetahui secara pasti penyebab kemarahan guru yang mengajar Bahasa Inggris itu. Peristiwa itu terjadi begitu saja setelah dirinya bersama teman-temannya merayakan ulang tahun salah satu teman sekelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat itu pak SG datang dan masuk kelas, ketika melihat teman sebangku saya tertawa pak SG langsung marah," ujar Sarah, di sela-sela menjalani pemeriksaan di Polres Banyuwangi, Jalan Brawijaya Jumat sore (19/12/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian, sambung Sarah, oknum guru tersebut melemparkan kunci ke arahnya. Untung lemparan itu meleset. Tak puas, oknum guru itu mendatangi Sarah dan menendangnya di bagian rusuk kanan. Korban mengaku merasakan sakit yang luar biasa akibat tendangan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya korban yang tinggal di Rogojampi ini pulang diantar temannya. Sesampainya di rumah diapun bercerita pada ibunya, Mariam Ambarang. Tak terima dengan apa yang dialami putrinya, Mariam mengajak putrinya ke Polres Banyuwangi untuk melaporkan perbuatan oknum guru tersebut. "Saya ingin dia dihukum setimpal," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petugas polres langsung mengantar korban untuk melakukan visum. Usai melakukan visum korban langsung dimintai keterangan di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Banyuwangi. Hingga saat ini korban masih menjalani pemeriksaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Kukuh Sugiarto Kurniawan mengatakan, pihaknya masih belum melakukan pemeriksaan pada terlapor. Pihaknya juga masih belum menetapkan SG sebagai tersangka dalam perkara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita masih menunggu hasil visum, sementara masih korban yang kita mintai keterangan," ujarnya di Mapolres Banyuwangi. detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-5299425853661429155?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/5299425853661429155/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/guru-smun-tendang-rusuk-muridnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5299425853661429155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5299425853661429155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/guru-smun-tendang-rusuk-muridnya.html' title='Guru SMUN Tendang Rusuk Muridnya'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-7322927708132845025</id><published>2008-12-20T07:53:00.001+07:00</published><updated>2008-12-20T08:15:19.779+07:00</updated><title type='text'>Belajar di Balik Bilik Bambu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SUxHDwVPZfI/AAAAAAAAAww/XIeE_H5drrI/s1600-h/bambu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 88px; height: 55px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SUxHDwVPZfI/AAAAAAAAAww/XIeE_H5drrI/s320/bambu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281674592837920242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dari balik dinding kelas yang terbuat dari bilah-bilah bambu, Dedi seakan malu-malu ingin mengatakan: "Inilah ruang kelasku!" Dengan lantai dan atap seadanya, di ruangan inilah para murid Sekolah Dasar Katolik Malaka Tengah Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, menuntut ilmu. &lt;span id="fullpost"&gt;Sekat antarkelas dan dinding bambu, memang tak bisa membuat para murid berkonsentrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para guru saat ini hanya bisa mengelus dada. Sudah lima tahun dana perbaikan diajukan ke pemerintah daerah. Belasan proposal pun telah dikirimkan ke para donatur, tapi hasilnya masih nihil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasib yang hampir sama dirasakan puluhan siswa SD Dusun Dendeng, Desa Noelbaki, Kupang, NTT. Malah keadaannya lebih parah. Selain bangunan yang sangat memprihatinkan, para siswa harus belajar sambil berdiri karena tidak mempunyai bangku. Memang lelah kalau harus berdiri seharian. Para guru pun kerap mengizinkan mereka untuk beristirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri Lamaknen, Kecamatan Weluli, Kabupaten Belu, NTT, juga kini waswas. Gedung sekolah mereka terancam ambruk setelah 13 tahun silam terkena gempa. Boleh dikatakan, 13 tahun tanpa adanya perbaikan. Kini, setiap ada angin kencang, para murid terkadang menyelamatkan diri. Mereka khawatir tertimpa bangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar di tengah rasa khawatir memang tidak menyenangkan. Kepala sekolah mengaku telah belasan kali mengajukan dana perbaikan. Namun, harapan tinggallah harapan. liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-7322927708132845025?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/7322927708132845025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/belajar-di-balik-bilik-bambu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/7322927708132845025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/7322927708132845025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/belajar-di-balik-bilik-bambu.html' title='Belajar di Balik Bilik Bambu'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SUxHDwVPZfI/AAAAAAAAAww/XIeE_H5drrI/s72-c/bambu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-2918489238301558318</id><published>2008-12-19T09:17:00.002+07:00</published><updated>2008-12-19T09:21:02.328+07:00</updated><title type='text'>Kelas Terbatas, Siswa Tunggu Giliran Belajar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SUsE8LwzG5I/AAAAAAAAAwg/cYaRX6tBt74/s1600-h/kasian.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 95px; height: 68px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SUsE8LwzG5I/AAAAAAAAAwg/cYaRX6tBt74/s320/kasian.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281320420018166674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kondisi Sekolah Dasar Kelas Jauh Omu, Gumbasa, yang terletak di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, amat jauh dari kata memadai. Hampir mirip nama yang di sandang, kelas jauh. Beratapkan daun Rumbia, para siswa menuntut ilmu setiap harinya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasrik Hoti, salah seorang pengajar, terpaksa menahan beberapa muridnya di luar kelas saat ruang kelas sedang digunakan para siswa lainnya. Maklum, ruangan kelas sangat terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, keterbatasan fasilitas tak membuat semangat pada murid menjadi surut. Mereka tetap giat belajar di sekolah berdinding anyaman bambu itu. Melihat semangat ini, para pendidik terus berupaya agar bangunan sekolah mendapat perhatian pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih di provinsi yang sama, kondisi sekolah rusak juga dialami SD Negeri Malangga Selatan, di Kabupaten Tolitoli. Sekolah yang terletak di Kecamatan Galang ini dibangun lima tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari seratus murid di sekolah ini harus berbagi ruang kelas. Mereka juga harus sabar belajar di ruangan berdinding papan dan anyaman bambu. Apalagi saat musim hujan tiba, proses belajar-mengajar terganggu dengan atap seng tua yang kerap bocor. Tak ayal, alas kaki menjadi kotor karena kelas berlantai tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para guru mengaku sering mendengar adanya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Namun, dana tersebut belum bisa dinikmati untuk membangun gedung sekolah yang lebih layak. liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-2918489238301558318?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/2918489238301558318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/kelas-terbatas-siswa-tunggu-giliran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2918489238301558318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2918489238301558318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/kelas-terbatas-siswa-tunggu-giliran.html' title='Kelas Terbatas, Siswa Tunggu Giliran Belajar'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SUsE8LwzG5I/AAAAAAAAAwg/cYaRX6tBt74/s72-c/kasian.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-5603643238925508166</id><published>2008-12-19T07:56:00.000+07:00</published><updated>2008-12-19T08:01:02.634+07:00</updated><title type='text'>Tuang Mading ke Blog</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Demi mengkampayekan penggunaan internet secara kreatif dan produktif di kalangan pelajar, Bandung Blog Village (BBV) merangkul anak-anak SMA dan SMK untuk mengikuti workshop Bandung Blog Vaganza (BBV) 2008 di ITB, Sabtu (20/12/2008) akhir pekan ini. Salah satu tujuan workshop tersebut adalah menginternetkan mading sekolah.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami lihat usia SMA/SMK semangat dalam menciptakan hasil karya sedang bagus-bagusnya. Apalagi ini berkenaan dengan keseharian mereka yakni mading. Di mana kegiatan sekolah biasanya dipublikasikan lewat mading sekolah masing-masing," kata Ketua Pelaksana Bandung Blog Vaganza 2008 Ihwanul Iman, Kamis (18/12/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ihwanul, dengan adanya workshop ini memberikan semacam alternatif untuk mereka bahwa berita yang mereka kenal selama ini dalam bentuk mading sekolah bisa dijadikan online via internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekaligus sebagai prestise sekolahnya juga yang terpublikasikan aktifitas siswa-siswinya di sekolahnya," jelas Ihwanul yang juga menjabat sebagai perdana menteri dalam susunan pemerintahan BBV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencananya sebanyak 50 SMA dan SMK di Bandung dan 150 orang siswa-siswi menjadi target peserta workshop. Tak hanya workshop, BBV juga akan melombakan mading para peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita arahkan untuk mereka membuat mading online, hosting dan domain sudah kita sediakan. Waktu perlombaan dari tanggal 22 Desember 2008 hingga 10 Januari 2009," pungkas Ihwanul. detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-5603643238925508166?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/5603643238925508166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/tuang-mading-ke-blog.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5603643238925508166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5603643238925508166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/tuang-mading-ke-blog.html' title='Tuang Mading ke Blog'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-2577247910562103478</id><published>2008-12-18T09:11:00.002+07:00</published><updated>2008-12-18T09:15:13.968+07:00</updated><title type='text'>Tiga Ruang Belajar Ambruk Tiba-Tiba</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SUmyFVbVxYI/AAAAAAAAAwQ/2FlOjnecbHQ/s1600-h/ambruk.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 84px; height: 61px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SUmyFVbVxYI/AAAAAAAAAwQ/2FlOjnecbHQ/s320/ambruk.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5280947842789524866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tiga ruangan kelas di Blora, Jawa Tengah, belum lama ini ambruk secara tiba-tiba. Namun saat itu tak ada korban jiwa karena para murid telah usai belajar. Gedung yang rapuh dan sudah tua menjadi penyebab ambruknya tiga bangunan kelas Sekolah Dasar Negeri Sambeng 2 Todanan, Blora.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini sedikitnya 56 siswa mengungsi belajar. Sisanya, memanfaatkan dua kelas yang masih bisa digunakan. Tapi, kondisinya pun memprihatinkan. Ruangan yang sempit disekat-sekat, dijadikan tempat menimba ilmu puluhan murid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang belajar yang beralaskan tanah menjadi hiasan kaki-kaki mungil dengan sepatu lusuh. Sarana belajar yang ada terkesan sangat sederhana. Kendati begitu, para murid masih bersemangat menimba ilmu dalam kondisi penuh keterbatasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian lagi terpaksa mengungsi ke sebuah rumah. Di rumah milik warga ini mereka lebih aman belajar, dibanding di gedung sekolah yang terancam roboh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga ruangan kelas yang ambruk, kini dibiarkan. Pihak sekolah mengaku pernah mengusulkan ke Dinas Pendidikan terkait untuk meminta dana perbaikan. Pantas saja bangunan SD tersebut ambruk. Karena sejak tahun 1978 tak pernah mendapatkan dana perbaikan. "Pemerintah sudilah kiranya terjun ke bawah melihat kondisi lapangan sebenarnya," ujar Edy Mulyono, Kepala Sekolah SDN Sambeng 2 Todanan kab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara saat dihubungi via telepon oleh reporter SCTV Bayu Sutiyono, Kamis (18/12) pagi, pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Nasional Blora Ratnani Widowati mengaku sudah mengetahui masalah itu. Ia mengatakan, pihaknya tahun ini sudah melakukan survei terhadap sekolah-sekolah yang bangunannya rusak. Hanya saja, ia mengakui baru dua bangunan sekolah yang telah diperbaiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di ujung telepon lainnya, Edy Mulyono mengungkapkan para muridnya hingga saat ini masih belajar dalam kondisi memprihatikankan. Ia pun mengungkapkan, sekolahnya telah menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Hanya saja, ia mengakui karena jumlah muridnya sedikit, maka dana BOS yang diterima juga kecil. liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-2577247910562103478?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/2577247910562103478/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/tiga-ruang-belajar-ambruk-tiba-tiba.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2577247910562103478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2577247910562103478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/tiga-ruang-belajar-ambruk-tiba-tiba.html' title='Tiga Ruang Belajar Ambruk Tiba-Tiba'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SUmyFVbVxYI/AAAAAAAAAwQ/2FlOjnecbHQ/s72-c/ambruk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-2556434926671229936</id><published>2008-12-18T08:54:00.000+07:00</published><updated>2008-12-18T08:55:37.697+07:00</updated><title type='text'>Hamil, Siswa SD Dikeluarkan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Diduga berbadan dua, salah seorang siswa kelas 6 sebuah SD di Jombang dikeluarkan dari sekolah. Tindakan yang tidak berpihak pada korban kekerasan dalam rumah tangga ini tengah ditangani Dewan Pendidikan Jombang. Alasannya, siswa ini masih perlu pendampingan dan pendidikan berkelanjutan.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ungkapan tersebut disampaikan Ketua Dewan Pendidikan Jombang, Abdul Mukhid Djaelani, kemarin. Dia mengaku jengkel dengan tindakan sekolah yang berbuat tidak adil terhadap siswa tersebut. Seharusnya, siswa yang diduga hamil ini dikomunikasikan untuk upaya pendampingan dan keberlangsungan pendidikannya. ''Bukan langsung dikeluarkan, apalagi kasus ini hanya diselesaikan di internal sekolah,'' cetus Mukhid bernada kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa siswa ini? Sesepuh Muhammadiyah yang terkenal berani dalam bersikap ini tidak bersedia menjelaskan secara rinci. Hanya disampaikan bila saat ini degradasi moral di Jombang semakin mengkhawatirkan. Kasus asusila semakin berkembang di masyarakat bahkan sudah merembet pada siswa SD. Degradasi moral ini salah satunya diakibatkan memudarnya unsur keteladanan para tokoh dan penanggungjawab, seperti guru, pendidik, orangtua dan tokoh masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Sungguh kejam guru yang memperlakukan korban kekerasan ini, seharusnya ada solusi bijak yang bisa dipertanggungjawabkan,'' tandasnya. Paling tidak, kata Mukhid, solusi itu mampu menyiasati keberlangsungan pendidikan siswa korban kekerasan dimaksud, apakah bersekolah di rumah sendiri atau bersekolah di rumah guru. Keberlangsungan pendidikan ini sekaligus pendampingan aklak dan meringankan beban psikologis yang dialami korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itulah pihaknya mengimbau kepada organisasi yang bergerak di bidang kekerasan dalam rumah tangga ini untuk bersikap lebih proaktif di masyarakat. Dengan menyampaikan pentingnya keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Terutama penanaman keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT agar bisa membentengi dari segala macam cobaan dan gangguan hidup. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-2556434926671229936?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/2556434926671229936/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/hamil-siswa-sd-dikeluarkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2556434926671229936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2556434926671229936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/hamil-siswa-sd-dikeluarkan.html' title='Hamil, Siswa SD Dikeluarkan'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-8170598671531142210</id><published>2008-12-18T08:51:00.000+07:00</published><updated>2008-12-18T08:54:04.045+07:00</updated><title type='text'>Dendam, Guru Aniaya Siswa</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Aksi penganiayaan guru terhadap siswa kembali terjadi. Gara-gara dendam lantaran anaknya diinjak-injak saat mengikuti malam takbiran pada Hari Raya Idul Fitri lalu, Pujianto, guru Bahasa Inggris SMPN 2 Megaluh, tega memukul Gita Eka Pratama, siswa kelas 9G. Kejadian berlangsung di di depan ruang otomotif sekolah setempat. Akibatnya, korban babak belur.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabu (17/12) kemarin, perlakuan tidak menyenangkan ini dilaporkan keluarga korban ke Polsek Megaluh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian ini bermula dari rasa sakit yang diderita putra bungsu Pujianto, Galang (8 tahun). Yang bersangkutan mengeluh sakit pada perut dan ulu hati secara terus menerus. Hal itu dirasakan anaknya setelah menerima perlakuan kasar, yaitu diinjak-injak Gita. Peristiwa itu terjadi pada saat mengikuti malam takbir Idul Fitri di salah satu Musala Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh, Oktober silam. Untuk diketahui, Gita yang notabene murid Pujianto memang tinggal berdekatan satu kampung di Desa Pacarpeluk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa tidak terima, Pujianto pun menyuruh Gita dan kedua orangtuanya untuk meminta maaf atas ulah tersebut. Namun, permintaan itu tidak pernah dituruti. Hingga pada Selasa (9/12) kemarin, dirinya melihat Gita bersama teman-teman sekelas sedang duduk santai di depan ruang otomotif. Tanpa mengawali berbicara, Gita langsung ditempeleng beberapa kali pada bagian wajah. Tidak hanya itu, Gita yang sedianya akan mengikuti praktik komputer ini ditendang hingga terjungkal. Akibatnya pipi kanan, paha dan kakinya mengalami memar dan bengkak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gita juga merasakan kepalanya pusing terus menerus sehingga tidak masuk sekolah beberapa hari. Bahkan sesekali dirinya merasa mual dan terasa ingin muntah. ''Saya dituduh menginjak anaknya. Padahal waktu itu sedang bermain bersama dan tiba-tiba lampu musala mati mendadak, saling dorong dan ada yang terinjak,'' tutur Gita, saat diperiksa di Mapolsek Megaluh, Rabu (17/12) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik Ismuntoyo maupun Suciamah, orangtua Gita, mengaku tidak mengetahui bila anaknya dianiaya gurunya sendiri di sekolah. Dia sangat menyesalkan tindakan guru ini yang dilakukan di sekolah tanpa melakukan klarifikasi latar belakang permasalahannya. Karena itu mereka melaporkan aksi pemukulan sang guru tersebut agar kasus serupa tidak terulang. Mereka juga berharap laporan itu ditindaklanjuti penyidik polsek. Jika terbukti unsur pidananya, keluarga berharap agar kasus itu harus sampai ke meja hijau. ''Saya tahunya kemarin, setelah anak saya sakit dan tidak bersekolah,'' cetus Suciamah lirih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Kapolsek Megaluh, AKP Sutikno, didampingi Kanitreskrim, Aiptu Darmono, ketika dikonfirmasi membenarkan laporan penganiayaan tersebut. Sejauh ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap korban. Penyidik juga melengkapi bukti dengan melakukan visum bekas pukulan. Sejumlah saksi yang melihat serentetan tersebut juga akan dimintai keterangan sebagai saksi. Pujianto selaku terlapor juga akan dimintai keterangan. ''Kita masih menunggu hasil visum dokter,'' kata AKP Sutikno. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-8170598671531142210?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/8170598671531142210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/dendam-guru-aniaya-siswa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/8170598671531142210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/8170598671531142210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/dendam-guru-aniaya-siswa.html' title='Dendam, Guru Aniaya Siswa'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-6762712431726125113</id><published>2008-12-18T08:10:00.000+07:00</published><updated>2008-12-18T08:14:05.096+07:00</updated><title type='text'>Ingin Jadi yang Terbaik di NTT</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;SMKN 3 Kota Kupang berupaya menjadi yang terbaik di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan dari Bank Pembangunan Asia (ADB) senilai Rp 7,1 miliar tahun anggaran 2009-2012 akan mendukung rencana itu.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala SMKN3 Kota Kupang Lusia Mandala di Kupang, Rabu (17/12), mengatakan, dana senilai Rp 7,1 miliar itu diprioritaskan untuk tujuh komponen, yakni bangunan fisik gedung, peralatan, bahan ajar, pelatihan tenaga, hubungan industri, keiwirausahaan, dan penguatan kurikulum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dana Rp 7,1 miliar itu dicairkan secara bertahap sesuai kebutuhan. Kami akan gunakan 20 konsultan dari dalam dan luar negeri untuk mengawasi proyek bersangkutan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain rehabilitasi gedung sekolah, juga dibangun sebuah hotel berbintang sebagai pusat pelatihan dan pendidikan terpadu bagi para siswa. Hotel ini sebagai aset sekolah yang dapat digunakan masyarakat umum. Ada empat jurusan yang akan dikembangkan di SMKN 3, yakni tata boga, perhotelan, kecantikan, dan jurusan busana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat bidang ini sangat mendesak untuk dikembangkan karena sesuai kebutuhan masyarakat. SMKN 3 memiliki 675 siswa serta 52 guru tetap dan 14 guru honor. Namun, khusus guru kecantikan belum ada, masih dalam proses belajar. SMKN3 akan berupaya menjadi yang terbaik di NTT dan membina sekolah sekolah kejuruan lainnya. SMKN 3 akan menjadi sekolah pembina bagi kejuruan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, masyarakat, siswa, orangtua, dan guru diharapkan turut mendukung program itu sehingga bisa dirasakan dampaknya bagi masyarakat luas. kompas.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-6762712431726125113?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/6762712431726125113/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/ingin-jadi-yang-terbaik-di-ntt.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/6762712431726125113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/6762712431726125113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/ingin-jadi-yang-terbaik-di-ntt.html' title='Ingin Jadi yang Terbaik di NTT'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-1297036272347698096</id><published>2008-12-17T08:30:00.002+07:00</published><updated>2008-12-17T08:35:29.139+07:00</updated><title type='text'>Guru Sita Linux Murid  ?</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Label open source versus proprietary ternyata masih belum dipahami benar oleh kalangan pendidik. Kasus yang satu misalnya. Guru menyita disk Linux siswanya karena dikira software ilegal.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu terjadi di Austin, Texas. Dikutip dari Vnunet, Selasa (16/12/2008), seorang guru menegur salah seorang siswanya karena mendemonstasikan dan membagi-bagikan salinan distro Linux HeliOS ke teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang guru lantas menyita disk dan menahan siswa tersebut untuk diperiksa karena menyebarkan software ilegal. Guru yang dikenal bernama Karen ini lalu mengirim email ke salah seorang evangelist Linux bernama Ken Starks dari HeliOS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam emailnya, sang guru menyebutkan kalau ia tidak mendukung penggunaan software ilegal di kelasnya. Email tersebut ditulis dalam Bahasa Inggris. Jika diterjemahkan, isi emailnya kira-kira berbunyi seperti ini:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Starks, saya yakin Anda tahu apa yang Anda lakukan. Tetapi saya tidak bisa mendukung Anda atau membiarkan hal ini terjadi di ruang kelas saya. Dalam hal ini, saya tidak yakin apa yang Anda lakukan adalah legal. Tidak ada software yang gratis".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru tersebut juga memaparkan bahwa ia akan memeriksa kasus ini dan mengklaim akan menuntut denda sesuai undang-undang jika Starks terbukti melakukan tindakan yang ilegal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Starks sendiri sangat menyesalkan ketidaktahuan sang guru mengenai legalitas Linux, khususnya HeliOS. Starks merasa dihina karena dirinya dituduh melibatkan anak melakukan aktivitas 'ilegal'. "Anda sebaiknya malu sendiri berbicara omong kosong seperti itu," tukasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari Vnunet, Selasa (16/12/2008), sang guru juga mengatakan kalau ia dan beberapa sekolah lain akan 'mengadili' Linux selama di sekolah. Sebab, menurutnya setiap komputer di sekolah menggunakan sistem operasi Windows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait hal ini, Starks mengimbau bahwa alangkah lebih baiknya jika uang yang digelontorkan Austin Independent School District tersebut untuk membeli jutaan dolar software Microsoft digunakan untuk mengedukasi anak. detikinet.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-1297036272347698096?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/1297036272347698096/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/guru-sita-linux-murid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/1297036272347698096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/1297036272347698096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/guru-sita-linux-murid.html' title='Guru Sita Linux Murid  ?'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-2451179475657460731</id><published>2008-12-16T08:06:00.001+07:00</published><updated>2008-12-16T08:50:03.037+07:00</updated><title type='text'>Sertifikasi Khusus Kasek</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Ratusan kepala sekolah TK-SMK negeri swasta di Malang Raya bisa mulai bersiap untuk mengikuti sertifikasi khusus kepala sekolah yang digelar 2009 mendatang. Tanggal pastinya tinggal menunggu pengesahan dua draft final aturan pelaksanaannya. Dua aturan &lt;span id="fullpost"&gt;pelaksanaan itu nantinya dalam bentuk permendiknas. Masing-masing permendiknas sistem seleksi calon kepala sekolah dan permendiknas sertifikasi kepala sekolah dalam jabatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dananya sudah dianggarkan di APBN 2009. Tinggal tunggu aturan diteken menteri, lalu semuanya bisa jalan," kata Ibrahim Bafadal, ketua pokja nasional penyusunan standar pengembangan mutu kepala sekolah. Ibrahim menjelaskan perkembangan itu dalam forum seminar nasional menyongsong implementasi sertifikasi kepala sekolah di Gedung A3 Universitas Negeri Malang, kemarin. Selain Ibrahim, pemateri lainnya adalah Imron Arifin dari UM, serta Kadiknas Jatim Rasiyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dosen administrasi pendidikan UM ini, sertifikasi kepala sekolah berbeda dengan sertifikasi guru. Sertifikasi kepala sekolah lebih ditekankan pada standar cara seorang kepala sekolah mengendalikan arah sekolah. Bukan standar saat dia mengajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lima komponen kompetensi sertifikasi kasek. Yakni kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi dan sosial. Lima kompetensi itu akan dijabarkan dalam 18 mata komponen profesionalisme kepala sekolah. Mulai perencanaan pengembangan sekolah, manajemen humas, hingga pengembangan unit produksi sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majunya sebuah mutu pendidikan, lanjutnya, sangat tergantung dari peran kepala sekolah. Meski pengajaran guru sudah standar, kalau kepala sekolah tidak kompeten, maka mutu pengajaran juga tidak maksimal. Ibarat guru adalah mata tombak yang tajam, ketika kepala sekolah tidak bisa mengarahkan dan mengaturnya, maka ketajaman tombak tidak banyak bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imron Arifin pengamat pendidikan dari UM menambahkan, standarisasi adalah rencana pemerintah untuk memperbaiki mutu pendidikan. Empat jenis pendidik bakal disertifikasi hingga 2012 nanti. Sertifikasi guru dimulai 2006-2007, sertifikasi dosen pada 2007-2008, sertifikasi kepala sekolah 2009-2010 dan sertifikasi penilik atau pengawas 2011-2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kualifikasi kepala sekolah, ada umum dan ada khusus. Semuanya tercantum dalam permendiknas 13/2007 tentang standar kepala sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan tunjangan kepala sekolah profesional sekaligus guru profesional? Ibrahim mengatakan bisa jadi dobel. Ada tunjangan sertifikasi guru plus tunjangan sertifikasi kepala sekolah. Atau, ada tunjangan gabungan yang nilainya di atas nilai tunjangan sertifikasi ditambah tunjangan fungsional seorang guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Soal tunjangan itu, bukan domain kami semata. Ada koordinasi dengan keuangan. Jadi belum bisa memastikan, termasuk nominalnya," kata Ibrahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam seminar yang digelar sehari itu, lebih dari 400 kepala sekolah hadir. Selain dari regional Jatim, peserta juga berasal dari NTB, Bandung, Jogja, Bali, dan Belu. "Kami ingin para kasek itu bersiap mulai sekarang. Sehingga saat diluncurkan, mereka sudah tidak kerepotan lagi," kata Rahmania Utari, ketua panitia. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-2451179475657460731?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/2451179475657460731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/giliran-sertifikasi-khusus-kasek.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2451179475657460731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2451179475657460731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/giliran-sertifikasi-khusus-kasek.html' title='Sertifikasi Khusus Kasek'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-3346745587710557212</id><published>2008-12-15T08:36:00.001+07:00</published><updated>2008-12-15T08:38:31.547+07:00</updated><title type='text'>Dikeroyok Teman Sekolah, Lapor Polisi</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Merasa tak terima atas aksi pengeroyokan yang dialaminya, Gunawan Budi Santosa, 19, pelajar sebuah SMKN di Jombang, warga Dusun Bendo, Desa Sugiwarek, Kecamatan Ngoro, melapor kepada petugas Polres Jombang, kemarin (1/12).&lt;span id="fullpost"&gt; Pasalnya, pengeroyokan yang dilatari masalah sepele itu mengakibatkan korban menderita luka-luka. Terutama memar di bagian mata kiri dan luka lecet di tangan kirinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya, yang dilaporkan korban adalah teman sekolahnya sendiri. Adalah HS, 19, yang juga pelajar di sekolah yang sama dengan korban. HS lah salah satu dari lima pelaku pengeroyokan, yang berhasil dikenali korban. Hingga kini kasus pengeroyokan itu masih dalam pengusutan petugas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang diperoleh, aksi pengeroyokan yang menimpa korban terjadi sekitar pukul 12.00, di kawasan Jl Gubernur Suryo, Desa Sengon, Kecamatan Jombang. Saat itu, korban yang bermaksud pulang dari sekolah sedang berjalan sendirian. Tiba-tiba, korban langsung dihentikan oleh lima orang pelajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu dari lima pelajar itu masih dikenali korban sebagai teman satu sekolahnya. Belum sempat menanyakan maksud kelima pemuda ini, korban langsung dikeroyok. Korban bertubi-tubi dihujani pukulan dan tendangan. Karena kalah jumlah, tentu saja korban tidak bisa menangkis serangkan kelima pelaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya, aksi keributan ini terjadi di kawasan yang cukup ramai. Sehingga warga yang ada di sekitar lokasi, langsung berdatangan dan berusaha melerai aksi pengeroyokan ini. Saat itu, para pelaku langsung buru-buru kabur. Sementara korban yang hanya menderita luka ringan, segera melanjutkan perjalanan pulangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengadu pada keluarganya, korban akhirnya memutuskan untuk melaporkan aksi pengeroyokan tersebut ke Polres Jombang. ''Berdasarkan laporan korban, kami akan segera melakukan pemanggilan kepada pihak terkait untuk menjalani pemeriksaan," ungkap Presenter Polres Jombang Aiptu Sutrisno, mendampingi Kasatreskrim Polres Jombang AKP Kasyanto, BS. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-3346745587710557212?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/3346745587710557212/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/dikeroyok-teman-sekolah-lapor-polisi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3346745587710557212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3346745587710557212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/dikeroyok-teman-sekolah-lapor-polisi.html' title='Dikeroyok Teman Sekolah, Lapor Polisi'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-6033129239827434052</id><published>2008-12-15T07:51:00.000+07:00</published><updated>2008-12-15T08:14:17.843+07:00</updated><title type='text'>Wakili Lomba Web-Blog Tingkat Asean</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Bertempat di wilayah Malang Selatan tidak membuat MTsN Malang 3 berkecil hati. Berbagai prestasi mampu diraih sekolah yang berjarak 25 kilometer dari Kota Malang itu. Terakhir adalah juara III Seameo Regional Open Learning Center (Seamolec) 2008, sebuah lomba web-blog tingkat nasional yang diselenggarakan organisasi teknologi informasi (TI) di bawah negara-negara Asean yang berlangsung di Jakarta 1 Agustus - 4 Oktober lalu.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MTsN 3 yang terletak di Jl Raya Sepanjang, Gondanglegi itu, tampak teduh. Pepohonan serta gedung yang terawat terlihat bersih. Begitu masuk, puluhan trofi, sertikat, dan foto-foto saat penerimaan hadiah di bidang TI terpajang di ruang tamu. "Ini waktu kami menerima hadiah dari Seamolec 28 Oktober lalu di Jakarta," kata Khoirul Anwar, guru pembina TI di sekolah itu dengan wajah sumringah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Radar membuka www.mtsnmalang3.sch.id . Dari web itu terlihat berbagai tampilan dan informasi baru. Mulai dari prestasi, kegiatan sekolah hingga materi pelajaran. Maka tak heran, jika MTsN Malang 3 bisa menyisihkan peserta lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khoirul tidak menduga sekolahnya bisa menyisihkan 117 peserta se-Indonesia. Yang membuat lebih bangga adalah MTsN Malang 3 mampu meraih juara III yang merupakan satu-satunya sekolah tingkat SMP. "Karena yang juara I dan II itu tingkat SMA semua," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, juara I adalah SMAN 11 Surabaya, juara II SMKN 2 Padang. Sedangkan dalam lomba tersebut tidak ada pemisahan antara SMP dan SMA. Semua peserta dijadikan satu. Dengan demikian, dia yakin jika ada kategori SMA dan SMP, pihaknya akan meraih juara I untuk tingkat SMP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu yang menjadikan web-blog MTsN Malang 3 meraih juara, karena isinya selalu di-update. Sehingga terus ada informasi yang baru. Update data dan informasi itu dinilai panitia sebagai poin yang sangat tinggi, karena fungsi web-blog itu adalah untuk menyampaikan informasi. "Meski desain web-blog bagus, tetapi isinya jelek dan tidak baru, maka poinnya kecil," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, keikutsertaan guru dan siswa yang sudah link dalam web tersebut melalui blog. Dari situ, guru dan siswa bisa berkomunikasi melalui internet secara aktif. Selain itu, blog guru dan siswa itu juga selalu ada yang baru. "Melihat isi web tersebut, panitia menyimpulkan kalau di MTsN Malang 3 sudah sangat akrab dengan TI," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, hal tersebut memang tidak berlebihan. Karena meski bertempat di desa, sekolah itu juga dilengkapi dengan fasilitas hotspot. Guru dan siswa bisa mengakses internet di luar kelas. Bagi yang tidak punya laptop, bisa menggunakan laboratorium komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini sudah banyak siswa di sekolah ndeso itu yang punya memiliki blog. Mereka secara aktif mengisi blog-nya dengan berbagai tulisan. Mulai dari curhat, menyediakan layanan game gratis yang di download dari internet serta berbagai informasi lain seputar Malang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekolah itu, para siswa juga diajari membikin blog. Memang tidak semua bersemangat menulis, tetapi minimal sudah dikenalkan dengan TI. Menurut dia, sejak menjadi juara III dalam lomba tersebut, banyak guru dan siswa yang bersemangat menulis di blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, untuk mengisi web itu, sekolah juga melatih menulis para siswa. Mereka mendapat materi jurnalistik secara intensif dari para guru Bahasa Indonesia dan guru pembina pengelola majalah sekolah. Selain itu, secara rutin mereka juga menulis di majalah dinding. Tulisan yang nampang di mading juga tidak boleh itu-itu saja, minimal satu minggu sekali harus ganti, meskipun bukan tulisan terkini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengasah teori menulis jurnalistik, para siswa juga ditekankan sering membuka situs media massa. Lalu menirukan model penulisan berita, setelah itu dipraktikkan. "Kami melarang mengambil berita dari situs tersebut untuk dipasang di web kami," ujar Khoirul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas kemenangan ini, MTsN Malang 3 juga mendapat kesempatan untuk mengikuti lomba serupa tingkat Asean. Lomba tersebut akan digelar tahun depan di Singapura. Menurut dia, lomba tersebut diperuntukkan bagi siswa berusia 13 - 19 tahun, baik mewakili lembaga maupun pribadi. MTsN Malang 3 akan mengikuti sebagai lembaga. Untuk menyiapkan lomba tingkat Asean, mulai saat ini tim terus menggodok dan menyiapkan desain web-blog yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yusnita Silsilia, salah satu siswa MTsN Malang 3 mengaku sangat suka menulis di blog. Menurut dia, cara tersebut membuat dia memiliki banyak teman dan informasi. Melalui blog itu pula dia mendapatkan pengalaman di dunia TI yang belum diajarkan di sekolah. "Pokoknya suka sekali, banyak manfaatnya dan menambah semangat belajar," ujar siswi kelas 9 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala MTsN Malang 3 Syamsuddin mengakui, meski di sekolah itu baru memiliki fasilitas internet gratis pada April 2007, tetapi para siswa dan guru telah memanfaatkan secara maksimal. "Kami tidak ingin para siswa ketinggalan teknologi, meski di pinggiran kami tidak mau kalah," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, selama ini sekolah yang kerap diinformasikan meraih prestasi lebih banyak di Kota Malang. Padahal, kata dia, di sekolah pinggiran pun banyak yang berprestasi. Dia juga bertekad, tim dari MTsN 3 akan tampil maksimal untuk mengikuti lomba tingkat Asean. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-6033129239827434052?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/6033129239827434052/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/wakili-lomba-web-blog-tingkat-asean.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/6033129239827434052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/6033129239827434052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/wakili-lomba-web-blog-tingkat-asean.html' title='Wakili Lomba Web-Blog Tingkat Asean'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-7039326174607086152</id><published>2008-12-13T07:57:00.001+07:00</published><updated>2008-12-13T07:57:52.333+07:00</updated><title type='text'>Tak Membeli Buku Paket, Siswa Tidak Ujian</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Puluhan siswa Sekolah Menengah Atas Widya Graha di Pekanbaru, Riau tidak diperbolehkan mengikuti ujian semester ganjil gara-gara tak membeli buku paket yang diwajibkan sekolah. Para siswa didenda bervariasi dari Rp 500 ribu hingga Rp 3 juta.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para siswa juga terancam dikeluarkan dari sekolah jika pihak keluarga memprotes kebijakan itu. Meski dilarang ikut ujian, puluhan siswa yang tak mampu membayar denda menyatakan tetap ke sekolah. Mereka berharap persoalan ini bisa diselesaikan oleh Dinas Pendidikan setempat. liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-7039326174607086152?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/7039326174607086152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/tak-membeli-buku-paket-siswa-tidak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/7039326174607086152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/7039326174607086152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/tak-membeli-buku-paket-siswa-tidak.html' title='Tak Membeli Buku Paket, Siswa Tidak Ujian'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-7935391508722766213</id><published>2008-12-13T07:04:00.000+07:00</published><updated>2008-12-13T07:05:27.409+07:00</updated><title type='text'>Sekolah-Puskesmas Rawan Sengketa</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;SUMENEP-Sebagian lahan yang ditempati gedung sekolah dan puskesmas rawan sengketa. Ketika dulu dibangun, banyak gedung sekolah maupun puskesmas berdiri di atas lahan warga. Akibatnya, kini banyak tuntutan bakah sampai penyegelan bangunan oleh pemilik lahan.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan data di Komisi D DPRD Sumenep, sengketa diawali dengan kontrak yang tidak terbayar. Disebutkan, sebelum membangun sekolah atau puskesmas, pemerintah terdahulu berunding dengan pemilik tanah. Kompensasinya, pemilik lahan minta salah satu keluarganya diangkat menjadi PNS (pegawai negeri sipil). Minimal tukang kebun sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, hingga puluhan tahun janaji pengangkatan PNS tak kunjung terwujud. Akibatnya, pemilik lahan menuntut realisasi dari perjanjian tersebut. Sebagian pemilik lahan ada yang unjuk rasa hingga menyegel gedung sekolah. Penyegelan SDN Ban Baru di Kecamatan Gili Genting merupakan kasus terakhir yang dilaporkan ke komisi D.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Komisi D Kamalil Ersyad mengatakan, kontrak pembangunan di masa lalu umumnya tidak tertuang dalam nota kesepakatan. Akibatnya, pemkab saat ini yang harus menanggung akibatnya. Tiba-tiba saja warga menyegel gedung sekolah karena merasa berkuasa atas lahan yang ditempati sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut telaah komisi D, penyegelan terjadi karena persoalan menemui jalan buntu. Karena itu, komisi D mengagendakan rapat gabungan dengan komisi A. "Biar kajian kemanusiaan dan hukumnya sama-sama ada," terangnya usai mengunjungi lahan sengketa di Pasongsongan kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekretaris Komisi A Mawardi membenarkan adanya laporan sengketa lahan yang ditempati bangunan sekolah atau puskesmas. Pria gempal itu berencana mengundang jajaran terkait untuk verifikasi lahan. Dia yakin, dinas pendidikan punya data gedung sekolah dan di lahan siapa bangunan itu didirikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan, sengketa lahan tidak saja terjadi di Sumenep. Di daerah lain juga muncul. Mawardi menyambut baik rapat koneksitas dengan komisi D untuk meminimalisasi sengketa. Jika diperlukan, dia akan menggagas raperda penyelamatan aset-aset pemkab. "Biar tidak ada pihak-pihak yang dirugikan," katanya. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-7935391508722766213?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/7935391508722766213/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/sekolah-puskesmas-rawan-sengketa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/7935391508722766213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/7935391508722766213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/sekolah-puskesmas-rawan-sengketa.html' title='Sekolah-Puskesmas Rawan Sengketa'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-4306724962345307711</id><published>2008-12-13T06:56:00.001+07:00</published><updated>2008-12-13T07:03:57.923+07:00</updated><title type='text'>Tertegun dengan Tari Topeng Malangan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Beragam kesenian tradisional kemarin meramaikan SMAK St.Albertus Dempo, Malang Mulai dari kesenian jaran kepang, wayang topeng, hingga wayang kulit. Ajang ini untuk mengenalkan budaya tradisional yang sudah mulai luntur di kalangan anak muda sekarang.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya para siswa saja yang meramaikan acara tersebut, tetapi guru-guru juga turut serta. Seperti kesenian wayang kulit, yang menjadi dalang adalah guru dan tim pemain gamelan dilakukan oleh para siswa. "Meriah, saking jarangnya dekat dengan kesenian tradisional, para siswa banyak yang terheran-heran. Ada juga yang berdecak kagum," kata koordinator seni wayang dan karawitan, Hadi Pratikno, di sela Dempo Education Fair kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga pertunjukan kesenian khas Malangan yakni tarian topeng dari paguyuban seni tari topeng dari Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Adapun cerita yang diusung Kawine Gunung Sari. Saat melihat pertunjukan itu, para siswa yang hanya bisa tertegun dan melihat dengan cermat setiap adegan yang ditampilkan para pemain tari topeng. "Bagus juga ya. Ternyata kami tidak tahu detail tentang tari topeng ini," ujar Siska, salah satu siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kesenian tradisional, siswa juga diberikan pengetahuan tentang penggunaan tenaga surya, roket air, membuat es krim hingga kampanye lingkungan. Semua ini diberikan untuk memadukan bakat dan minat siswa. Artinya setiap siswa harus mengembangkan keseimbangan antara mempelajari kesenian, dan sains. Dengan demikian, bangsa ini akan menjadi bangsa yang maju, namun tidak akan melupakan kebudayaan lokal. "Tentunya sangat ironis, bila siswa di sini sangat pandai bahasa asing dan sains, namun melupakan kesenian dan budaya lokal," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait kampanye lingkungan, para siswa diberikan gambaran tentang kondisi hutang yang semakin gundul akibat pemotongan liar. Dari gambaran ini para siswa diharapkan menjadi motivator di setiap lingkungannya untuk melestarikan hutan. Langkah ini diperlukan karena hutan adalah sumber penghidupan karena menghasilkan air. "Bisa dibayangkan, kalau manusia ini kekurangan air. Tentunya bahaya kematian mengancam," kata Tik. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-4306724962345307711?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/4306724962345307711/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/tertegun-dengan-tari-topeng-malangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4306724962345307711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4306724962345307711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/tertegun-dengan-tari-topeng-malangan.html' title='Tertegun dengan Tari Topeng Malangan'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-5079363213712348501</id><published>2008-12-12T09:18:00.001+07:00</published><updated>2008-12-12T09:20:45.363+07:00</updated><title type='text'>Sepuluh Pelajar Terjaring Razia</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Satpol PP Kota Kediri, kembali menggelar razia pelajar kemarin. Razia dilaksanakan mulai sekitar pukul 10.30. Berangkat dari kantor Satpol PP Kota Kediri di belakang Gedung Nasional Indonesia (GNI), satpol bergerak lebih dulu ke alun-alun Kota Kediri. Di sana Satpol mengawasi Pedagang Kaki Lima (PKL).&lt;span id="fullpost"&gt; Setelah di alun-alun dirasa aman, petugas meluncur ke kawasan wisata Selomangleng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menggunakan satu mobil patroli, belasan petugas Satpol PP yang dipimpin langsung Kasi Trantib, Jatmiko, menyisir warung di sekitar Klotok. Daerah inilah yang selama ini menjadi tempat persembunyian pelajar yang bolos dan pacaran. Hasilnya, belasan pelajar tertangkap basah sedang cangkruk di warung saat jam pelajaran. Begitu melihat petugas, beberapa pelajar langsung melarikan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami ini sudah pulang sekolah," ujar Yu, salah satu pelajar SMAN di Kota Kediri, yang ikut terjaring razia tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendapat jawaban ini Jatmiko tidak mau tertipu. "Sekarang serahkan kartu pelajarnya," pinta Jatmiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yu mengaku dirinya tidak mempunyai kartu pelajar. Alasannya belum jadi. "Sumpah Pak, tanyakan ke sekolah saya kalau kartu pelajarnya memang belum jadi," kata siswi kelas X ini dengan nada ngotot, berusaha menjelaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mau terkecoh, Jatmiko meminta kepada dua siswi itu untuk ke Kantor Satpol PP di belakang Gedung Nasional Indonesia (GNI). Agar mereka tidak lari, STNK sepeda motornya dibawa petugas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petugas juga membawa 8 pelajar laki-laki dengan menggunakan mobil patroli. Mereka dibawa karena bolos dan minum minuman keras. Petugas juga mengamankan satu botol miras oplosan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut De, siswa MAN di Kediri, dirinya berada di warung karena diajak teman-temannya. "Saya sakit, jadi tidak masuk sekolah," dalihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal botol miras oplosan yang ditemukan, De mengaku dirinya tidak minum miras. "Saya tidak minum. Saya tidak tahu soal miras itu," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajar yang terjaring razia langsung diminta membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi dan diberi pembinaan. Setelah itu, pelajar yang terjaring razia diizinkan pulang. "Kami melakukan razia itu menciptakan keamanan dan ketertiban di Kota Kediri," ujar Jatmiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Jatmiko, banyak pelajar yang terjerumus narkoba atau melakukan kriminalitas diawali dengan bolos sekolah. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-5079363213712348501?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/5079363213712348501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/sepuluh-pelajar-terjaring-razia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5079363213712348501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5079363213712348501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/sepuluh-pelajar-terjaring-razia.html' title='Sepuluh Pelajar Terjaring Razia'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-8688472972519266530</id><published>2008-12-12T07:57:00.000+07:00</published><updated>2008-12-12T08:53:35.959+07:00</updated><title type='text'>Pungutan di SDN Kertajaya Ditarget Rp 1,10 M</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Kepala SDN Kertajaya boleh menampik kasus pungutan yang terjadi di sekolahnya. Yang pasti, rancangan anggaran pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) yang disusun sekolah itu menyebutkan secara rinci biaya yang akan dipungut dari wali murid. Jumlahnya cukup tinggi, yakni Rp 1,10 miliar. Angka tersebut lebih tinggi dibanding pembiayaan yang bersumber dari BOS maupun APBD Surabaya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam RAPBS itu disebutkan empat sumber pendanaan sekolah. Di antaranya, anggaran rutin Rp 854.531.750 untuk membayar gaji PNS. Sumber kedua adalah dana BOS yang mencapai Rp 277.200.000. Dana itu digunakan untuk operasional kegiatan pendidikan seperti pengadaan media pembelajaran, buku pegangan guru, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, dana dari APBD yang mencapai Rp 382.800.000. Duit sebesar itu digunakan untuk mendanai sebagian biaya operasional sekolah. Terakhir, iuran orang tua yang dipatok Rp 1.102.522.000. Iuran sebesar itu bakal digunakan untuk mendanai berbagai kegiatan sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antaranya, studi banding yang rencananya menghabiskan Rp 62.400.000. Studi banding tersebut meliputi biaya sewa kendaraan, transpor, makan, akomodasi, dan suvenir kunjungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program itu sangat bertentangan dengan kebijakan dinas pendidikan (Dispendik) yang melarang studi banding menggunakan bopda maupun iuran dari orang tua. Jumlah anggaran untuk studi banding itu juga jauh lebih besar dibanding kegiatan ekstrakurikuler yang hanya Rp 13,5 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada item iuran orang tua tersebut juga ada biaya untuk seragam guru serta karyawan. Jumlahnya mencapai Rp 53,6 juta. Padahal, pengadaan seragam untuk semua pegawai pemkot telah dilakukan oleh unit lelang pengadaan (ULP). Tahun ini, ULP mengadakan 12.700 ribu setel seragam sekolah khusus guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kepala ULP Nur Oemariyati, pengadaan seragam PNS hanya berupa kain seragam. Ongkos jahit dianggarkan berbeda, yakni Rp 40 ribu untuk satu setel baju. ''Jadi, keperluan seragam semua pegawai pemkot sudah kami cover. Otomatis sekolah tidak boleh mengalokasikan lagi,'' tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dicermati secara keseluruhan, penyusunan anggaran yang tecermin dalam RAPBS itu terkesan tidak masuk akal. Pertama, sumber dana dari iuran orang tua jauh lebih besar dibanding sumber dana lain. Padahal, pemkot jelas-jelas melarang keras adanya donasi lantaran semua biaya operasional sudah di-cover.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, sumber dana dari BOS hanya Rp 277.200.000. Padahal, tahun ini siswa SD mendapat BOS Rp 50 ribu. Jika dihitung secara matematis, anggaran BOS yang diperoleh SDN itu jauh lebih besar. Rinciannya, Rp 50 ribu x 1.100 (jumlah siswa SDN Kertajaya dalam RAPBS) x 12 bulan = Rp 660 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanya mengenai hal tersebut, Kepala SDN Kertajaya M. Nafich menyangkal keras tuduhan itu. Menurut dia, RAPBS tersebut dibuat pada awal Juli lalu, ketika kali pertama masuk sekolah. Saat itu, ujar dia, belum ada aturan macam-macam, termasuk larangan memungut dana dari orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut, dia menyatakan bahwa iuran tersebut wajar mengingat banyaknya ekstrakurikuler siswanya. ''Kami ini kan beda dari sekolah lain. Di sini ada band, TPA, ensemble, dan paduan suara. Semua gurunya didatangkan dari luar,'' ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat menyosialisasikan iuran tersebut pada awal tahun ajaran, lanjut Nafich, sekolah merasa tidak memaksa orang tua siswa untuk membayar. ''Tidak seluruh orang tua disuruh membayar. Hanya yang mau dan mampu seperti anjuran Dispendik,'' tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang studi banding, dia mengungkapkan bahwa hal tersebut memang direncanakan untuk meningkatkan mutu sekolahnya. Rencananya, dirinya dan para guru berangkat ke SD Menteng untuk mempelajari belajar-mengajar di sana. ''Tapi, karena tidak boleh, ya sudah, kami batalkan. Seluruh iuran orang tua tersebut kami batalkan dan saya telah membuat RAPBS baru,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinggung mengenai alasan mengumpulkan wali murid untuk dimintai sumbangan, Nafich menegaskan hal tersebut tidak benar. Lagi-lagi, dia membantah pihaknya meminta sumbangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, saat itu komite sekolah memang mengumpulkan orang tua murid. Tujuannya, memaparkan program-program. Nah, karena ada aturan tidak diperbolehkan ada pungutan, program-program itu tidak bisa dijalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, dia mengaku, dirinya memberikan surat kepada orang tua siswa bahwa beberapa program tidak bisa dijalankan karena kendala keuangan tersebut. Sekolah juga mematikan AC ruangan. ''Sekarang, sekolah mana yang bisa menggunakan AC dengan uang segitu? Nanti saya bicarakan lagi dengan guru-guru, mau dimatikan terus atau tidak,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan Nafich berbeda dari keluhan sejumlah wali murid. Menurut mereka, sekolah mengadakan rapat pada awal November dan menetapkan biaya yang harus dibayar siswa tiap bulan Rp 85 ribu. Jika dikalikan 1.100 siswa x 12 bulan, hasilnya mencapai Rp 1,10 miliar. ''Itu hanya alasan kepala sekolah. Yang pasti, saat rapat, wali murid diminta sebesar itu dan minta dititipkan ke wali kelas masing-masing,'' ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tidak bersedia, kegiatan ekstrakurikuler maupun AC akan distop. ''Kenapa yang distop bukan insentif kepala sekolahnya saja? Kok malah yang berhubungan dengan belajar-mengajar?'' ujar seorang wali murid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian lain, Kepala Badan Pengawas Kota (Bawasko) Hadi Siswanto menjelaskan, pihaknya sedang memproses semua laporan pungutan yang masuk. ''Kami belum bisa membeberkan hasilnya karena semua sedang dalam pemeriksaan,'' ujarnya. republika.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-8688472972519266530?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/8688472972519266530/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/pungutan-di-sdn-kertajaya-ditarget-rp.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/8688472972519266530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/8688472972519266530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/pungutan-di-sdn-kertajaya-ditarget-rp.html' title='Pungutan di SDN Kertajaya Ditarget Rp 1,10 M'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-1273485631138133561</id><published>2008-12-11T08:40:00.001+07:00</published><updated>2008-12-11T08:42:06.175+07:00</updated><title type='text'>Murid SDN 1 Saketi Belajar di Rumah Camat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SUBv1Y4CU7I/AAAAAAAAAuo/WzaSYThMnU0/s1600-h/sekolahbanten.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 119px; height: 87px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SUBv1Y4CU7I/AAAAAAAAAuo/WzaSYThMnU0/s320/sekolahbanten.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278341726279455666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ratusan murid Sekolah Dasar Negeri 1 Saketi Pandeglang, Banten, terpaksa belajar di teras rumah dinas Camat Saketi sejak setahun terakhir. Hanya dengan alat peraga berupa satu buah papan tulis, murid kelas satu, dua, dan tiga secara bergiliran menggunakan ruangan kelas darurat untuk menimba ilmu.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar dengan sarana ala kadarnya bukan tanpa masalah. Para murid tidak duduk di atas kursi, melainkan di atas ubin dingin tanpa alas. Tidak heran jika sebagian murid kerap mengeluh sakit punggung dan masuk angin. Jika hujan deras turun, kegiatan belajar mengajar terpaksa dihentikan karena lantai teras ini kebanjiran dan kotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini terjadi karena ruang kelas mereka rusak. Dari lima ruang kelas yang ada, hanya satu ruang yang masih dapat digunakan. Empat ruangan lainnya nyaris ambruk dan mengancam keselamatan murdi jika digunakan. Pihak sekolah sudah tiga kali mengusulkan perbaikan kepada pemerintah daerah setempat. Namun, hingga kini harapan tersebut belum terealisasi. liputan6.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-1273485631138133561?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/1273485631138133561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/murid-sdn-1-saketi-belajar-di-rumah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/1273485631138133561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/1273485631138133561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/murid-sdn-1-saketi-belajar-di-rumah.html' title='Murid SDN 1 Saketi Belajar di Rumah Camat'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SUBv1Y4CU7I/AAAAAAAAAuo/WzaSYThMnU0/s72-c/sekolahbanten.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-2654035794896416978</id><published>2008-12-11T08:21:00.000+07:00</published><updated>2008-12-11T08:36:03.897+07:00</updated><title type='text'>Eki Dipukuli Teman di WC Sekolah</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;PALEMBANG, RABU — Eki Syailendra (19), pelajar STM I mendatangi ruang SPK Mapoltabes, Rabu (10/12). Sambil memegangi kepalanya yang dibalut perban, pelajar yang tinggal di Pangeran Ratu, Perum Amin Mulya, Kelurahan 16 Ulu, mengaku dibacok Riki dkk di halaman sekolah.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian bermula saat Riki dkk yang kebetulan bertemu Eki saat jam istirahat mendatangi sambil meminta uang untuk membeli minuman keras. Tidak memiliki uang, Eki spontan mengatakan minta maaf sambil merogoh dompet berisi uang Rp 3.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya punya duit inilah. Ini duit pas untuk ongkos balik," kata Eki.&lt;br /&gt;Seusai menunjukkan uang tersebut, Eki langsung memasukkan dompetnya ke dalam kantong celana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diduga tidak senang, Riki langsung membacokkan obeng ke arah kepala Eki. Penyerangan tiba-tiba itu spontan membuat Eki lari ke ruang guru, tetapi Riki bersama empat temannya yang lain malah mengejar hingga ke dalam WC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak pelak, didalam WC itu Eki menjadi bulan-bulanan hingga tak sadarkan diri dan pingsan. "Aku sadarnya pas di Rumah Sakit Siti Khadijah," kata Eki yang didampingi ibu kandungnya. kompas.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-2654035794896416978?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/2654035794896416978/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/eki-dipukuli-teman-di-wc-sekolah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2654035794896416978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2654035794896416978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/eki-dipukuli-teman-di-wc-sekolah.html' title='Eki Dipukuli Teman di WC Sekolah'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-7512159306933447361</id><published>2008-12-10T10:40:00.001+07:00</published><updated>2008-12-10T10:40:47.233+07:00</updated><title type='text'>Sekolah Harus Berani Jual Program</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Diknas Kota Malang kembali menginstruksikan sekolah-sekolah untuk tidak menarget SPP dan SBPP kepada wali siswa. Mekanisme perolehan SPP dan SBPP harus atas dasar kesepakatan bersama, antara wali siswa dengan sekolah. Bukan lagi penentuan sepihak oleh sekolah atau komite sekolah.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadiknas Shofwan menjelaskan, sekolah harus kembali menata cara berpikir dalam mendapatkan SPP dan SBPP. Kedua sumber pendanaan sekolah itu berjenis sumbangan. Maka wali siswa juga harus mengeluarkan dana atas dasar menyumbang sekolah. "Tidak lagi terkesan memaksa. Wali siswa berhak menyumbang sesuai dengan kemampuannya," ungkap pejabat asal Mojokerto ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dana sumbangan, ungkap Shofwan, juga wajib diperuntukkan bagi peningkatan mutu pembelajaran. Tidak untuk rekreasi, membangun gapura, atau membangun sarana yang tidak mendesak. Kondisi itu dilakukan agar sumbangan masyarakat untuk peningkatan pendidikan bisa berdampak nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) Kota Malang sepakat terhadap perubahan paradigma berpikir sekolah dalam memanfaatkan dana partisipasi masyarakat. Untuk meningkatkan dana partisipasi masyarakat, sekolah harus menjual program yang bermanfaat bagi siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiono, Ketua FKKS memisalkan, yang layak dijual adalah program pelajaran Bahasa Inggris intensif. Atau program ekstra Teknologi Informasi, dan mengaji intensif. Termasuk memberikan akses internet unlimited dan tambahan pengetahuan populer lainnya. Dengan penambahan program, maka orang tua siswa juga akan mempertimbangkan besaran sumbangan kepada sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau apa yang diberikan sekolah sepadan dengan yang dibayarkan, maka orang tua tidak terkesan dipaksa," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan mustahil tanpa melibatkan dana partisipasi masyarakat. Sebab globalisasi menuntut siswa bisa bersaing dengan lulusan negara asing. Berbagai kompetensi tambahan itu tak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. "Cara berpikir sekolah dan penggunaan dananya yang diubah. Sehingga SPP dan SBPP tidak lagi dianggap memberatkan," ungkap Setiono.jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-7512159306933447361?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/7512159306933447361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/sekolah-harus-berani-jual-program.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/7512159306933447361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/7512159306933447361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/sekolah-harus-berani-jual-program.html' title='Sekolah Harus Berani Jual Program'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-1257551139945752712</id><published>2008-12-10T08:45:00.000+07:00</published><updated>2008-12-10T08:46:17.322+07:00</updated><title type='text'>Kepsek SMP, Aniaya Siswa</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Diduga karena menganiaya anak didiknya sendiri, Kepala Sekolah SMP Citra Dharma yang beralamat di Jalan Swadaya I No 59 Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, dilaporkan polisi.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala sekolah di atas bernama Moch Samin. Adapun korbannya adalah Anindya Jarfriani (13), siswi kelas III. "Dia dijambak, ditampar, dan dicubit hingga berbekas. Serta diusir oleh kepala sekolah," ungkap orangtua korban, Ilza Daulae (34) di Jakarta, Selasa (9/12/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus ini berawal pada Kamis, 4 Desember. Saat itu Vini, panggilan korban, pulang dalam keadaan menangis. Dari pengaduan anaknya, Samin telah menganiaya dan mengusir Vini karena menggunakan sepatu yang melanggar ketentuan sekolah. "Sebagai orang tua, saya sakit hati," kata Ilza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilza mengaku dirinya telah memiliki bukti visum. Sehingga pada hari yang sama dia melaporkan Samin ke Polsek Cipayung dan Polres Jakarta Timur dengan nomor laporan 2122/K/XII/2008/Restro Jaktim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Samin ketika dikonfirmasi membantah tudingan ini. Dia menolak telah menjambak, menampar, mencubit, dan mengusir muridnya. "Gak mungkin, karena saat itu juga disaksikan teman sekelas dan gurunya," kata Samin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jambakan dan tamparan yang dituduhkan Ilza, kata Samin, juga tak ada. Cubitan pada tangannya, merupakan bekas sanksi pelanggaran beberapa hari lalu. "Mereka (Vini dan murid lainnya) kedapatan mengeluarkan baju berkali-kali setelah diingatkan," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Samin juga mengaku tidak mengusir. Dia hanya, menyuruh Vini pulang kalau tetap bersikeras memakai sepatunya. Hingga saat ini Samin belum dipanggil polisi. Dia justru melaporkan perbuatan orang tua korban yang merusak nama baik dan melakukan perbuatan tidak menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga meminta Vini untuk segera kembali ke sekolah karena akan menghadapi ujian. Samin ingin kasus ini cepat selesai dengan baik-baik. Sementara pihak keluarga berencana meneruskan masalah ini ke Komnas Perlindungan Anak. okezone.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-1257551139945752712?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/1257551139945752712/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/kepsek-smp-aniaya-siswa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/1257551139945752712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/1257551139945752712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/kepsek-smp-aniaya-siswa.html' title='Kepsek SMP, Aniaya Siswa'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-4208369502795658236</id><published>2008-12-10T08:04:00.001+07:00</published><updated>2008-12-10T08:41:44.387+07:00</updated><title type='text'>Tami kabur 10 Hari</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/ST8ePgTOQcI/AAAAAAAAAuM/-wPRtfqsy10/s1600-h/tami.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 108px; height: 82px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/ST8ePgTOQcI/AAAAAAAAAuM/-wPRtfqsy10/s320/tami.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277970540018942402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Utami Fadillah Ramadhania atau Tami kabur dari rumah sejak tanggal 30 November dan berhasil ditemukan Selasa sore kemarin di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Tami kabur bersama pacarnya, Putra, mahasiswa Institut Bisnis Indonesia (IBI).&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pihak keluarga menemukan kedua insan yang dimabuk cinta ini terlihat tengah bersama di kawasan Kelapa Gading. Ternyata benih-benih cinta diantara mereka mulai terajut sejak Tami duduk dibangku kelas 2 SMP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Tami kenal sama Putra sudah lama sekitar 4 tahun yang lalu, waktu Tami kelas 2 SMP," cerita Ayah Tami, Maman (67) saat dikunjungi detikcom di kediamannya, Jl Vanda No 28 RT 014/05, Jatibening 1, Bekasi, Selasa (9/12/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Maman, sang buah hati tidak pernah bercerita bagaimana bisa kenal Putra. Maman menduga perkenalan putrinya dengan Putra bermula dari saluran komunikasi internet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama masa pelarian, Tami meninggalkan salah satu kewajibannya sebagai siswi kelas 3 SMA Angkasa I untuk mengikuti ujian akhir semester ganjil. Orang tua Tami pun berharap putri kesayangannya dapat ikut ujian susulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Insya Allah besok saya dan ibunya Tami akan ke sekolah menghadap wali kelasnya agar bisa ikut ujian," ujar ayah Tami, Maman (67) saat berbincang dengan detikcom, Rabu (10/12/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Maman, Tami masih memiliki keinginan untuk masuk sekolah kembali. Kemarin, sang kakak, Tanti membujuk Tami untuk masuk sekolah, namun Tami mengatakan masih belum siap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semalam dibujuk kakaknya, tapi nggak mau. Katanya nggak mau sekolah karena masih shock," beber Maman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maman menambahkan, pihak sekolah sudah mengetahui kembalinya Tami dan ia telah berbincang dengan wali kelasnya. Meski demikian, hingga pagi ini belum ada teman sekolah Tami yang datang berkunjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Belum ada yang datang mungkin baru nanti siang," tandas pria paruh bayah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tami Berhasi ditemukan oleh kerabat Putra, Yoga, di sebuah rumah kos di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara. Pada saat meninggalkan rumah, Tami membawa 200 gram emas dan sejumlah pakaian serta Honda Vario merah. Namun saat ditemukan, Tami mengaku perhiasan dan pakian yang dibawanya telah di jambret. detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-4208369502795658236?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/4208369502795658236/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/tami-kabur-10-hari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4208369502795658236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4208369502795658236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/tami-kabur-10-hari.html' title='Tami kabur 10 Hari'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/ST8ePgTOQcI/AAAAAAAAAuM/-wPRtfqsy10/s72-c/tami.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-2274246206035687974</id><published>2008-12-09T08:58:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T08:59:03.660+07:00</updated><title type='text'>Kota Bebas Putus Sekolah</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;MOJOKERTO - Pada tahun 2009, Pemkot Mojokerto tak hanya mentargetkan bebas banjir, namun juga bebas putus sekolah. Dengan semangat wajib belajar pendidikan menengah (Wajar Dikmen) 12 tahun, seluruh warganya bisa mengenyam pendidikan sampai SMA.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target tersebut ditegaskan Kepala Dinas P dan K Kota Mojokerto Sutomo kemarin. Menurutnya, keberanian mematok target bebas putus sekolah itu salah satunya didorong adanya tambahan bantuan biaya sekolah untuk siswa SMA. ''Tahun 2009 kami memang mentargetkan tingkat partisipasi masyarakat untuk SMA 100 persen. Sehingga, seluruh warga kota usia SMA harus sekolah,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya tambahan bantuan, diharapkan terjadi subsidi silang di sekolah masing-masing. Bantuan biaya sekolah untuk siswa SMA tersebut semula Rp 40 ribu menjadi 60 ribu. Sedangkan, untuk siswa SMA yang tidak mampu dari Rp 40 ribu sebulan menjadi Rp 75 ribu. ''Subsidi silang itu bertujuan agar siswa yang tidak mampu bisa sekolah sampai lulus,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, kendati bantuan tersebut berbunyi untuk SPP, namun bukan berarti gratis. Terutama terhadap siswa SMA yang secara ekonomi keluarga tergolong mampu. Sebab, mereka masih tetap dibebani biaya operasional di luar SPP tersebut. Misalnya, untuk pelajaran tambahan. ''Nah, dari biaya operasional siswa SMA yang mampu itu bisa disubsidikan untuk siswa yang tidak mampu. Sehingga, siswa yang tidak mampu sudah tidak dibebani biaya lagi dan bisa meminimalisir drop out,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, upaya lain juga bakal dimaksimalkan untuk bisa merealisasikan seluruh warga kota usia SMA bisa sekolah. Dikatakan Sutomo, sesuai catatan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2006, tingkat partisipasi untuk SMA diketahui 84 persen. Sedangkan, hingga tahun 2008 diperkirakan meningkat lima sampai sepuluh persen. ''Itu tak hanya sekolah di kota. Namun, juga di luar kota. Yang penting, seluruh warga usia SMA, 16 sampai 18 tahun bisa sekolah,'' ujar Sutomo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara upaya tersebut, menfungsikan jajaran pemerintahan yang ada. Lingkungan RT/RW, kelurahan hingga kecamatan melaporkan kalau menemui warganya usia SMA yang tidak sekolah. ''Dari laporan itu, kami akan menindaklanjuti. Sehingga, mereka bisa sekolah,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, ditegaskan Sutomo, tak hanya mereka yang usia SMA. Lebih dari itu, diusahakan juga lulus SMA. Misalnya, mereka yang drop out dan sekarang sudah usia 24 tahun. ''Untuk mereka bisa mengikuti kejar paket C dan mendapatkan ijazah SMA,'' tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui, pada pembahasan APBD 2009, dewan dan eksekutif sepakat menambah bantuan biaya sekolah untuk siswa SMA. Penambahan itu dilakukan dengan memangkas ploting anggaran perjalanan dinas anggota dewan sebesar Rp 1 miliar. Dewan sendiri merelakan jatah anggarannya dipangkas, selain mendukung Wajar Dikmen 12 tahun, juga untuk meringankan beban biaya hidup warga Kota Mojokerto. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-2274246206035687974?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/2274246206035687974/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/kota-bebas-putus-sekolah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2274246206035687974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2274246206035687974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/kota-bebas-putus-sekolah.html' title='Kota Bebas Putus Sekolah'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-2176085202621529511</id><published>2008-12-09T07:49:00.001+07:00</published><updated>2008-12-09T08:03:25.351+07:00</updated><title type='text'>SDN Mekarsari Akan Direlokasi</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Banjir Terjang Dayeuhkolot dan Baleendah. Hadapi Ujian, Siswa Kelas 6 SD Negeri Mekarsari Akan Direlokasi. Camat Baleendah akan memindahkan proses belajar mengajar siswa SD Negeri Mekarsari di Kampung Cieunteung, Kelurahan Baleendah, Kecamatan Baleendah yang terendam banjir. Hal tersebut terpaksa dilakukan karena seminggu lagi para siswa kelas 6 akan menghadapi ujian.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak ada tawar menawar lagi. Mereka harus belajar karena seminggu lagi akan ujian, kita fokuskan siswa kelas 6 dulu," kata Camat Baleendah, Ruli Hadiana, saat ditemui di pengusian Taman Kota, Jalan Anggadireja, Baleendah, Kabupaten Bandung, Senin (8/12/2008) sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tempat, tambah Camat, pihaknya memilih tempat di Taman Kota atau Gedung Juang Baleendah. "Yang penting representatif saja bagi siswa," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah ini diambil jika kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk belajar siswa keesokan harinya, "Kita lihat saja dulu, kalau sekarang hujan dan air sungai kembali naik, maka kita akan pindahkan," ujar Ruli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pantauan detikbandung, debit air sungai citarum mulai surut dan kembali mengalir tenang. Sebagian warga mulai membersihkan sisa-sisa banjir yang merendam rumahnya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan di Taman Kota, tim medis bersiaga untuk pemeriksaan penyakit untuk para pengungsi korban banjir. detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-2176085202621529511?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/2176085202621529511/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/sdn-mekarsari-akan-direlokasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2176085202621529511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2176085202621529511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/sdn-mekarsari-akan-direlokasi.html' title='SDN Mekarsari Akan Direlokasi'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-8932448451639846171</id><published>2008-12-08T21:12:00.001+07:00</published><updated>2008-12-08T21:12:33.676+07:00</updated><title type='text'>Sekolah Tanpa Kursi</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Kemiskinan ternyata tak menyurutkan seseorang dalam menggapai cita-cita. Setidaknya semangat itu tergambar dari sosok Mariance Djara Jungu. Bocah berusia tujuh tahun tersebut adalah siswa kelas satu di Sekolah Dasar Oepunu, Kupang Tengah, Nusa Tenggara Timur. Setiap hari, Mariance harus menempuh tujuh kilometer menuju ke sekolahnya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah orangtua Mariance terletak di Dusun Dendeng, Desa Noelbaki, Kupang Tengah. SCTV, baru-baru ini, menyambangi rumah itu dengan menempuh waktu 1,5 jam menggunakan mobil dan dilanjutkan berjalan kaki. Rumah itu berupa gubuk dengan dinding kayu dan atap daun lontar. Sementara sekat kamar menggunakan terpal. Di rumah itulah Mariance dilahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pagi, Mariance bangun pukul 05.00 WITA dilanjutkan dengan mencuci piring sebelum bersiap pergi ke sekolah. Mariance mengenakan seragam dengan alas sandal jepit. Dia lalu menempuh 1,5 jam ke sekolah dengan berjalan kaki. Perkiraan Mariance cukup matang karena sekolah baru dimulai pukul 07.00 WITA. Jika Mariance kesiangan bangun karena lelah, dia akan menyelingi perjalanannya dengan berlari kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski mengaku lelah, bocah itu kembali ceria setiba di sekolah. Sekolah Mariance merupakan gedung Balai pertemuan desa tanpa fasilitas kursi. Sepanjang tiga jam pelajaran berlangsung, Mariance harus mengikutinya dengan berdiri. Tak jarang bocah ini merasakan lelah yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mariance pulang pukul 10.00 Wita. Sesampai di rumah, ia mengulang pelajaran di sekolah. Mariance memanfaatkan tempat duduk di rumahnya sebagai meja dan tetap harus berdiri karena tak memiliki kursi. Namun, segala kekurangan itu tetap dijalani Mariance dengan ketekunan. Ia terlanjur mendulang cita-cita mulia menjadi seorang Guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai belajar, Mariance lalu membantu neneknya membersihkan rumput dan menyiangi tanaman cabe. Rutinitas itu merupakan sumber kehidupan mereka. Hal itu diceritakan ibu Mariance, Linda Djara. Sang ibu juga mengatakan seolah tak ada waktu senggang bagi sang buah hati. Apalagi, Mariance juga harus memberi makan sejumlah ayam di halaman rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wilhemina, salah satu guru di sekolah Mariance, mengatakan, muridnya tersebut kerap terlambat tiba di sekolah. Meski begitu, prestasi Mariance tidak perlu diragukan. Mariance dan sembilan temannya terpilih mengikuti tes sampling di tingkat Kabupaten Kupang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, pihak sekolah hanya bisa berharap pemerintah setempat mau menyediakan fasilitas pendidikan bagi mereka. Hal itu demi mewujudkan cita-cita 40 siswa sekolah tersebut. Tak hanya itu, pihak sekolah juga berharap ada donatur yang mengulurkan tangan mereka untuk membangun gedung sekolah di atas lahan yang telah disiapkan. liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-8932448451639846171?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/8932448451639846171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/sekolah-tanpa-kursi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/8932448451639846171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/8932448451639846171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/sekolah-tanpa-kursi.html' title='Sekolah Tanpa Kursi'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-4728998151647667290</id><published>2008-12-08T21:05:00.001+07:00</published><updated>2008-12-08T21:05:59.226+07:00</updated><title type='text'>Siswa Belajar di Kantin</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah di Desa Ihing, Kapubaten Bulo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, baru-baru ini, terpaksa belajar di lantai kantin sekolah. Pasalnya, ruang kelas yang biasa mereka gunakan nyaris ambruk termakan usia.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati demikian, sebagian siswa masih ada yang menggunakan tiga ruang kelas di sekolah tersebut. Ruangan itu tampak memprihatinkan dengan dinding, jendela, dan atap yang sudah lapuk. Tiang penyangga bangunan itu digerogoti rayap dan rawan roboh jika diterpa angin kencang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi serupa juga terjadi di Sekolah Dasar Katolik Umasukaer, Malaka Tengah, Nusa Tenggara Timur. Terhitung sudah enam tahun bangunan sekolah tersebut rusak. Namun, hingga kini belum ada bantuan dari pemerintah setempat. Para siswa terpaksa belajar dengan kondisi kelas yang rawan ambruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rusaknya gedung sekolah memang menjadi salah satu masalah dalam dunia pendidikan di negeri ini. Komitmen pemerintah untuk menyalurkan 20 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pendidikan pun sangat dinantikan. Apalagi anggaran itu termasuk untuk proyek perbaikan sekolah. liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-4728998151647667290?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/4728998151647667290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/siswa-belajar-di-kantin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4728998151647667290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4728998151647667290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/siswa-belajar-di-kantin.html' title='Siswa Belajar di Kantin'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-9109425032618963156</id><published>2008-12-05T14:13:00.000+07:00</published><updated>2008-12-05T14:21:32.383+07:00</updated><title type='text'>Murid Belajar Sambil Berdiri</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Kupang: Siswa SD Dusun Dendeng, Desa Noelbaki, Kupang, Nusa Tenggara Timur, sejak enam bulan terakhir terpaksa belajar sambil berdiri. Pasalnya, tak ada satupun bangku untuk diduduki. Meski keadaan memprihatinkan, mereka tetap semangat untuk belajar selama tiga jam sehari. Namun, jika lelah guru mengizinkan untuk beristirahat.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan di Dusun Dendeng memang serba sulit. SD Dusun Dendeng berdiri darurat dengan meminjam balai pertemuan desa. Bagaimana tidak, sekolah induk letaknya belasan kilometer dari desa mereka. Sementara para murid rata-rata berjalan kaki dari rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Serang, Banten, anak-anak putus sekolah harus menyambung hidup dengan memeras minyak goreng sisa. Uang belasan ribu rupiah yang mereka dapatkan, dipakai untuk menyambung kelangsungan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Royani alias Eeng, warga Kampung Lebak Sirih, Kelurahan Unyur, Serang, setiap pukul tujuh pagi harus berjalan kaki sekitar tiga kilometer. Bukannya menuju ke sekolah, melainkan Eeng pergi ke Pasar Rau guna memeras minyak goreng sisa. Bersama rekan rekannya, Eeng sudah dua tahun menjalani aktivitas itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari Eeng mendapatkan sekitar tiga liter minyak goreng curah. Selanjutnya minyak tersebut dijual kembali dengan harga Rp 15 ribu. Eeng melakukan pekerjaan itu demi menyambung kelangsungan hidup. Aktivitas tersebut terpaksa Een lakukan karena kedua orangtuanya sudah tiada. Ia kini hanya tinggal dengan nenek dan seorang adiknya yang masih duduk di kelas tiga Sekolah Dasar. liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-9109425032618963156?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/9109425032618963156/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/murid-belajar-sambil-berdiri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/9109425032618963156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/9109425032618963156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/murid-belajar-sambil-berdiri.html' title='Murid Belajar Sambil Berdiri'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-2240013764020362076</id><published>2008-12-05T08:07:00.000+07:00</published><updated>2008-12-05T08:08:30.002+07:00</updated><title type='text'>Sekolah Antikorupsi, Basmi Korupsi Sejak Dini</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Jakarta: Kejaksaan Agung bekerja sama dengan Departemen Pendidikan Nasional meresmikan proyek percontohan sekolah antikorupsi di SMA Negeri 3 Jakarta Selatan, Kamis (4/12). Program ini dilandasi keperihatinan akan maraknya korupsi dan niat membina moralitas bangsa sejak dini.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam peresmian tersebut, para siswa dengan seksama menyimak ceramah Jaksa Agung Hendraman Supanji. Dalam waktu dekat para pelajar akan lebih banyak mendapat akses ke buku-buku antikorupsi. Pihak sekolah juga menyiapkan laboratorium khusus untuk siswa yang ingin belajar tentang korupsi. liputan.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-2240013764020362076?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/2240013764020362076/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/sekolah-antikorupsi-basmi-korupsi-sejak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2240013764020362076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2240013764020362076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/sekolah-antikorupsi-basmi-korupsi-sejak.html' title='Sekolah Antikorupsi, Basmi Korupsi Sejak Dini'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-5333559203949065994</id><published>2008-12-04T12:49:00.001+07:00</published><updated>2008-12-04T12:50:25.688+07:00</updated><title type='text'>Belajar di Kebun Bunga</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;UPT (Unit Pelaksana Teknis) Kebun Bunga Potong Rembangan yang dikelola Politeknik Negeri Jember, kini tak hanya sekadar sebagai tempat praktik mahasiswa. Tapi, juga menjadi jujugan pembelajaran hortikultura siswa sekolah dasar.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebun bunga potong yang menanam beberapa jenis tanaman berbunga seperti garberra, mawar, krisan, dan anggrek ini memang bisa menjadi tempat praktik yang menarik bagi siswa sekolah dasar. Selain bisa mengenal berbagai jenis tanaman, siswa juga bisa mengenal cara pembiakan tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bulan-bulan ini memang sedang musimnya krisan berbunga. Makanya, kami berencana mengajak anak-anak untuk praktik memanen bunga," kata Kepala Produksi UPT Kebun Bunga Potong M. Hasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kebun bunga potong ini, dikembangkan dua jenis bunga krisan. Yakni jenis spray dan standard. Untuk jenis spray per ikatnya dijual dengan harga Rp 13.500. Sedangkan untuk jenis standard, dijual seharga Rp 14 ribu per ikat. Masing-masing ikat terdiri sekitar sepuluh tangkai bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Awalnya memang hanya untuk praktik, tapi kami kembangkan juga ke arah bisnis. Soalnya biaya perawatan cukup mahal," sambungnya. Ternyata, bisnis jual-beli bunga potong itu berjalan lancar. Bahkan untuk masa panen pada pertengahan Desember sampai Februari nanti, sudah banyak konsumen yang melakukan inden. Terutama para perias pengantin, yang membutuhkan bunga krisan potong untuk dekorasi pernikahan. Menurut dia, bulan-bulan ini memang banyak orang yang punya hajat pernikahan, sehingga permintaan bunga krisan potong juga menunjukkan peningkatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala SDN Jember Lor 1 Maria menambahkan bahwa saat ini sekolahnya memang sedang mengembangkan ekstrakurikuler holtikultura. Pengajarnya sengaja dipilih dari Politeknik Negeri Jember karena yang mengelola kebun bunga. "Kami tidak ingin anak-anak hanya sibuk dengan aktivitas akademis saja. Tapi juga mengenal aktivitas bercocok tanam," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain akan mengunjungi kebun bunga potong Rembangan, siswanya juga dilatih menanam sayuran dan bunga di sekolah. Dalam praktik yang khusus dilakukan oleh siswa kelas 4 dan 5 ini, dibedakan dua jenis penanaman. Yakni penanaman organik dan non-organik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nanti hasilnya dibedakan. Sampai saat ini yang sudah panen baru sayur kangkung," katanya. Untuk menunjang kegiatan tersebut, sekolah telah menyediakan para-para sebagai tempat menanam tanaman. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-5333559203949065994?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/5333559203949065994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/belajar-di-kebun-bunga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5333559203949065994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5333559203949065994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/belajar-di-kebun-bunga.html' title='Belajar di Kebun Bunga'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-4480079026649477946</id><published>2008-12-04T08:10:00.000+07:00</published><updated>2008-12-04T08:11:34.616+07:00</updated><title type='text'>Sekolah Mulai Merespon</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Lomba PSN dan Lingkungan Sekolah Sehat yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Mojokerto mulai direpon sekolah. Ini terlihat dari penilaian yang masuk minggu ketiga kemarin. Hampir semua sekolah yang dinilai kemarin memiliki angka bebas jentik 100 persen.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satunya adalah SMPN 9 Kota Mojokerto. Sekolah yang berlokasi di Jl Semeru ini ternyata tidak hanya bebas jentik. Namun, lebih dari itu di sekolah ini juga memiliki inovasi dalam melanggengkan kebersihan di sekolahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa inovasi tersebut antara lain memberikan bendera hitam kepada kelas yang selama seminggu dinilai paling kotor. Sedangkan, untuk sekolah yang dinilai paling bersih akan mendapatkan bendera putih. ''Bendera ini disampaikan pada saat upacara bendera setiap Senin,'' kata Hariyo W, Kasek SMPN 9 seraya menunjukkan dua bendara yang dimasudkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inovasi lain yang dilakukan sekolah ini adalah dalam setiap memberikan hukuman atau sanksi kepada para siswa yang melanggar peraturan sekolah berorientasi kebersihan. Misalnya, dengan memberikan sanksi membersihkan taman kelas, musala atau kelas. ''Dari itu ada tenggat waktu misalnya 10 menit sesuai dengan kesepakatan yang dibuat dengan siswa,'' kata Hariyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, cara ini ampun untuk menjaga kebersihan lingkungan. Ini terlihat dari kondisi kelas dan lingkungan sekolah yang bersih dari sampah. Padahal, jumlah petugas kebersihan yang merangkap penjaga sekolah hanya dua orang saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, untuk penilaian di SDN Prajuritkulon 1, 2 dan 3 juga tidak ditemukan jentik nyamuk. Namun, karena kondisi sekolah dalam tahap renovasi maka kondisinya masih semrawut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekadar mengingatkan, sebagai kegiatan rutin tahunan Dinkes Kota Mojokerto menyelenggarakan Lomba PSN dan kebersihan. Lomba ini tidak hanya menilai lingkungan yang ada di seluruh kelurahan, tetapi juga membidik sejumlah sekolah yang diusulkan Dinas P dan K. Sistem penilaiannya dilakukan secara mendadak dan langsung, sehingga pihak lingkungan maupun sekolah harus selalu siap untuk mendapatkan penilaian setiap saat. jawapos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-4480079026649477946?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/4480079026649477946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/sekolah-mulai-merespon.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4480079026649477946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4480079026649477946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/sekolah-mulai-merespon.html' title='Sekolah Mulai Merespon'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-7215199841720315814</id><published>2008-12-04T07:39:00.000+07:00</published><updated>2008-12-04T08:01:46.553+07:00</updated><title type='text'>240 Siswa SD Belajar di Tenda</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;BANDUNG--Setelah terendam banjir akibat meluapnya sungai Citarum selama tiga pekan, sebanyak 240 siswa di SD Negeri Mekarsari di Kampung Cieunteng, Kelurahan Baleendah, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, terpaksa belajar di tenda yang berada di Taman Kota Baleendah.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Camat Baleendah, Ruli Hadiana, Rabu, mengatakan, lokasi SDN Mekarsari terletak di tengah pemukiman 406 kepala keluarga (KK) Kampung Cieunteung yang selalu terkena banjir luapan sungai Citarum setiap musim penghujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi bangunan SD yang terletak di pinggir sungai Citarum terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa sejak tiga pekan lalu. Sejak itu, tidak ada aktivitas belajar mengajar di SD tersebut. Para siswa memilih tidak bersekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pantauan di lokasi, air Citarum mulai surut, namun ketinggian air masih merendam sekolah tersebut setinggi lutut orang dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Namun banjir kali ini terjadi terus menerus akibat curah hujan yang tinggi di Bandung Utara dan Bandung Selatan serta Bandung Timur," ujar Ruli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai cara satu-satunya untuk menjamin terus berlangsungnya kegiatan belajar mengajar di SD tersebut, Ruli berencana akan memindahkan sementara lokasi belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami sudah siapkan dua tenda peleton di Taman Kota Baleendah sebagai lokasi belajar sementara," jelas Ruli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah ini dilakukan, sambung Ruli, karena tidak ada tanda-tanda volume air sungai Citarum akan surut. Padahal, lazimnya, banjir besar kerap terjadi di lokasi itu pada bulan-bulan Januari hingga Maret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihaknya berharap, para siswa SDN Mekarsari bisa mengikuti pelajaran secepatnya. Pihaknya tinggal menunggu respon dari pihak sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini ada sekitar 130 KK warga Cieunteung mengungsi di kantor kelurahan yang letaknya lebih tinggi. Selebihnya memilih menumpang di kediaman kerabat masing-masing. Menurut Ruli, tercatat sejak tiga pekan lalu, ada 12 kali banjir dengan ketinggian air 1-2 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dihubungi terpisah, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Mudji, mengatakan, pihaknya belum memiliki dana untuk program normalisasi 9 anak sungai Citarum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Diperlukan dana sebesar Rp 350 miliar pada tahun 2009 untuk normalisasi sungai Citarum. Normalisasi sungai Citarum yang akan dilakukan sepanjang 51 kilometer yang dilewati 9 anak sungai itu," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke sembilan anak sungai Citarum itu adalah sungai Cikeruh Hulu, Cibeusi, Cimande, Cikijing, Citarik Hulu, Citarum Hulu, Cisangkuy Hulu, Citalugtug, dan Ciputat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di semua titik lokasi sungai terjadi pendangkalan. Curah hujan yang melalui 9 anak sungai itu tumpah ke Citarum. Kondisi yang dangkal mengakibatkan mudah terjadi banjir, meski volume hujan kecil," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BBWS Citarum, kata Mudji, masih menunggu hasil pembahasan `Integrated Citarum Water Resources Management Program` antara Asian Development Bank (ADB) dengan pemerintah. "Ini terkait masalah normalisasi sungai Citarum," ujarnya. republika.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-7215199841720315814?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/7215199841720315814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/240-siswa-sd-belajar-di-tenda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/7215199841720315814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/7215199841720315814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/240-siswa-sd-belajar-di-tenda.html' title='240 Siswa SD Belajar di Tenda'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-4663986043843377677</id><published>2008-12-03T08:26:00.000+07:00</published><updated>2008-12-03T08:27:04.694+07:00</updated><title type='text'>Kasus SMA 90 Jangan Libatkan Polisi</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Rasa was-was yang dirasakan siswa korban kekerasan di SMAN 90 akibat masih adanya ancaman oleh seniornya, dinilai Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) harus menjadi keprihatinan pihak sekolah.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena ini tanggung jawab sekolah. Namun tentu dengan tetap mendudukan kepentingan anak, baik korban maupun pelaku kekerasan," ujar Sekretaris Jenderal KPAI Arist Menrdeka Sirait kepada okezone, Rabu (3/12/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakui Aris, apapun buntut dari insiden kekerasan ini harus telebih dahulu ditangani pihak sekolah, dengan melakukan penyelidikan, siapa saja siswa yang melakukan kekerasan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami sudah bertemu pihak sekolah, Selasa (2/12/2008). Kami meminta agar pihak sekolah mencari pelaku untuk kemudian diberikan sanksi sesuai dengan tingkat kesalahannya," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Arist, tidak perlu melibatkan aparat kepolisian dalan menanggulangi bentuk bentuk ancaman ini. "Kita serahkan dulu kepada sekolah, kalau sudah menyangkut pidana baru aparat dilibatkan," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinggung mengenai langkah selanjutnya yang akan dilakukan KPAI, Arist mengaku, masih hasil penyelidikan pihak sekolah. "Kami menunggu laporan mereka, kalau ternyata sekolah menyerah, baru kami yang investigasi," tukasnya. okezone.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-4663986043843377677?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/4663986043843377677/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/kasus-sma-90-jangan-libatkan-polisi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4663986043843377677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4663986043843377677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/kasus-sma-90-jangan-libatkan-polisi.html' title='Kasus SMA 90 Jangan Libatkan Polisi'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-9194490559406714907</id><published>2008-12-02T09:12:00.001+07:00</published><updated>2008-12-02T09:12:37.809+07:00</updated><title type='text'>Lima Siswa SD Diniaya Guru</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Gara-gara lupa mengerjakan pekerjaan rumah, lima siswa kelas 5 SD 09 Pagi, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, dianiaya guru wali kelas mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima murid itu adalah Anarki AB. Jones, M. Toha Saputra, Syahrul Farhan, Andriansyah, dan Fadi. &lt;span id="fullpost"&gt;Mereka mengaku dipukul dan ditendang pada Sabtu siang pekan lalu. Penganiayaan itu terjadi di SD 18 Cengkareng Timur, tempat SD 09 Pagi Kapuk menumpang sementara karena gedung mereka sedang diperbaiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua Anarki pun melaporkan tindak pidana itu ke kantor Polres Jakarta Barat pada Sabtu malam pekan lalu. Guru wali kelas anaknya, Rupina, menjadi terlapor. "Saya sekolahkan anak biar pintar bukan untuk dipukuli," kata Susanday Tom Jones, 37 tahun, ayah Anarki, di rumahnya di kawasan Kapuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anarki mengaku dipukul di kepala, tiga kali ditampar pipi kanan dan empat kali ditendang. "Ini bekasnya," ucapnya sambil menunjukkan memar di kakinya. Sedangkan Toha mengatakan, "Saya dipukul di tangan." tempointeraktif.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-9194490559406714907?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/9194490559406714907/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/lima-siswa-sd-diniaya-guru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/9194490559406714907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/9194490559406714907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/lima-siswa-sd-diniaya-guru.html' title='Lima Siswa SD Diniaya Guru'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-1439408681468460431</id><published>2008-12-02T07:54:00.000+07:00</published><updated>2008-12-02T08:45:10.344+07:00</updated><title type='text'>Anak SMP Jual Ganja, Dicokok Petugas</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;BLITAR - Kedapatan menyimpan ganja kering yang hendak diperdagangkan, Mukozin Yuafik (16) pelajar salah satu SMP di Blitar, Jawa Timur dibekuk petugas. Warga Dusun Tumpuk Desa Purwokerto, Srengat, Blitar ini diringkus saat hendak melakukan transaksi cimeng seberat 12,8 gram.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penangkapan berlangsung di Jalan Raya Desa Jatilengger Kecamatan Ponggok, Blitar. "Ketika ditangkap pelaku tidak bisa mengelak karena saat penggeledahan tas sekolah, petugas menemukan 12,8 gram ganja kering yang siap jual," ujar Kasat Reskrim dan Narkoba Polres Blitar AKP Putut S kepada wartawan di kantornya, Senin (1/12/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Putut, penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat bahwa pelaku kerap melakukan transaksi narkoba. Biasanya mata pencaharian haram itu dilakukan pelaku yang masih di bawah umur itu sepulang sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Informasi tersebut kita tindak lanjuti dengan penyelidikan. Kemudian petugas menyamar menjadi pembeli dan ternyata informasi ini benar, "paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada petugas, Mukozin mengaku terpaksa melakukan pekerjaan haram ini karena uang sakunya kurang. Dengan berjualan ganja, dia mengaku bisa mendapatkan cukup banyak uang, bahkan tak sekadar uang saku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kasus ini, menurut Putut, pelaku akan dijerat dengan pasal 78 ayat 1b, Junto 82 ayat 1a UU RI No 22 Tahun 1997 tentang narkotika. "Adapun ancaman hukumanya 7 tahun penjara. Dalam hal ini, kita akan mengembangkan penyelidikan," pungkas Putut. &lt;br /&gt;okezone.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-1439408681468460431?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/1439408681468460431/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/anak-smp-jual-ganja-dicokok-petugas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/1439408681468460431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/1439408681468460431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/anak-smp-jual-ganja-dicokok-petugas.html' title='Anak SMP Jual Ganja, Dicokok Petugas'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-7528781807887127663</id><published>2008-12-01T09:29:00.000+07:00</published><updated>2008-12-01T09:40:52.901+07:00</updated><title type='text'>SMAN 90 Merasa Diperlakukan Ala Preman</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Setelah sempat berdemo, para orang tua siswa korban kekerasan yang dilakukan oleh seniornya di SMAN 90 Jakarta, akhirnya diterima pihak Sekolah.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian pihak sekolah merasa di perlakukan ala preman oleh para orang tua siswa korban tindak kekerasan ini. Pasalnya para keluarga korban ini, berbicara sambil menunjuk-nunjuk dan mengeluarkan nada ancaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya terus terang merasa dipremani oleh bapak ibu sekalian. Dengan nada-nada ancaman ke arah saya. Kita mau membasmi premanisme bukan dengan cara preman," ujar Kepala SMU 90 Tri Sugiarini, saat berdialog dengan orang tua korban kekerasan, di kampus SMAN 90, Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (1/12/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dialog tersebut, para orang tua siswa menuntut pihak sekolah agar mengeluarkan para pelaku tindak kekerasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami meminta dikeluarkannya para murid yang terlibat, jika tidak (kami) orang tua korban akan melaporkan hal ini ke pihak kepolisian," ujar salah satu orang tua siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, Tri Sugiarini yang didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Gantang, dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Perjuangan Lubis, berjanji akan mengambil langkah terbaik terkait tututan para orang tua siswa itu. okezone.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-7528781807887127663?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/7528781807887127663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/sman-90-merasa-diperlakukan-ala-preman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/7528781807887127663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/7528781807887127663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/12/sman-90-merasa-diperlakukan-ala-preman.html' title='SMAN 90 Merasa Diperlakukan Ala Preman'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-2189413754426710814</id><published>2008-11-29T13:05:00.000+07:00</published><updated>2008-11-29T13:06:19.038+07:00</updated><title type='text'>Siswa SMAN 90 Jakarta, Dianiaya Senior</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Kekerasan kembali mewarnai dunia pendidikan. Sebanyak 68 orang siswa kelas satu SMAN 90, Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan dianiaya para seniornya yang duduk di bangku kelas tiga.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para senior merasa diremehkan karena juniornya tidak mengindahkan larangan pemakaian jaket angkatan yang dikenakan para siswa kelas satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SM (15), salah satu siswa kelas satu SMAN 90 yang menjadi korban mengaku dipukuli seniornya pada Selasa 25 November kemarin di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Senior kelas tiga mengajak siswa kelas satu ke sebuah tempat di daerah Bintaro tepatnya di belakang Restoran McDonald. Sesampainya di sana, kami dipukuli pakai tangan dan kepala sabuk," kata SM kepada okezone, Sabtu (29/11/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat keadian itu, 34 orang siswa kelas satu mengalami luka memar. Kejadian tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Pondok Aren, Tangerang. Berdasarkan pengakuan SM, satu orang siswa kelas tiga sudah ditahan selama satu malam. Sementara, hingga saat ini pihak SMAN 90 tidak memberikan respon atas aduan para korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hari Senin kita akan coba ke sekolah lagi supaya hal ini tidak terulang", tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang ini, para orang tua siswa termasuk para siswa yang menjadi korban kekerasan akan menggelar rapat di rumah SM di kawasan Pondok Aren, Tangerang.okezone.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-2189413754426710814?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/2189413754426710814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/siswa-sman-90-jakarta-dianiaya-senior.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2189413754426710814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2189413754426710814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/siswa-sman-90-jakarta-dianiaya-senior.html' title='Siswa SMAN 90 Jakarta, Dianiaya Senior'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-9001094503849414412</id><published>2008-11-29T12:48:00.001+07:00</published><updated>2008-11-29T13:00:18.769+07:00</updated><title type='text'>Bolos Sekolah, Puluhan Pelajar Terjaring Razia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/STDaVdMos5I/AAAAAAAAAqE/2eG7xxuBkzY/s1600-h/081129arazia_pelajar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 110px; height: 80px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/STDaVdMos5I/AAAAAAAAAqE/2eG7xxuBkzY/s320/081129arazia_pelajar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273955225800586130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pemantang Siantar: Puluhan pelajar sekolah menengah pertama serta sekolah menengah atas yang membolos terjaring razia yang digelar aparat Dinas Pendidikan Pemerintah Kota Pematang Siantar, &lt;span id="fullpost"&gt;Sumatra Utara, Jumat (28/11). Mereka lalu dibawa ke Kantor Pemkot Siantar untuk diperksa lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah diberi pembinaan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuataannya, para pelajar ini lalu dikembalikan ke sekolahnya masing-masing.liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-9001094503849414412?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/9001094503849414412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/bolos-sekolah-puluhan-pelajar-terjaring.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/9001094503849414412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/9001094503849414412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/bolos-sekolah-puluhan-pelajar-terjaring.html' title='Bolos Sekolah, Puluhan Pelajar Terjaring Razia'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/STDaVdMos5I/AAAAAAAAAqE/2eG7xxuBkzY/s72-c/081129arazia_pelajar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-7661015673983369533</id><published>2008-11-28T16:52:00.002+07:00</published><updated>2008-11-28T16:54:34.189+07:00</updated><title type='text'>Bencana Tsunami Aceh Akan Berulang Setiap 600 Tahun</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SS-_uj47WTI/AAAAAAAAAp8/2ELVJSGCqJo/s1600-h/q.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 100px; height: 75px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SS-_uj47WTI/AAAAAAAAAp8/2ELVJSGCqJo/s320/q.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273644495303039282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;JAKARTA, KAMIS - Dua penelitian terbaru yang dimuat jurnal Nature edisi teranyar mengungkapkan fakta bahwa tsunami yang melanda Aceh tahun 2004 merupakan peristiwa terbesar dalam 600 tahun terakhir. Tsunami sekuat itu mungkin akan mengalami perulangan kembali 600 tahun kemudian.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut dapat dilihat dari pola lapisan tanah yang diukur di dua lokasi berbeda yang dilakukan dua tim peneliti berbeda. Tim yang dipimpin Kruawun Jankew dari Universitas Chulalongkorn Thailand mengambil sampel dari 150 titik di pantai barat Thailand. Sementara tim pimpinan Katrin Monecke dari Universitas Pittsburgh, AS mengambil sampel dari 100 titik di Aceh dalam dua tahun, 2006 dan 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kedua lokasi para peneliti menemukan lapisan-lapisan pasir di bawah permukaan tanah yang merupakan bukti peristiwa tsunami dalam 2500 tahun terakhir. Lapisan pasir terbentuk dari material yang disapu gelombang ke daratan. Dengan teknik radiokarbon, waktu terjadinya tsunami dapat diperkirakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil pengukuran, mereka menemukan bahwa tsunami yang kakuatannya setara dengan peristiwa tahun 2004 pernah terjadi 600-700 tahun lalu. Salah satunya juga mengungkap bukti bahwa tsunami serupa pernah terjadi antara tahun 780-990.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-7661015673983369533?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/7661015673983369533/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/bencana-tsunami-aceh-akan-berulang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/7661015673983369533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/7661015673983369533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/bencana-tsunami-aceh-akan-berulang.html' title='Bencana Tsunami Aceh Akan Berulang Setiap 600 Tahun'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SS-_uj47WTI/AAAAAAAAAp8/2ELVJSGCqJo/s72-c/q.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-5126917270660721121</id><published>2008-11-28T07:58:00.002+07:00</published><updated>2008-11-28T09:10:18.304+07:00</updated><title type='text'>Siswa SMK 1 Turen Mogok Sekolah</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Demo Siswa 1 SMK Turen Malang berbuntut dengan mogok sekolah. Diberitakan oleh pihak sekolah mulanya hanya kelas 3, namun hingga saat ini sekolah menjadi kosong akibat dari seluruh siswanya memutuskan untuk tidak ke sekolah. Siswa menuntut untuk diturunkannya kepala sekolah dari jabatan,&lt;span id="fullpost"&gt; sekaligus mengembalikan para guru yang dipindahkan tanpa alasan, ke sekolah lagi. Namun dari pihak sekolah berpendapat bahwa kemungkinan ada provokator atas kejadian ini yang mengakibatkan aksi mogok sekolah. Hingga saat ini polisi berjaga di sekitar sekolah untuk memastikan bahwa sekolah dan lingkungannya aman.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-5126917270660721121?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/5126917270660721121/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/siswa-smk-1-turen-mogok-sekolah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5126917270660721121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5126917270660721121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/siswa-smk-1-turen-mogok-sekolah.html' title='Siswa SMK 1 Turen Mogok Sekolah'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-5131747988743513689</id><published>2008-11-27T08:28:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T09:03:27.789+07:00</updated><title type='text'>Juara OZ DetEksi Challenge</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;SURABAYA - Sempat kesulitan pada babak penyisihan, namun mampu tampil dominan dalam babak final. Kemarin (26/11), tim SMA Petra 2 Surabaya mampu meraih juara OZ DetEksi Challenge, cerdas cermat berbahasa Inggris di panggung utama Espresso DetEksi-Con 2k8, di SSCC Supermal Pakuwon Indah.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai hadiah, trio Eunice Harvia Ali, Sheila Marshalita, dan Sylvia Diana bakal mengikuti homestay selama dua minggu di Melbourne, Australia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam babak final kemarin, tim Petra 2 unggul sejak awal, mampu meraih total 310 poin. Jauh di atas tiga tim lain, yaitu SMAN 16 Surabaya (190), SMA Frateran Surabaya (145), dan SMAN 1 Gresik (120). Padahal, dalam babak penyisihan sebelumnya, anak-anak Petra 2 sempat kesulitan naik peringkat. Dalam babak 16 besar, mereka berada di urutan ke-16!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu diumumkan sebagai juara, tim Petra 2 langsung berpelukan erat. ''Kami sudah nggak sanggup teriak, nggak sanggup nangis. Mau teriak sudah lemes saking tegangnya. Mau nangis kok ya nggak bisa keluar air matanya,'' ujar Eunice Harvia Ali, sambil menggenggam tangan kedua rekannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sheila menambahkan, timnya sama sekali tak punya target juara. ''Makanya, nggak nyangka banget bisa menang. Semua pertanyaan yang keluar tadi, ya semua yang kami pelajari. Terima kasih Tuhan!'' ungkapnya lega.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perebutan juara kemarin berlangsung dalam tiga stage plus bonus. Setiap stage berisi pertanyaan tentang akademik, Australia, logic, pop culture, dan lain-lain. Stage 1 hanya berisi pertanyaan single (satu-satu). Sementara stage 2 berisi chain question (berantai). Di stage 3, satu pertanyaan memiliki empat bagian. Lalu, setelah semua ronde berakhir, masih ada lagi Final 10 Countdown, sepuluh pertanyaan bonus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada stage 1 dan 3 terdapat tantangan fisik yang harus dilakoni peserta. Di sela-sela pergantian stage, terjadi pula pergantian pemain. Dalam kompetisi ini, memang hanya ada dua pemain yang berdiri di belakang meja. Tapi, wajib ada pergantian pemain, sehingga pemain cadangan ikut berperan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada empat moderator yang kemarin membacakan pertanyaan dalam bahasa Inggris. Yakni, Felicity Pascoe (deputy director Australian Education International, Kedubes Australia), Josephine Ratna (manager Australian Education Centre), Lucia Wulansari (senior information officer Australian Education Centre), serta Ina Liem (in country coordinator La Trobe University Melbourne).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompetisi ini memang hasil kerja sama DetEksi Jawa Pos, Australian Education Centre, dan La Trobe University.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Selama dua minggu di Melbourne nanti, mereka akan homestay, mengunjungi dan belajar bahasa Inggris di La Trobe University. Saat weekend, mereka akan merasakan tempat wisata di Melbourne dan kota-kota lain di negara bagian Victoria,'' jelas Ina Liem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain tiga anak Petra 2 tersebut, masih ada empat anak lagi yang akan mendapat hadiah homestay di Australia. Yaitu, penulis dan fotografer terbaik, SMP maupun SMA, peserta Journalist Blog Competition. Bedanya, para jurnalis akan terbang ke Perth, Western Australia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Drive di Panggung Utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, ada kehebohan ekstra di Espresso DetEksi-Con 2k8. Penonton akan dihibur penampilan Drive. Band yang melejit berkat lagu Bersama Bintang dan Tak Berbalas itu didatangkan MPM Motor untuk meramaikan final Honda DetEksi Band Competition.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore ini, Anji (vokal), Budi (gitar), Dygo (bas), dan Adi (drum) akan menghibur penonton di panggung utama SSCC Supermal Pakuwon Indah. Mereka juga akan membawakan lagu-lagu dari album Kita Untuk Selamanya, yang baru diluncurkan awal bulan ini (6/11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Drive sudah beberapa kali mengisi acara musik untuk anak muda di Surabaya. Mereka mengaku sudah tak sabar untuk segera tampil di Espresso DetEksi-Con 2k8.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Surabaya sangat spesial bagi kami, karena semangatnya luar biasa, dan memperlakukan kami dengan spesial pula. Apalagi, kami dengar anak muda yang kreatif bakal kumpul semua dalam acara ini. Kami yakin acarnya bakal seru dan heboh banget,'' ujar Budi, sang gitaris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Final Honda DetEksi Band Competition 2k8 hari ini juga akan menghadirkan musikus papan atas Indonesia, Gilang Ramadhan, sebagai salah seorang juri. Lima band SMA bakal berebut juara. Yaitu, Ngapoenten (SMAN 1 Sidoarjo), Sepoerane (SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo), Napoleon (SMAN 16 Surabaya), D'North (SMAN 4 Surabaya), dan Maximum (SMAN 2 Surabaya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenang tidak hanya dapat hadiah. Mereka juga akan mendapat kesempatan berkolaborasi bersama Gilang di panggung utama, Jumat besok. Espresso DetEksi-Con 2k8 diselenggarakan sampai Minggu, 30 November 2008. jawapos.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-5131747988743513689?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/5131747988743513689/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/juara-oz-deteksi-challenge.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5131747988743513689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5131747988743513689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/juara-oz-deteksi-challenge.html' title='Juara OZ DetEksi Challenge'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-5273043895659220320</id><published>2008-11-26T09:27:00.001+07:00</published><updated>2008-11-26T09:29:03.863+07:00</updated><title type='text'>Guru Pukul Murid - Jember</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Aksi kekerasan terhadap murid kembali muncul. Di tengah suasana HUT Ke-63 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang jatuh pada 25 November, insiden yang bisa mencoreng citra korps guru terjadi di Jember.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Arjasa, Jember, Muhammad Jais dilaporkan ke polisi karena dugaan kuat penganiayaan terhadap lima muridnya sehingga mengakibatkan dua di antaranya luka serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaiful Rohman asal Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, gigi kiri atasnya patah dan gusinya berdarah serta Alimuddin asal Desa Biting, Kecamatan Arjasa, telinga kirinya mengeluarkan darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga siswa lainnya yang juga mengaku jadi sasaran kekerasan adalah Yogi Pradana Putrawan dan Wanda (asal Desa Bedadung, Kecamatan Patrang) serta Junaedi (asal Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang). Namun, mereka hanya menderita memar-memar di wajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kelima siswa yang semua duduk di kelas II SMPN 2 Arjasa itu, hanya tiga orang yang kemarin melaporkan insiden tersebut ke Polsek Arjasa, yakni Syaiful, Alimuddin, dan Yogi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang dihimpun, dugaan pemukulan itu terjadi pada Senin (24/11) selepas jam istirahat sekolah, pukul 09.30. Kelima siswa tersebut yang semestinya kembali masuk kelas seusai istirahat ternyata tidak nongol. Diketahui, mereka berada di luar sekolah dan bermain PlayStation (PS) di sebuah tempat persewaan dekat sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima murid itu beralasan mereka mendengar kabar bahwa setelah istirahat sekolah para guru mengadakan rapat sehingga mereka tidak perlu kembali ke kelas meski jam istirahat telah usai. Rupanya rapat tidak jadi digelar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu diketahui jelas oleh mereka ketika Muhammad Jais, sang Kepsek, mendatangi tempat persewaan PS. Jais lantas menyuruh kelima siswa kembali ke sekolah. Mereka kemudian dikumpulkan di ruang tamu sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di situlah kami dihajar, wajah kami dipukuli. Kami memang salah, tapi sanksinya kan bisa yang wajar saja," kata Yogi saat ditemui di Markas Polsek Arjasa, Selasa. Yogi dan kawan-kawan mengaku tidak diberi waktu untuk memberi penjelasan mengapa mereka sampai bermain PS. Kepala sekolah, menurut mereka, langsung saja melakukan pemukulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan gigi patah dan gusinya bengkak, ibu Syaiful, Yayuk Sriwahyuni, kaget saat melihat anaknya itu pulang ke rumah, Senin siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Siapa tidak kaget, pulang-pulang wajah anak saya bengkak, mulutnya berdarah, serta giginya patah. Kalau memang salah, menghukumnya jangan seperti itu. Kayak yang menghukum itu tidak punya anak," ujar Yayuk dengan nada kesal ketika mendampingi Syaiful di polsek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yayuk tidak terima dan saat itu juga ia bertekad untuk tidak membiarkan insiden itu berlalu begitu saja. Ternyata ayah Yogi juga tidak terima melihat wajah anaknya memar. Begitu pun orangtua Alimuddin. Mereka pun melaporkan kejadian yang dialami anak-anaknya ke kantor polisi esok harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau dianggap membolos sekolah, sanksinya jangan dipukul. Karena itu, kami akan menempuh jalur hukum biar guru yang memukul itu kapok,” kata Pak Aan, ayah Yogi. Setelah laporan diterima oleh polisi, ketiga siswa menjalani visum di RSUD dr Soebandi Jember.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolsek Arjasa AKP Harwiyono mengatakan, pihaknya akan memproses laporan tersebut, tetapi masih menunggu hasil visum. "Kalau memang ada pemukulan, kami bisa lihat pada hasil visumnya nanti," kata Harwiyono sesaat sebelum rapat di Markas Polres Jember, Selasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Kepsek SMPN 2 Arjasa, yang dituding melakukan pemukulan, Muhammad Jais, tidak mau memberi banyak keterangan saat dihubungi Surya lewat ponselnya. “Saya sudah melaporkan hal itu ke dinas (Dinas Pendidikan Kabupaten Jember). Semua saya serahkan ke dinas,” kata Jais.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, dia mengalihkan ponselnya ke I Wayan Wesa Atmaja, Kepala Bidang Pendidikan SMP/SMA pada Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Wayan menuturkan, pihaknya sudah mendapatkan laporan dari Jais.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selanjutnya kami akan verifikasi kepada semua pihak yang bersangkutan, termasuk siswa dan orangtua siswa," kata Wayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah menjadi kewajiban guru, tutur Wayan, untuk mendidik, melatih, dan membimbing murid di sekolahnya sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-Undang Pendidikan. Termasuk dalam hal ini adalah mendidik murid yang dianggap nakal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap pengakuan para murid tentang adanya pemukulan oleh Jais, Wayan membantahnya. "Dari pengakuan Pak Jais kepada kami, tidak ada pemukulan seperti itu. Oleh karena itu, kami akan verifikasi lebih lanjut. Kalau mau melaporkan (ke polisi) silakan saja. Itu hak mereka (murid)," tukas Wayan yang juga Ketua PGRI Jember.kompas.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-5273043895659220320?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/5273043895659220320/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/guru-pukul-murid-jember.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5273043895659220320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5273043895659220320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/guru-pukul-murid-jember.html' title='Guru Pukul Murid - Jember'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-4661263960208224134</id><published>2008-11-26T09:09:00.002+07:00</published><updated>2008-11-26T09:21:47.076+07:00</updated><title type='text'>Metro TV Berikan 600 Beasiswa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SSywBgTBZ7I/AAAAAAAAAk4/mqb0SmJieAs/s1600-h/surya-paloh.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 68px; height: 54px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SSywBgTBZ7I/AAAAAAAAAk4/mqb0SmJieAs/s320/surya-paloh.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5272782803640084402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Peringatan hari ulang tahun (HUT) kedelapan Metro TV  pada tahun ini yang bertema Proud of our nation (kebangaan kepada bangsa) dipenuhi serangkaian kegiatan sosial, di antaranya pemberian 600 paket beasiswa.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin Media Group Surya Paloh di Gedung Metro TV Kedoya, Jakarta, Selasa (25/11) menyerahkan secara simbolis paket beasiswa bagi siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah atas di tujuh kota. Tujuh kota itu yakni Medan, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, Bandung, Pekanbaru, dan Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pidato sambutannya, Surya menyatakan bangga atas keputusan direksi Metro TV yang memberikan porsi bagi kegiatan sosial dalam momentum peringatan ulang tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, ia mengharap Metro TV akan tetap berkomitmen menjadi stasiun televisi berita dan menjadi referensi bagi masyarakat. "Metro TV dari waktu ke waktu berkewajiban untuk tetap membangun semangat masyarakat, bersama-sama dengan stasiun ini peduli kepada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ujar Surya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pemberian beasiswa, Metro TV mengadakan kegiatan pengobatan gratis bagi 4.000 warga tidak mampu dan donor darah. Puncak HUT ditutup dengan gala concert yang disiarkan secara langsung dari Grand Studio Metro TV, Jakarta. Acara dimeriahkan kesenian tradisional dan artis papan atas, seperti DI3VA (Ruth Sahanaya, Kris Dayanti, dan Titi DJ), Maya Hasan, Butet Kartaredjasa, Tompi, Christopher Abimanyu, Kua Etnika, dan Padepokan Seni Bagong. mediaindonesia.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-4661263960208224134?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/4661263960208224134/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/metro-tv-berikan-600-beasiswa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4661263960208224134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4661263960208224134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/metro-tv-berikan-600-beasiswa.html' title='Metro TV Berikan 600 Beasiswa'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SSywBgTBZ7I/AAAAAAAAAk4/mqb0SmJieAs/s72-c/surya-paloh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-2416863757842789147</id><published>2008-11-26T07:48:00.001+07:00</published><updated>2008-11-26T08:48:01.289+07:00</updated><title type='text'>Aksi Damai Peringati Hari Guru</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SSyquHt1iSI/AAAAAAAAAkw/qNLUGlOMs9s/s1600-h/081125aterk_demo_sd.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 92px; height: 66px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SSyquHt1iSI/AAAAAAAAAkw/qNLUGlOMs9s/s320/081125aterk_demo_sd.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5272776973066012962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ratusan murid dari sejumlah sekolah di Solo, Jawa Tengah menggelar aksi damai dalam rangka memperingati Hari Guru, Selasa (25/11). Para siswa meminta pemerintah lebih memperhatikan nasib guru dan mewujudkan pendidikan murah. Mereka juga menyampaikan terima kasih atas jasa guru.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi digelar di pintu gerbang selatan Stadion Manahan. Mereka menyampaikan keluhan terkait sulitnya memperoleh buku pejaran yang membuat proses belajar-mengajar terganggu. Aksi ditutup dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng. Tak lupa mereka memberikan hadiah kepada sejumlah guru.liputan6.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-2416863757842789147?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/2416863757842789147/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/aksi-damai-peringati-hari-guru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2416863757842789147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2416863757842789147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/aksi-damai-peringati-hari-guru.html' title='Aksi Damai Peringati Hari Guru'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VbKws_J_yxo/SSyquHt1iSI/AAAAAAAAAkw/qNLUGlOMs9s/s72-c/081125aterk_demo_sd.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-5028408804907833606</id><published>2008-11-25T11:38:00.001+07:00</published><updated>2008-11-25T11:41:23.031+07:00</updated><title type='text'>Masalah Sosial Baru</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Pengamat kebijakan publik Agus Pambagyo mengatakan, keinginan Pemprov DKI untuk memajukan jam sekolah dari pukul 07.00 menjadi pukul 06.30 WIB akan menciptakan berbagai permasalahan sosial baru di masyarakat.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kebijakan itu bukan solusi tetapi akan menciptakan permasalahan sosial baru," kata Agus ketika dihubungi di Jakarta, Selasa (25/11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia memaparkan, permasalahan sosial baru tersebut antara lain menyangkut anak sekolah yang harus bangun dan berangkat lebih pagi. Agus menuturkan, Pemprov DKI harus memikirkan tentang aspek keamanan dan ketersediaan bus bagi anak sekolah yang berangkat pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang saja anak tetangga saya ada yang berangkat ke sekolah jam 6 pagi. Bila jam sekolah dimajukan, maka jam berapa ia harus berangkat," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi, ujar dia, program bus sekolah yang diadakan oleh Pemprov DKI kini terlunta-lunta dan rutenya juga sangat terbatas serta tidak mencakup seluruh sekolah di ibukota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya setuju dengan pendapat Komnas Anak bahwa kebijakan itu dapat melanggar hak anak," kata mantan Wakil Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga mengatakan, kebijakan memajukan jam sekolah juga menciptakan permasalahan bagi orangtua yang mengantar anaknya setiap pagi ke sekolah. Orangtua tersebut, ujar Agus, juga akan tiba sangat awal di kantor mereka sehingga berpotensi terjadi pemborosan waktu kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Prijanto pada Jumat (21/11) mengatakan, kemacetan lalu lintas yang semakin parah di ibukota membuat Pemprov bermaksud untuk memajukan waktu masuk sekolah dari pukul 07.00 WIB menjadi pukul 06.30 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, lanjut Prijanto, untuk perkantoran swasta diimbau untuk memberlakukan jam kerja sesuai dengan wilayah kotamadya masing-masing, yaitu pukul 07.30 WIB di Jakarta Utara dan Jakarta Pusat, pukul 08.00 WIB di Jakarta Barat dan Jakarta Timur, serta pukul 09.00 WIB di Jakarta Selatan.mediaindonesia.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-5028408804907833606?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/5028408804907833606/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/masalah-sosial-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5028408804907833606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5028408804907833606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/masalah-sosial-baru.html' title='Masalah Sosial Baru'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-4393046260509020066</id><published>2008-11-25T09:11:00.001+07:00</published><updated>2008-11-25T09:11:51.250+07:00</updated><title type='text'>Sekolah Genjot Pelatihan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Penilaian International Organization for Standardization (ISO) 9001:2001 bagi 18 sekolah di Surabaya segera dimulai. Bahkan, pada 4 Desember nanti beberapa sekolah sudah melakukan audit internal. Demi mendapatkan sertifikat ISO itu, kemarin (24/11) lima SMAN menyelenggarakan pelatihan.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima sekolah tersebut adalah SMAN 4, 13, 15, 17, dan 19. Dalam pelatihan di SMAN 15 itu, seluruh tim ISO tiap-tiap sekolah hadir. Jumlah minimal anggota tim yang direkrut adalah delapan orang. Khusus SMAN 15 memiliki jumlah tim lebih banyak, yakni 15 orang. Tujuannya, persiapan lebih maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, awal Desember nanti kami sudah melakukan audit internal. Setelah audit internal, tahap yang harus dilalui selanjutnya adalah review hasil audit," kata Kepala SMAN 15 Kasnoko di sela-sela pelatihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tahap itu, lanjut dia, dapat diketahui apa saja yang kurang di sekolah. Dengan demikian, sekolah dapat memperbaiki sebelum pihak eksternal dari lembaga pemberi sertifikat ISO menilai. "Sekolah yang lolos dalam audit eksternal otomatis mendapatkan sertifikat ISO," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sertifikat itu, papar Kasnoko, kredibilitas sekolah bertambah tinggi. Sebab, ISO merupakan wujud penjaminan mutu dan manajemen pembelajaran sekolah yang baik demi meningkatkan kualitas anak didik. "Kami ingin memberikan yang terbaik untuk siswa," ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bisa mewujudkan hal tersebut, satu-satunya jalan keluar adalah berjuang keras agar lolos dalam penilaian ISO. "Mulai hari ini (kemarin, Red), pelatihan diadakan tiap hari. Sebab, kami segera melakukan audit," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk meraih ISO, perjuangan sekolah memang tidak mudah. Biaya yang harus dikeluarkan sekolah tak sedikit. Untuk biaya audit internal dan konsultan saja, mereka harus mengeluarkan uang lebih dari Rp 100 juta. Sebab, ruang lingkup audit cukup luas. Mulai administrasi, manajemen, kinerja pengajar, kesesuaian jam pelajaran, serta visi dan misi sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap awal, hanya ada 18 sekolah yang ikut program ISO. Tapi, Dispendik merencanakan, hingga 2010, paling tidak 20 persen SMP/SMA/SMK di Surabaya mengantongi sertifikat ISO. Sedangkan pada 2025 ditargetkan 50 persen sekolah bisa memberikan pelayanan berstandar internasional.jawapos.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-4393046260509020066?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/4393046260509020066/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/sekolah-genjot-pelatihan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4393046260509020066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4393046260509020066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/sekolah-genjot-pelatihan.html' title='Sekolah Genjot Pelatihan'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-5698156046915924668</id><published>2008-11-25T08:00:00.000+07:00</published><updated>2008-11-25T08:01:33.635+07:00</updated><title type='text'>Siswa Belajar di Teras Rumah</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Kondisi Sekolah Dasar Kalipang IV, di Dusun Krampyang, Desa Galipang, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, teramat memprihatinkan. Sekolah terpencil ini, hanya memiliki 4 ruang kelas, yang ditempati siswa kelas 1 hingga kelas 4, yang hanya berdinding kayu, serta berlantai tanah.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena keterbatasan ruang kelas, siswa kelas 5 terpaksa belajar di rumah warga, disamping sekolah, yang kondisinya juga tak layak untuk tempat belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, ratusan murid 3 sekolah dasar negeri di Jalan Besusu, Kota Palu, sudah hampir sebulan belajar di teras rumah warga. Pasalnya sekolah mereka saat ini, tengah direnovasi karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 sekolah yang tengah direnovasi, yakni SDN 2 Besusu, SDN 26, dan SD Inpres 3 Palu diperkirakan baru dapat dipakai lagi pada awal Januari tahun depan. Para siswa harus bersabar untuk bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara layak.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-5698156046915924668?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/5698156046915924668/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/siswa-belajar-di-teras-rumah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5698156046915924668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/5698156046915924668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/siswa-belajar-di-teras-rumah.html' title='Siswa Belajar di Teras Rumah'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-960721640934158551</id><published>2008-11-25T07:51:00.001+07:00</published><updated>2008-11-25T07:51:51.831+07:00</updated><title type='text'>Siswa Belajar Ditengah Limbah Ternak</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri di Jalan Rambai terpaksa belajar ditengah limbah ternak. Kondisi yang sudah berjalan selama lebih 6 bulan ini selain mengganggu konsentrasi belajar para siswa juga mulai menyebabkan berbagai penyakit dikalangan para siswa.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para siswa Sekolah Dasar Negeri di Jalan Rambai, Kelurahan Bandar Sinembah, Kecamatan Binjai Barat, Kotamadya Binjai, Sumatera Utara hanya bisa pasrah dengankeadaan sekolah mereka. Hampir sebagian besar lingkungan sekolah mereka digenangi limbah dari buangan kotoran ternak yang berasal dari peternakan tidak jauh dari sekolah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain bau kotoran yang sangat menyengat, para siswa dan guru seringkali terganggu oleh masuknya kotoran ternak yang terbawa ke dalam kelas. Bahkan akibat kotoran ternak ini air sumur berubah menjadi hitam dan berbau busuk. Pihak sekolah sudah berulangkali melayangkan protes pada pengelola peternakan, namun tidak ditanggapi kondisi ini sudah berlangsung selama 1,5 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak sekolahpun berharap Pemkot Binjai mengambil tindakan untuk mengurangi penderitaan para siswa dan guru. Terlebih setelah sejumlah siswa dan guru terjangkit penyakit kulit.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-960721640934158551?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/960721640934158551/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/siswa-belajar-ditengah-limbah-ternak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/960721640934158551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/960721640934158551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/siswa-belajar-ditengah-limbah-ternak.html' title='Siswa Belajar Ditengah Limbah Ternak'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-4751901199255215039</id><published>2008-11-24T08:01:00.000+07:00</published><updated>2008-11-24T08:02:41.253+07:00</updated><title type='text'>Pelajar SMA Tewas Ditabrak Bus</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Sebuah kecelakaan menimpa dua pelajar sekolah menengah atas di Kota Poso, Sulawesi Tengah, Ahad (23/11) petang. Kecelakaan tragis yang menimpa Ismail dan Nita ini terjadi saat keduanya mengendarai sepeda motor berboncengan, beriringan dengan rombongan muda-mudi lainnya yang baru pulang mengikuti acara Festival Danau Poso di Kota Tentena.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat melintas di sebuah tikungan di Desa Tampamadaro, Kecamatan Lage, Poso, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul bus besar dan menabrak sepeda motor yang dikendarai Ismail dan Nita. Sepeda motor dan keduanya pun terjatuh masuk ke kolong bus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nita tewas seketika, sedangkan Ismail mengalami luka parah dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Poso. Sementara sopir bus yang menabrak korban, kini ditahan di Kantor Kepolisian Lage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saksi mata, saat kejadian kondisi cuaca sedang hujan deras. Dengan demikian, ada kemungkinan pengemudi tidak mampu mengendalikan kendaraannya dengan baik.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-4751901199255215039?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/4751901199255215039/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/pelajar-sma-tewas-ditabrak-bus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4751901199255215039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4751901199255215039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/pelajar-sma-tewas-ditabrak-bus.html' title='Pelajar SMA Tewas Ditabrak Bus'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-621147685922022215</id><published>2008-11-22T09:49:00.000+07:00</published><updated>2008-11-22T09:50:16.601+07:00</updated><title type='text'>Sebanyak 17 Siswa di Jambi Kesurupan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Sebanyak 17 siswi SMK Negeri 4 Jambi mengalami kesurupan di ruang kelas setelah membaca doa Surat Yasin, Jumat, untuk menangkal kejadian yang sama sehari sebelumnya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keserupan puluh siswa SMK 4 itu berlangsung hampir dua jam mulai pukul 09:00 WIB hingga pukul 11:00 WIB. Mereka baru sadarkan diri setelah pihak sekolah mendatangkan paranormal atau Orang pintar mengusir roh halus yang mengganggu di sekolah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kondisi para siswi normal kembali, pihak sekolah langsung menghentikan proses belajar dan mengajar untuk menghindari terjadinya kesurupan massal di sekolah tersebut. Ny. Fifi (38), salah seorang guru SMK 4 Jambi, mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, setelah pembacaan surat yasin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami melaksanakan Yasinan pagi itu, karena beberapa siswa sehari sebelumnya mengalami kesurupan, namun kejadiannya tidak sebanyak pada Jumat ini," katanya. Sementara itu, salah seorang Paranormal M Yunus mengatakan, para siswa itu keserupan akibat dimasuki ruh halus yang berasal dari salah satu gedung baru bagian belakang sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Biasanya roh halus ini mudah masuk ke dalam raga manusia yang keimanannya masih tipis, terutama kepada wanita yang sedang datang bulan (menstruasi)," katanya. Korban kesurupan yang menimpa pelajar di SMK 4 Jambi, merupakan kasus yang sudah beberapa kali terjadi di sejumlah sekolah di daerah itu pada tahun ini.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-621147685922022215?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/621147685922022215/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/sebanyak-17-siswa-di-jambi-kesurupan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/621147685922022215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/621147685922022215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/sebanyak-17-siswa-di-jambi-kesurupan.html' title='Sebanyak 17 Siswa di Jambi Kesurupan'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-6547684735257723041</id><published>2008-11-22T08:57:00.001+07:00</published><updated>2008-11-22T08:59:51.861+07:00</updated><title type='text'>Pelajar Tolak Masuk Lebih pagi</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Jakarta - Aturan baru tengah digodok Pemprov DKI Jakarta guna mengurai kemacetan. Salah satunya dengan membuat peraturan bagi para pelajar, yakni masuk sekolah lebih awal. Tapi para pelajar justru menolak peraturan ini.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masuk pagi Ogah ah, jangan kata masuk jam 06.30 WIB, masuk jam 07.00 WIB aja kita udah telat, mana kalo telat kagak boleh masuk, terus dianggap absen," ungkap salah satu Pplajar SMU Negeri 55, Rico, Jumat (21/11/2008)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa sejumlah siswa yang dilakukan di sekolah tersebut ternyata sebagian besar pelajar menolak peraturan masuk pagi tersebut, hal ini terungkap dari 23 pelajar yang diwawancarai, hanya 3 pelajar yang menyatakan kesediannya untuk masuk lebih pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal berbeda diungkapkan oleh Komar, salah satu seorang guru di SMU tersebut. "Bagi kami tergantung peraturannya, kalo peraturannya mengharuskan masuk pagi ya kita masuk pagi, dan saya rasa tidak ada masalah dengan peraturan tersebut karena saya sudah terbiasa berangkat pagi dari rumah," jelasnya.www.detiknews.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-6547684735257723041?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/6547684735257723041/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/pelajar-tolak-masuk-lebih-pagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/6547684735257723041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/6547684735257723041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/pelajar-tolak-masuk-lebih-pagi.html' title='Pelajar Tolak Masuk Lebih pagi'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-4564198084892403198</id><published>2008-11-22T08:17:00.001+07:00</published><updated>2008-11-22T08:18:40.478+07:00</updated><title type='text'>Kebebasan Beragama Murid di Wilmar</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Beberapa minggu lalu orang tua murid asal Somalia di Wilmar mengeluh, sekolah umum tempat anak mereka bersekolah tidak mengijinkan anak-anak keluar kelas untuk melakukan ibadah sholat. Beberapa orang tua bahkan sempat tidak mengirimkan anak mereka ke sekolah sebagai aksi protes&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, pihak sekolah mengatakan jika mereka tidak akan mengubah kebijakan tersebut, dan tetap mengijinkan murid untuk beribadah saat makan siang dan saat istirahat antar jam pelajaran. Untuk sementara keluarga, meski masih setengah enggan, menyetujui mengirim balik anak mereka bersekolah, namun masalah ini bisa jadi akan mencuat kembali di tahun ajaran mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu terjadi pada tahun ajaran pertama, orang tua Somalia bermasalah dengan aturan sekolah umum Wilmar atas penentuan kapan murid dapat melakukan sholat. Beberapa anak memberitahukan kepada orang tua mereka akan hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sholat lima waktu tidak bisa ditawar bagi muslim sebab ibadah tersebut tela ditetapkan waktunya. Chris Schumacher, direktur eksekutif, perwakilan Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) lokal mengatakan, kasus tersebut berkaitan dengan diskriminasi hak asasi dan hak beragama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadwal sholat di Kota Minnesota bisa sangat bervariasi, karena rentang waktu pagi hingga siang selama musim dingin jauh sangat sebentar bila dibanding dengan musim panas," ujar Chris. "Ini yang harus dipahami oleh pihak sekolah," imbuh Chirs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Chris, dan dalam kasus perbedaan jumlah siang dan malam, sekolah seharusnya memaklumi bila murid kemudian meminta ijin. "Bila mereka melarang itu sama denga merampas hak kebebasan beragama dan kebebasan menjalankan keyakinan mereka," tegas Chris&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-4564198084892403198?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/4564198084892403198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/kebebasan-beragama-murid-di-wilmar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4564198084892403198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/4564198084892403198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/kebebasan-beragama-murid-di-wilmar.html' title='Kebebasan Beragama Murid di Wilmar'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-2209948037483955100</id><published>2008-11-22T08:00:00.000+07:00</published><updated>2008-11-22T08:01:28.572+07:00</updated><title type='text'>Pelajar Dua Sekolah di Watampone Tawuran</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Ratusan pelajar SMP Negeri 4 dan SMPN 2 Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (21/11) terlibat tawuran. Seorang pelajar yang ditangkap polisi dipaksa menunjukkan teman-temannya yang ikut tawuran. Satu per satu pelajar yang terlibat tawuran dari kedua sekolah digiring menuju mobil polisi untuk diberi pembinaan.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saling lempar batu antara pelajar SMP ini terjadi saat jam pelajaran pertama dimulai. Bahkan, tawuran berlanjut setelah jam pulang sekolah. Akibatnya, kaca jendela dua sekolah ini banyak yang pecah dan sejumlah pelajar terluka terkena lemparan batu. Polisi pun mendapati puluhan batu yang akan digunakan untuk tawuran berada di ruang kelas.liputan6.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-2209948037483955100?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/2209948037483955100/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/pelajar-dua-sekolah-di-watampone.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2209948037483955100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/2209948037483955100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/pelajar-dua-sekolah-di-watampone.html' title='Pelajar Dua Sekolah di Watampone Tawuran'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5013558359691724325.post-3014351313896980932</id><published>2008-11-22T07:54:00.000+07:00</published><updated>2008-11-22T07:59:50.908+07:00</updated><title type='text'>Siswa SMK Membuat Aksesori Tari</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Tarian ternyata bisa menciptakan peluang bisnis baru. Seperti yang dijalankan siswa Sekolah Menengah Karawitan (SMK) 10 Bandung, Jawa Barat. Selain diajarkan menari, mereka juga diberi ilmu tentang bagaimana cara membuat aksesori tari yang baik di Sanggar Desa Seni Manglayang, Bandung.&lt;span id="fullpost"&gt; Pengetahuan yang diberikan, mulai dari proses pembentukan hingga pengecatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penilaian hasil karya siswa tidak hanya dilihat dari aspek kecepatan membuatnya, tetapi juga soal kualitasnya. Karena pembuatan aksesori sangat membutuhkan ketelitian ekstra terutama pada lekuk motif yang dibuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil karya siswa yang umumnya berbahan baku kulit sapi ini tidak hanya dipakai untuk sendiri. Namun banyak yang dijual dengan harga hingga ratusan ribu rupiah. Tidak jarang pesanan juga datang dari kedutaan-kedutaan besar Indonesia untuk pertunjukkan di luar negeri.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5013558359691724325-3014351313896980932?l=seputar-sekolah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/feeds/3014351313896980932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/siswa-smk-membuat-aksesori-tari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3014351313896980932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5013558359691724325/posts/default/3014351313896980932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://seputar-sekolah.blogspot.com/2008/11/siswa-smk-membuat-aksesori-tari.html' title='Siswa SMK Membuat Aksesori Tari'/><author><name>smart-schools</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16569963512523427974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
